Incendies (2010/Canada)


What a devastating journey!

Sayang sekali film buatan Denis Villeneuve (DV) yang berjudul Incendies tidak mendapatkan Piala Oscar tahun ini untuk kategori Best Foreign Language Film of the Year. Padahal film yang mengisahkan tentang dua anak kembar yang mencari tahu asal usul ibunya di masa lalu ini berhasil membuat saya terkagum-kagum, ya, simply a masterpiece from DV!

Jeanne (Mélissa Désormeaux-Poulin) dan Simon (Maxim Gaudette) harus menerima kenyataan bahwa ibunya Nawal (Lubna Azabal) telah meninggalkan mereka untuk selama-lamanya, tapi sebelum Nawal meninggal, ternyata ia menuliskan surat wasiat yang berisi “perintah” terakhir dari sang ibu untuk kedua anak kembarnya. Ya, Jeanne dan Simon harus mencari keberadaan ayah kandungnya (yang mereka pikir sudah lama meninggal) dan satu saudara kandungnya yang lain (yang mereka pikir tidak pernah ada).

Jeanne dan Simon terkaget setengah mati karena Nawal sebagai ibu kandung mereka merahasiakan dua hal ini sedari lama, ayah kandung dan saudara kandung yang entah ada dimana keberadaanya sekarang. Maka demi sang ibu yang telah mencintai mereka sejak dari lahir, Jeanne dan Simon mencari ayah kandung dan saudara kandung mereka. Kejutannya adalah, bahwa ternyata kenyataan mengenai ayah kandung dan saudara kandung Jeanne dan Simon benar-benar diluar bayangan mereka semua.

Cerita disajikan dengan alur maju mundur, dimana ada kisah Jeanne yang mencari keberadaan ayah kandungnya dengan menyusuri masa lalu ibunya, dari mulai kampung halaman Nawal hingga cerita tragis Nawal di tengah peperangan antar agama. Kemudian cerita beralih ke masa lalu Nawal seiring dengan kelahiran sang bayi (yang menjadi saudara kandung yang dicari Jeanne dan Simon), perpisahannya dengan sang bayi dan pencarian kembali sang bayi ditengah konflik dan peperangan yang terjadi.

DV menyajikan cerita ini dengan sangat apik, pencarian yang dilakukan Jeanne dan Simon dan Nawal di masa lalu disajikan dengan rapih dengan timing yang sangat pas padahal dua scene tersebut terpaut jauh settingan waktu terjadinya. Bahkan hingga akhir film, saya tidak bisa menebak dimana setting film ini diambil, yang ternyata setelah baca sana sini, peperangan antar agama yang menjadi setting pencarian Nawal terjadi di Lebanon.

Ya, DV tidak pernah menjelaskan pada penonton dimana dan kapan peperangan antar agama ini terjadi, lebih fokus pada drama tentang sebuah keluarga yang ternyata memiliki masa lalu yang kelam, tapi tanpa disadari, ternyata semua pencarian dan fakta yang menyedihkan yang disajikan di akhir film adalah karena sesuatu yang dinamakan “perang”.

Incendies seperti bahasa universal dalam menyatakan perdamaian dari sisi yang lain, jangankan negara, sebuah keluarga kecil pun akan merasakan dampak negatif dari sebuah perang yang mengatasnamakan apapun dalam waktu yang lama. Ya, DV menyajikan sebuah tontonan yang bisa dikatakan hampir sempurna. Jajaran pemainnya sangat pas, alur cerita enak untuk diikuti, ketegangan berhasil dibangun pelan-pelan dari awal hingga akhir, scoring musik yang indah (Radiohead anyone?) hingga sinematografi yang menggambarkan kondisi timur tengah sekarang dan dulu yang disajikan dengan sangat baik. Incendies jelas tontonan wajib, highly recommended?!

RATE: 4/5

4 thoughts on “Incendies (2010/Canada)

  1. Pingback: Prisoners (2013/US) | zerosumo

  2. Pingback: Penjelasan Ending Enemy (2013/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s