No Strings Attached (2011/US)


“Why you laugh?” said ashton | “i dunno, let’s skip talk and get fucked already” said every women in movie like this

Anda suka film ber-genre rom-com (romantic comedy)? Kalo iya, anda harus menonton film berjudul No Strings Attached ini, tapi jika saya tanya anda suka film bergenre rom-com yang tidak pasaran? Maka jawabannya, jangan nonton film berjudul No Strings Attached ini. Entah kenapa formula film rom-com Hollywood tidak begitu banyak perubahan yang berarti. Cerita dimana si pria dan wanita jatuh cinta dan konflik-konflik yang menyertainya dan seterusnya bla bla bla, beruntung ada Natalie Portman yang membuat saya “mau” menonton film terbaru dari Ashton Kutcher ini.

Ada Adam (Ashton Kutcher) seorang pria yang kehiduapnnya “seperti biasa” hampir sempurna, Adam menyukai seorang wanita bernama Emma (Natalie Portman) yang dia taksir semenjak mereka masih berumur 14 tahun. Puluhan tahun berlalu, Adam akhirnya bertemu lagi dengan Emma pasca patah hatinya Adam karena mantan pacarnya kini berkencan dengan ayah Adam yang seorang superstar yaitu Alvin (Kevin Kline).

Pertemuan dengan Emma membuat Adam jatuh cinta lagi,  tapi sayang Emma “alergi” dengan yang namanya jatuh cinta, maka kini hubungan Adam dan Emma adalah hubungan tanpa status, atau lebih gampangnya, friends with benefits (tunggu, itu film baru Justin Timberlake juga bukan?) friends for sex, fuck buddies, atau kalau anda masih pusing juga, istilah di Indonesia yaitu “kumpul kebo” tapi tidak ada ikatan yang sah. Ya, sejauh mana Adam dan Emma suka dengan status yang mereka jalani ini? Anda pasti sudah bisa menebaknya bukan? Kalau belum bisa, anda kurang pengalaman nonton film rom-com seperti ini, he-he.

Tidak ada yang spesial di film arahan Ivan Reitman ini, kecuali desahan Natalie Portman ketika berhubungan intim dengan Ashton Kutcher. Mau berharap seperti apalagi, toh jika anda menemukan film seperti ini, jawabannya hanya satu, happy ending and all is well. Si pria akan meyakinkan si wanita bahwa cintanya bukan sekedar luapan nafsu sesaat, dan si wanita akhirnya sadar bahwa jika hidup hanya untuk seks sama saja dengan yang namanya prostitusi (bahkan prostitusi pun tidak akan selamanya menjual diri). Ya, Adam yang baik hati dan Emma yang “anti” cinta pada akhirnya akan sadar dan tahu bahwa yang namanya cinta butuh pengorbanan dan bla bla bla.

Untung saja ada Ludacris yang lumayan memberikan sedikit lelucon garing (daripada tidak ada lelucon sama sekali) dan si anggun Greta Gerwig yang cantik sebagai hiburan di tengah perjalanan cinta (baca: seksuil) Adam dan Emma yang terus-terusan bercinta tanpa kenal lelah dan tanpa kenal logika. Sementara jajaran artis yang lain tidak terlalu istimewa dan tidak terlalu memikat di mata saya, semua nampak biasa-biasa saja, kecuali Natalie Portman dan Ashton Kutcher itu sendiri.

Tidak bisa berkata panjang lebar dan banyak soal film ini. Intinya, film ini cocok ditonton sebagai teman makan siang anda, ketika makan selesai film pun selesai dan kemudian anda tinggal melanjutkan hidup seperti biasa tanpa meninggalkan pesan moral yang ada di film ini, “makin tua anda, makin susah anda mencari pendamping hidup”. Ya, selamat menikmati sisa hari anda, waktunya saya mencari film lain untuk ditonton, enjoy this movie (if you want to watch) adios!

Rating: 2.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s