Real Steel (2011/US)


You know i heard you from the beginning Charlie

Tinju, olahraga yang identik dengan Mike Tyson, Sugar Ray Leonard bahkan tokoh fiktif Rocky kali ini nampaknya harus kehilangan tempat sementara di hati para penonton. Bukan tanpa alasan, saya baru saja menonton film “tinju” yang berbeda dari yang biasanya, karena yang baku hantam di dalam ring adalah sepasang robot besar. Ya, anda tidak salah dengar, saya sedang membicarakan film terbaru arahan Shawn Levy yang berjudul Real Steel.

Tidak jauh dari tahun 2011, tepatnya tahun 2020, dunia sudah makin modern saja, salah satunya adalah dengan menjamurnya pertandingan tinju para robot raksasa yang dikendalikan oleh manusia. Ya, seperti bermain video game, para robot saling baku hantam di dalam ring tinju baik itu ilegal maupun legal. Charlie Kenton (Hugh Jackman) adalah seorang mantan petinju yang lumayan mempunyai nama besar puluhan tahun yang lalu, kini dia hanya seorang pria biasa yang gemar mengendalikan robot untuk bertinju. Sayangnya, nasib para robotnya tidak semujur dirinya ketika dulu masih bertinju hingga dia akhirnya bertemu kembali dengan anaknya yang baru berumur 11 tahun yaitu Max Kenton (Dakota Goyo).

Bersama Max, Charlie mendapat sebuah robot usang yang dipanggil Atom. Atom sangat dicintai Max, oleh karena itu Max dan Charlie berusaha membuat Atom menjadi robot petarung yang sebenarnya tidak didesain untuk bertarung. Tapi berkat mode peniru yang dimiliki Atom untuk meniru gerakan tinju Charlie puluhan tahun yang lalu, Charlie dan Max mulai menapaki sukses dari dunia tinju ilegal hingga terdengar sampai dunia tinju robot liga raksasa yang dikuasai oleh robot super kuat yang tidak pernah terkalahkan yaitu Zeus!

Penasaran dengan film ini setelah beberapa minggu saya abaikan setiap melewati bioskop. Ternyata saya salah besar, menyesal baru menonton Real Steel ini sekarang, plot ceritanya yang linear dan bisa dibilang “pasaran” tidak membosankan sama sekali. Real Steel benar-benar seperti menghidupkan film Rocky dalam versi robot yang lebih beringas dan heroik. Bukan hanya menonjolkan pertarungan keren para robot, tapi juga sisi sensitif manusia yang tergambar dalam hubungan ayah anak antara Charlie dan Max.

Ya, pesan moralnya sangat-sangat “ngena” di hati. Seperti tagline dari film ini, courage is stronger than steel! Film ini bukan membicarakan soal Atom semata, tapi Charlie yang dari awal film dimulai sudah digambarkan sebagai seorang sosok yang mudah menyerah tidak seperti jaman keemasannya dulu sebagai petinju. Kehadiran Max kedalam kehidupan Charlie mengubah segalanya, Charlie sadar bahwa hidup itu adalah perjuangan, sama halnya seperti Max yang ingin menyaksikan ayahnya bersemangat lagi untuk melatih Atom bertinju. Ya, Max hanya ingin melihat ayahnya menjadi sosok yang tidak pernah menyerah seperti masa keemasannya dahulu sebagai petinju.

Mood-booster kalau mau saya katakan film ini. seperti mendengarkan ceramah Mario Teguh dalam bentuk visual yang lebih memukau dan lebih menyenangkan. Super?! Tentu saja, ceritanya mengalir dengan mantap dari awal hingga akhir. Chemistry ayah anak yang diperankan dengan apik oleh Hugh Jackman dan Dakota Goyo sudah lebih dari cukup untuk bisa menikmati film ini. Idiom “like father like son” benar-benar ditampilkan dengan sangat sempurna oleh mereka berdua, hal tersebut membuat penampilan karakter lain di film ini tidak terasa sama sekali.

Well done Shawn Levy, you did a great job. Tidak usah pusing menonton film tinju para robot ini, nikmati pertarungan dan dramanya dengan iringan score musik yang tidak kalah keren dan memuaskan! Ya, sekali lagi Hollywood membuktikan, film tinju memang spesialisasi mereka, bahkan saya hampir menangis terharu ketika menonton menit-menit terakhir dimana ada adegan Max yang melihat dengan bangga ke arah Charlie yang sedang susah payah mengarahkan Atom untuk menghajar Zeus tanpa pantang menyerah seperti masa keemasannya dulu! Damn! That’s the most fuckin touching scene in this movie! Believe me! Once a hero you still a hero! That’s the point! Never give up! Never back down! (bukan judul film). Enjoy this movie, and I believe you will!

Rating: 4/5

2 thoughts on “Real Steel (2011/US)

  1. Pingback: Duel (1971/US) | zerosumo

  2. Pingback: Chappie (2015/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s