The Devil’s Double (2011)


Say hello to my devil’s double

Masa kejayaan Saddam Hussein memang sudah lama berakhir, tapi ternyata masih menyisakan berbagai cerita menarik, diantaranya adalah tingkah laku anak paling “psycho” dari Saddam Hussein yaitu Uday! Hal tersebut bisa anda saksikan di film terbaru garapan Lee Tamahori yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan aktor papan atas Hollywood Nicolas Cage dalam film Next. Film terbarunya berjudul The Devil’s Double, sebuah cerita nyata yang diangkat dari kisah hidup Latif Yahia yang harus menjadi “kembaran” Uday Saddam Hussein.

Latif Yahia adalah seorang tentara yang dipilih oleh Uday untuk menjadi “kembarannya”, karena Uday pikir semua orang penting yang berposisi seperti dirinya butuh seorang kembaran, bahkan ayahnya sendiri pun mempunyai kembaran untuk jaga-jaga jika terjadi sesuatu. Masalahnya adalah pribadi Latif yang sama sekali bertolak belakang dengan pribadi Uday yang kejam, suka menyiksa orang dan menyiksa wanita atau dengan kata lain Uday adalah anak Saddam Hussein yang paling brutal.

Kehidupan Latif mulai berubah total selama menjadi kembaran Uday, segala hal yang dia benci tentang Uday harus dialaminya langsung, sementara tingkah laku Uday yang makin menjadi-jadi membuat Latif jengah. Ya, Latif tahu bahwa dirinya bukan Uday, dan ia tahu bahwa hanya satu cara untuk menghentikan Uday yang brutal, yaitu dengan cara membunuhnya.

Film ini menggambarkan kekejaman keluarga Saddam Hussein secara tidak langsung. Hal tersebut digambarkan dengan pribadi brutal Uday yang diperankan dengan sangat sempurna oleh kembarannya sendiri yaitu Dominic Cooper. Si Howard Stark dalam film The First Avenger: Captain America ini benar-benar menjelma menjadi seseorang yang berkepribadian ganda, bahkan saya tidak sadar ketika pertama kali menonton film ini bahwa yang memerankan Uday dan Latif adalah orang yang sama, yaitu Dominic Cooper! Wow!

Kegilaan Uday dalam berbuat sesuatu (khususnya memperkosa wanita) dan ketenangan Latif dalam menghadapinya benar-benar diperankan tanpa cela oleh Dominic Cooper! Banyak yang bilang bahwa film ini bagaikan film Scarface atau Goodfellas-nya Arab. Hal tersebut tidak ada salahnya, tunggu sampai anda melihat film ini, mungkin quote legendaris “Say hello to my little friend!” bisa tergantikan oleh perkataan tirani Uday “I made you latif! I made you!”.

Kegilaan, kekejaman, tirani, diktator, kebusukan hingga pembalasan dendam bisa anda saksikan di film yang sebagian besar lokasi syutingnya ada di pulau Malta. Tapi hebatnya Lee Tamahori bisa menyulap setting tempat di Malta menyerupai dengan keadaan Irak pada umumnya. Apalagi dengan penambahan rekaman-rekaman otentik tentang peperangan Irak dan Kuwait serta penyerangan yang dilakukan Amerika terhadap Irak membuat film ini bisa dibilang hampir sempurna. Hanya saja dialognya full bahasa Inggris, coba saja jika menggunakan bahasa asli dari setting film ini, tanpa pikir panjang saya akan menilai film ini sempurna!

Rilis pertama kali di Sundance Film Festival pada bulan Januari lalu, film yang berdurasi hampir dua jam ini berhasil membuat saya betah di depan layar monitor, apalagi melihat penampilan apik Dominic Cooper yang memerankan Uday dan Latif. Ya, no doubt, anda harus tonton film ini, apalagi bagi anda pecinta film-film bertemakan mafia. The Devil’s Double indeed the movie you are looking for, enjoy it guys!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s