Another Earth (2011/US)


Are there somebody like us too?

Film ini bukan seperti bayangan anda sebelumnya, tapi saya jamin film ini tidak akan mengecewakan anda. Another Earth adalah judul film yang sedang saya bicarakan. Film arahan seorang sineas yang terbilang masih sangat baru di dunia penyutradaraan film yaitu Mike Cahill berhasil menyuguhkan sebuah film sci-fi bernuansa indie dan kental dengan drama yang sederhana tapi menyentuh.

Another Earth menceritakan penemuan manusia tentang planet yang menyerupai bumi, planet tersebut mereka namakan earth two. Ketika pertama kali ditemukannya planet tersebut di luar angkasa, seorang gadis remaja berusia 17 tahun bernama Rhoda (Brit Marling) sedang mengendarai mobilnya sambil melihat cahaya yang dipancarkan oleh planet baru tersebut di langit. Tanpa disadari, Rhoda menabrak sebuah mobil yang dikendarai oleh sebuah keluarga kecil, dan mereka tewas seketika saat itu juga kecuali sang ayah, John (William Mapother), yang menderita koma.

Empat tahun berlalu, Rhoda bebas dari penjara yang telah menahannya atas perbuatan ceroboh yang menyebabkan nyawa orang melayang, ia nampak tidak mempunyai tujuan hidup karena selalu diselimuti rasa bersalah. Hingga suatu hari Rhoda memberanikan diri mengunjungi John yang tidak lain adalah sang ayah yang keluarganya tewas gara-gara tindakan Rhoda. Seiring pertemuan Rhoda dan John, earth two, sebagai planet kembar bumi makin mendekat dan makin terlihat jelas di langit-langit bumi.

Pertemuan kedua insan inilah yang mewarnai kehadiran planet kembar bumi. Rhoda yang diselimuti rasa bersalah dan John yang dirundung sedih atas kematian istri dan anaknya. Pertemuan Rhoda dan John bagaikan sebuah cerita penebusan dosa yang kalau boleh saya bilang hampir mempunyai konsep mirip film milik Gus Van Sant berjudul Paranoid Park. Seorang remaja yang ceroboh hingga menyebabkan nyawa seseorang hilang dan harus melalui sisa hidupnya dengan rasa penyesalan.

Bedanya, Mike Cahill menyisipkan elemen sci-fi yang manis kedalam film yang memenangkan dua nominasi di ajang Sundance Film Festival tahun ini. Penebusan dosa yang dilakukan oleh Rhoda nampak tidak sia-sia setelah dirinya memenangkan lomba essay yang berhadiah satu kursi di pesawat luar angkasa yang akan lepas landas menuju planet kembar tersebut, karena diyakini, semua yang ada di planet earth two adalah refleksi langsung dari planet yang ditinggalinya saat ini.

Pada akhirnya anda pasti tahu maksud “penebusan dosa” yang saya maksud diatas, tapi pertanyaan terbesarnya adalah, apakah betul earth two adalah planet refleksi dari bumi yang dihuni oleh manusia yang sama juga? Berterimakasihlah pada Mike Cahill, karena di ending film ini anda akan tahu apa film yang sedang anda tonton adalah film drama biasa atau memang ada unsur sci-fi-nya? Ending yang ternyata sangat tidak diduga membuat film ini menjadi film sederhana yang memukau saya di tahun 2011 ini.

Pengambilan gambar yang sangat indie, kasar, buram dan wide tapi selaras dengan tema serta kumpulan score musik modern dan klasik yang mengiringi film ini dari awal hingga akhir membuat Another Earth menjadi sebuah film indie yang cocok jika anda sudah bosan dengan film sci-fi standar buatan studio-studio besar Hollywood. Tidak bisa berkata banyak lagi, anda harus tonton sendiri film yang berdurasi 90 menit ini untuk mengetahui keseluruhan ceritanya. Well, enjoy guys!

Rating: 3.5/5

5 thoughts on “Another Earth (2011/US)

  1. Pingback: Coherence (2013/US) | zerosumo

  2. Pingback: I Origins (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s