Drive (2011/US)


You “Drive” me crazy, literally!

Tahun 2012 sudah tiba, dan seperti biasa, saya tidak melakukan sesuatu yang spesial di awal tahun ini, melainkan menonton film saja seperti biasa, setelah semalamnya dihibur oleh film-film box office yang diputar “perdana” di layar kaca televisi nasional kita. Oke, cukup prolog tidak pentingnya, kali ini saya menonton film yang sudah banyak mendapat pujian sana-sini dan sudah diakui kualitasnya. Drive adalah judul film yang barusan saya tonton, film yang dibintangi aktor yang sedang happening tahun 2011 lalu yaitu Ryan Gosling, berhasil memberikan penampilan terbaiknya sebagai seorang supir brutal yang baik hati.

Datang dari seorang sutradara yang namanya belum begitu familiar di telinga saya, Nicolas Winding Refn, ia berhasil menyuguhkan sebuah film yang saya yakin budgetnya tidak melebihi biaya untuk satu adegan spesial efek Avatar-nya James Cameron tapi berhasil memukau saya selama kurang lebih 90 menit karena gaya penuturan ceritanya yang sederhana sekaligus brutal tapi dikemas dengan indah.

Seorang driver (Ryan Gosling) yang tak bernama mempunyai pekerjaan spesial selain menjadi seorang montir dan seorang stuntman spesialis kejar-kejaran mobil, yaitu menjadi seorang supir untuk mengakomodir para perampok agar bisa kabur dari kejaran polisi. Kalau anda pernah nonton film Transporter milik Jason Statham pasti anda familiar dengan profesi si driver tersebut. Tapi sayang, dalam tugas terakhirnya, si driver menjadi orang yang bisa dibilang berada di posisi “wrong time and wrong place”.

Perampokan yang dilakukan dua orang kliennya yaitu Standard (Oscar Isaac) dan Blanche (Christina Hendricks) gagal total, karena ada orang lain yang ternyata mengincar hasil rampokan mereka yang tidak lain adalah masih kenalan rekan kerja si driver, Shannon (Bryan Cranston), yaitu Bernie (Albert Brooks) dan Nino (Ron Perlman). Maka setelah semuanya tewas karena tindakan Bernie dan Nino yang sedang mengincar istri serta anak dari Standard, yaitu Irene (Carey Mulligan) dan Benicio (Kaden Leos), maka si driver handal ini melakukan aksi terakhirnya, yaitu membantai semua orang yang bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa dirinya dan orang-orang di sekelilingnya.

Well, film yang bertone sangat “sepi” dan “moody” ini ternyata menyimpan adegan-adegan kekerasan yang artistik layaknya film-film David Cronenberg. Tak pernah terpikirkan, film yang melibatkan kejar-kejaran mobil dengan kecepatan tinggi ini datang dari sutradara yang gagal delapan kali dalam ujian mendapatkan SIM! Tapi Nicolas Winding Refn berhasil menyajikan sebuah film thriller yang intens dan berhasil membuat saya terpaku di depan layar monitor, wow!

Nuansa retronya sangat terasa sekali, apalagi dengan scoring musik yang mengiringi sang driver ketika mengendarai mobilnya, padahal lagu-lagu yang ada di film ini rilis di tahun 2000-an, tidak retro sama sekali bukan? Bahkan di dalam film yang melibatkan banyak sekali kekerasan ini, adegan romansa yang hangat dari Ryan Gosling dan Carey Mulligan tetap terlihat sangat manis, tidak banyak diungkapkan lewat dialog-dialog bernuansa romantis kebanyakan, tatapan penuh arti dari kedua aktor dan aktris ini menggambarkan semuanya.

Tidak sia-sia Nicolas Winding Refn meminta nasehat Gaspar Noé bagaimana caranya untuk menciptakan adegan brutal tapi tetap terlihat realistis dan indah. Overall, hampir semua adegan brutal di film ini disajikan dengan sangat sempurna, tanpa cela sama sekali, bahkan diantaranya disajikan dengan suasana hening mirip dengan adegan-adegan brutal yang ada di film No Country for Oldmen, silent but deadly! Lucunya tagline kedua film tersebut sama, there is no clean getaways, he-he.

Ya, tidak aneh film ini mendapat rating delapan lebih di IMDB dan 90% keatas di Rotten Tomatoes, dan saya yakin Drive akan bersaing dalam ajang Academy Award tahun ini, karena bagaimanapun juga sang sutradara telah membuat sebuh film yang sangat enak untuk ditonton. Simple plot, great casts, beautiful cinematography, realistic violence act and good fuckin’ music, semua itu cukup untuk menggambarkan bagaimana film ini secara keseluruhan. Ya sudahlah, selamat tahun baru semua, dan jangan lupa nonton film ini! Must-see movie!

Rating: 4/5

5 thoughts on “Drive (2011/US)

  1. one of the best movie this year…
    tapi ane ragu AMPAS bkal memberi atensi lebih buat ni film,Brooks munkin satu2nya yg bkal mncuri hati AMPAS,well..we’ll see…….

    Like

  2. Pingback: Only God Forgives (2013/Denmark) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s