Colombiana (2011/France)


You must be a fine-ass-good-looking killer! Understood?!

Sebenarnya tidak ada yang salah dari film yang berjudul Colombiana ini. Tipikal film action yang ditulis oleh rajanya film action di Perancis, Luc Besson, dan disutradarai oleh Olivier Megaton, Colombiana tetap menyajikan film action yang lumayan menghibur dan enak untuk ditonton sampai akhir. Film aksi tanpa storyline yang begitu rumit untuk diikuti ini dibintangi oleh artis cantik Zoe Saldana yang ternyata bisa juga berperan menjadi seorang pembunuh profesional yang mematikan, luar dan dalam!

Ceritanya sederhana saja, seorang gadis cilik bernama Cataleya (Zoe Saldana) menyaksikan kedua orang tuanya dibantai dengan kejam oleh seorang gangster Colombia bernama Don Luis (Beto Benites) dan kaki tangannya yang sama kejamnya, yaitu Marco (Jordi Mollà). Cataleya berhasil lari dari kejaran Don Luis dan antek-anteknya, datang ke Amerika dengan cara yang tidak terduga dan bertemu dengan kerabat jauh, Emilio (Cliff Curtis), Cataleya yang berambisi menjadi seorang pembunuh dari kecil (brutal bukan?) akhirnya mewujudkan ambisinya tersebut dibawah arahan Emilio. Maka tinggal menunggu waktu saja bagi Don Luis dan Marco untuk menanti datangnya “malaikat maut” yang akan membalas dendam, yaitu Cataleya dewasa yang beringas!

Sangat simple, tidak usah ambil pusing menonton film ini, adegan adegan aksinya pun terbilang baik untuk film sekelas film-filmnya Luc Besson. Beruntung Zoe Saldana melakukan tugasnya dengan gemilang, menjadi seorang “goddamn-hot-ass killer”, ia nampaknya tidak kesulitan membantai semua musuhnya dengan aksi-aksinya yang sebagian besar mengandalkan kelenturan tubuhnya.

Film Colombiana ini memang tipikal film action instan yang berguna untuk menghibur anda selama kurang lebih 90 menit. Tidak ada drama yang berlarut-larut, semua murni balas dendam dan pembantaian, kehadiran para anggota FBI yang merasa selalu lebih “pintar” dari siapapun juga tidak begitu berpengaruh, semua tertutup oleh aksi Cataleya yang super beringas.

Setiap pembunuhan yang dilakukan Cataleya disajikan dengan sangat manis dan rapih oleh sang sutradara. Kekerasannya jadi tidak begitu sadis tapi tetap tidak mengurangi esensi “kebrutalan” film ini. Jarang memang film yang mengangkat seorang pembunuh profesional berjenis kelamin perempuan, dan Zoe Saldana telah membuktikan semua itu, disamping plot ceritanya yang sebenarnya sangat standar dan mudah ditebak, Zoe Saldana memberikan penampilan terbaiknya memerankan Cataleya.

Bahkan Cataleya kecil yang diperankan oleh Amandla Stenberg pun lumayan memukau saya selama beberapa menit awal. Sepertinya Amandla berpotensi menjadi bintang di masa depan, aksi kejar-kejaran di awal film yang dilakukannya sudah lumayan memberi nuansa “action” dari awal film ini berjalan. Sama halnya dengan Jordi Mollà yang menjadi Marco, malahan menurut saya seharusnya Marco yang menjadi bos, bukan Don Luis. Jordi lumayan memberikan penampilan terbaiknya di adegan duel one by one bersama Zoe, well, it’s good enough bro!

Terakhir film ini ditutup oleh lagu Hurt milik Nine Inch Nails (yang kebetulan adalah salah satu band favorit saya sepanjang masa) yang dicover oleh Johnny Cash. Tanpa panjang lebar, film ini adalah film action yang wajib ditonton jika anda suka film action instan yang menghibur. Good action, beautiful cast and great song at the end which describe everything in this movie from the beginning! So enjoy this “revenge” movie guys!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s