Paranormal Activity 3 (2011/US)


Katie, you’re a ghost magnet!

Empat tahun yang lalu sebuah film indie berkonsep mockumentary berhasil menggebrak dunia film horor dengan cara yang sebenarnya sangat sederhana tapi ampuh membuat para penontonnya menjerit ketakutan. Film berjudul Paranormal Activity yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Oren Peli berhasil membangkitkan kembali gairah perfilman mockumentary horor indie yang dulu pernah dipelopori oleh Blair Witch Project.

Tidak lama setelah kesuksesannya yang dapat dikatakan luar biasa sukses, tanpa tunggu waktu Paranormal Activity dibeli oleh Paramount Pictures dan mulai dibuat sequelnya dengan menyuguhkan cerita prekuel dari kejadian yang dialami Katie di film pertamanya. Maka Paranormal Activity 3 yang baru saja saya tonton menceritakan kejadian jauh sebelum Katie menjadi seorang wanita dewasa yang “berteman” dengan setan yang ternyata dari kecil mengikutinya.

Bersetting di tahun 1988 dimana ada orang tua angkat Katie cilik (Chloe Csengery) dan Kristi cilik (Jessica Tyler Brown), yaitu Dennis (Christopher Nicholas Smith) dan Julie (Lauren Bittner) yang tinggal di sebuah rumah baru yang lumayan besar tapi ternyata menyimpan teror didalamnya. Tidak tunggu lama, keluarga Dennis dan Julie (lagi-lagi) mendapatkan anaknya Katie tengah berbicara kepada teman imajinasinya yang bernama Toby. Tidak butuh waktu lama untuk menyimpulkan bahwa Toby sebenarnya adalah setan yang menghantui rumah tersebut, bukan hanya sekedar “teman main” Katie di malam hari.

Maka seperti dua film pendahulunya, Dennis inisiatif menggunakan kamera recorder tahun 80-an untuk merekam apa saja yang terjadi di rumah angkernya, dan apakah betul wujud Toby itu nyata? Ya, siap-siap untuk kaget, karena film ini tidak jauh beda dengan kedua film pendahulunya. Tingkat terornya tidak begitu terasa sampai tengah film ini berjalan, setelahnya baru mulai ada kejadian-kejadian aneh yang menimpa keluarga Dennis dan Julie.

Berkat Paramount Pictures, Paranormal Activity menjadi film horor berkelas, spesial efeknya benar-benar “dipertontonkan” dengan sangat jelas disini. Malah kalau saya pikir film ketiga ini lebih senang menampilkan kejadian aneh gara-gara teman imajinasi Katie yang tidak berwujud. Hal tersebut justru menjadi agak sedikit basi bagi saya, padahal film ini dari awal sampai tengah sudah mulai lumayan memberikan nuansa penasaran, tapi setelahnya seperti tanpa pandang bulu menuai teror terus menerus.

Padahal sutradara di film ketiga ini adalah Henry Joost dan Ariel Schulman yang pandai sekali “bermain” dengan tema dokumenter seperti yang mereka sajikan di film Catfish. Tapi tetap, bagi saya tingkat keseraman film ini tidak begitu berpengaruh, apa karena penampakannya yang terasa “sering” sekali dipertunjukan atau saya memang sudah bosan, apalagi ending dari film ini sangat-sangat mirip dengan film mockumentary horor yang sudah pernah saya tonton tahun 2010, kalau anda sudah menonton The Last Exorcism pasti mengerti apa yang saya maksud.

Akhir kata, semoga kehadiran Paranormal Activity berhenti sampai disini, karena saya takutnya jadi makin hambar saja seperti yang dialami oleh saga slasher Saw. So, penasaran dengan apa yang terjadi di keluarga Katie dari dulu? Anda harus menonton film ini, tapi kalau anda sudah bosan, ya dilewat juga tidak apa-apa, he-he. Well, enjoy Dennis’s ghost tape and Katie’s paranormal activity.

Rating: 2.5/5

NB: OMG! Ternyata Paranormal Activity 4 sudah mulai digodok! When this will end!?

One thought on “Paranormal Activity 3 (2011/US)

  1. Pingback: Keramat (2009/Indonesia) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s