The Ides of March (2011/US)


Is this man your next biggest actor in Hollywood?

Teman saya pernah bilang kalau politik adalah singkatan dari “polemik yang menggelitik”. Ada benarnya juga, tergantung bagaimana pemahaman anda mendefinisikan kata “menggelitik”. Karena yang namanya politik selalu ada intrik dan rahasia yang tidak pernah bisa kita sebagai orang awam pahami, apapun itu masalahnya, dunia politik selalu terlihat ribet di mata saya. Tapi tidak dengan film terbaru George Clooney yang berjudul The Ides of March. Lewat film yang disutradarai, ditulis dan diperankan oleh George Clooney juga, saya mengerti bahwa memang tidak ada dunia politik yang bersih, jujur ataupun transparan.

The Ides of March menceritakan kisah sentral tentang seorang pria bernama Stephen (Ryan Gosling), orang yang bertanggung jawab dalam kampanye gubernur Morris (George Clooney) yang mencalonkan diri menjadi seorang presiden Amerika, yang harus menghadapi kenyataan bahwa calon presiden pilihannya tidak sebersih yang orang kira. Stephen yang bekerja pada Paul (Philip Seymour Hoffman), pemimpin tim kampanye Morris, tanpa sadar mendapat ajakan dari Tom (Paul Giamatti), ketua kampanye calon oposisi Morris. Hal tersebut diketahui oleh media, maka kredibilitas dan totalitas Stephen dipertanyakan.

Tanpa tunggu waktu lama, Stephen dipecat dari tim kampanye Morris. Alih-alih mencari pembenaran, Stephen tidak diterima juga di kubu tim kampanye Tom, hingga akhirnya Stephen menemukan kartu “AS” dari Morris, tepat ketika Stephen berkenalan dengan seorang intern di tim kampanye Morris yaitu Molly (Evan Rachel Wood) yang ternyata menyimpan aib sang calon presiden.

Film ini sebenarnya mempunyai storyline yang sangat sederhana, tapi pengembangan ceritanya begitu dinamis sama halnya dengan pengembangan karakternya yang membuat saya terpacu mengikuti film ini setiap menitnya. Di satu sisi, Stephen adalah seorang yang baik, polos dan loyal, tapi karena suatu kejadian yang sebenarnya tidak dianggap “vital” dimatanya, membuat dirinya berpikir bahwa dalam dunia politik, semua harus dilakukan, tidak peduli apakah itu harus mengorbankan orang lain sekalipun.

Ryan Gosling yang sedang booming tahun kemarin (hingga sekarang) kembali lagi beraksi menjadi seorang pria ambisius yang gemar memainkan ekspresi wajahnya dengan luwes. Kecintaannya pada dunia politik bisa berubah total menjadi kebencian setelah mengetahui dirinya sudah tidak dihargai lagi. Yap, Ryan Gosling is the right man! Enough said!

Justru George Clooney, otak dibalik film ini, tidak tampil terlalu istimewa, standar saja seperti peran-perannya terdahulu. Mungkin juga dikarenakan film ini bukan tentang dirinya seorang, melainkan tentang Stephen yang diperankan tanpa cacat oleh Ryan Gosling. Tapi ide cerita dan pengarahan ala George Clooney patut diacungi jempol, semenjak lulus dari dunia serial televisi, George Clooney bertransformasi menjadi seorang mega bintang Hollywood yang bisa berperan sekaligus menciptakan karya. Terbukti dari masuknya The Ides of March kedalam nominasi Oscar untuk nominasi naskah adaptasi terbaik.

Bagaimana tidak spesial, film ini didukung para aktor Hollywood papan atas, dari Ryan Gosling, George Clooney hingga dua aktor watak, Paul Giamatti dan Philip Seymour Hoffman ikut meramaikan film yang bernaung dibawah salah satu rumah produksi milik Leonardo DiCaprio ini, jangan lupakan juga penampilan Evan Rachel Wood yang apik, sensual dan menggoda iman!

The Ides of March sendiri adalah “idiom”, bulan dimana Julius Caesar mati ditusuk berkali-kali. Maka tidak usah pikir panjang lagi, film ini tidak jauh-jauh dari yang namanya pengkhianatan, topik yang sebenarnya biasa jadi menarik ketika saya menonton The Ides of March ini. Bersaing dalam Oscar, kenapa tidak? George Clooney termasuk aktor yang serius memburu Oscar belakangan ini, maka saya tidak ragukan lagi kapasitas film-film yang dibintanginya atau dibuatnya. So, kalau anda suka politik dan suka film, saya pikir, The Ides of March adalah film yang tidak boleh dilewatkan begitu saja, enjoy the politics!

Rating: 3.5/5

One thought on “The Ides of March (2011/US)

  1. Pingback: The Monuments Men (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s