Immortals (2011/US)


I’m a new Clark Kent bitch!

Saya selalu suka dengan film yang bertemakan mitologi Yunani, sejak jaman serial Hercules yang legendaris di televisi nasional kita sampai detik ini, saya selalu menunggu-nunggu film yang bertemakan tentang mitos-mitos ajaib Yunani, dimana para dewa dewi yang mempunyai kekuatan luar biasa bisa berbaur dengan umat manusia dan petualangan-petualangan seru pun terjadi. Clash of the Titans adalah film terakhir yang menceritakan tentang mitologi Yunani di mata seorang Perseus, sayang filmnya kurang memuaskan saya, beruntung rasa tidak puas saya terobati ketika menonton film terbaru Tarsem Singh tahun kemarin, yaitu Immortals.

Bercerita tentang seorang ksatria yang lahir dari golongan rakyat jelata, yaitu Theseus (Henry Cavill) yang harus berhadapan dengan raja lalim Hyperion (Mickey Rourke) yang sedang menginvasi daratan Yunani demi mencari panah Epirus, panah legendaris yang bisa menghancurkan peradaban manusia. Tapi ketika itu, Zeus (Luke Evans), dewa tertinggi di gunung Olympus tidak ingin ikut campur urusan manusia, ia hanya percaya bahwa Theseus tanpa bantuan dewa sama sekali bisa menghadapi teror Hyperion dan pasukannya yang brutal.

Ya, inti cerita film ini memang hanya itu saja, tidak ada yang istimewa lagi. Immortals adalah film yang bermain di tampilan visual ketimbang cerita yang dalam, tapi saya pikir untuk apa cerita yang berat ada di film-film mitologi Yunani? Toh saya disini menonton Immortals hanya ingin terkagum-kagum dengan kekuatan para dewa yang memakai baju emas berkilauan, bahkan lebih baik lagi, di Immortals saya bisa melihat pertarungan langsung para dewa dengan para titans, layaknya Fight Club, mereka ternyata bisa bertarung dengan beringas tidak seperti dewa dewi versi Clash of the Titans, yang sequelnya akan keluar tahun ini (semoga lebih baik dari yang pertama) yang lebih memilih merenung di langit ketimbang beraksi di bumi.

Entah kenapa Immortals mendapat kritikan disana-sini, apakah memang sejelek itu? Ternyata tidak juga, bagi saya Immortals adalah film tentang mitos dewa dewi Yunani yang lebih mempertontonkan kekerasan yang lebih brutal dan seru daripada Clash of the Titans. Kenapa saya selalu membandingkan film ini dengan Clash of the Titans? Karena memang belum ada lagi film sejenis yang mengisahkan pertarungan antara dewa Yunani dan para manusia durhaka yang diproduksi Hollywood, he-he.

Konsep film 300 nampak menjadi inspirasi bagi Tarsem Singh di mata saya. Saya menikmati angle-angle indah ala Tarsem Singh yang selalu menjadi ciri khasnya semenjak film The Cell. Lebih asyiknya lagi, sinematografi indah tersebut digabungkan dengan “beautiful” violence ala 300 yang hobi menggunakan teknik slow-motion yang apik tapi tetap brutal. Well, enough said, dari segi teknis dan visual, film ini tidak gagal di mata saya.

Penampilan Mickey Rourke sebagai villain tidak ada yang istimewa, selalu tampil prima seperti biasa. Tapi karakter Theseus yang dimainkan oleh pemeran Superman terbaru nanti, Henry Cavill, lumayan bagus juga. Aksi bertarungnya tidak kalah keren dengan Sam Worthington maupun Gerard Butler, sangat perkasa dan “manly” sekali! Walau ceritanya tergolong sangat standar, karena setahu saya, tidak pernah ada storyline yang “spesial” dari film-film Tarsem Singh, semua murni untuk memanjakan mata dengan teknik visualnya yang indah, film ini tetap cocok ditonton bagi anda yang suka dengan film tentang mitos Yunani yang penuh dengan action.

Sekali lagi, dimana ada adegan pertarungan yang keren, kekerasan yang apik dan mendekati otentik, saya selalu suka film itu, tidak peduli ceritanya seburuk apapun. Sama halnya dengan Immortals, sebuah film yang menurut saya lumayan, tidak istimewa memang, tapi tidak jelek juga loh, still worth to watch. Hanya saja saya kurang sreg dengan adegan terakhir film ini. Dimana Theseus yang bertarung bersama para ratusan dewa di langit dengan para titans hanya dimunculkan secuil saja, why! Why Tarsem! Why! But anyway, this movie still enjoyable to watch for you who dreaming watching the gods going rampage, he-he. Enjoy lads!

Rating: 3/5

2 thoughts on “Immortals (2011/US)

    • Wah kalo mitos yunani yang seru saya sih gak begitu hafal, tapi rata rata yang menurut saya keren terakhir ini ya Immortals ini, sisanya kayak clash of the titans atau wrath of the titans juga oke, tapi ceritanya kurang asyik, terlalu standaaar, hehe… mungkin yang lain ada yang bisa bantu???😀

      Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s