Haywire (2011/US)


This one was far more kick-ass than Selene!

Setelah Contagion, kita kembali lagi bertemu dengan film ensemble cast terbaru di tahun ini. Entah kenapa Steven Soderbergh gemar mengumpulkan para aktor-aktor tenar Hollywood di filmnya, yang jelas untuk film terbarunya yang berjudul Haywire, Steven Soderbergh mulai menyajikan sebuah film action yang saya pikir bukan film action untuk semua orang.

Jalan cerita dari Haywire sebenarnya sangat sederhana. Mallory (Gina Carano) adalah agen rahasia yang baru saja keluar dari perusahaan yang dipimpin oleh pria bernama Kenneth (Ewan McGregor). Tapi setelah tugas terakhirnya di Barcelona bersama Aaron (Channing Tatum), Mallory mulai diburu oleh pihak yang menyewanya dahulu, tidak lain dan tidak bukan adalah Kenneth sendiri dan beberapa agen lain seperti Paul (Michael Fassbender) dan Aaron sendiri. Alasannya sederhana, karena Mallory terlalu banyak ingin tahu, maka plot balas dendam ala Jason Bourne bisa anda saksikan di film ini.

Uniknya, plot yang sebenarnya terbilang sederhana seperti dibuat rumit oleh Steven Soderbergh dengan menambahkan elemen-elemen yang tidak biasa ada di film-film action yang melibatkan para agen rahasia yang mempunyai skill beladiri tingkat tinggi didukung peralatan canggihnya. Film ini sangat sunyi senyap, hampir mirip The American atau Drive, tapi dibalik kesunyiannya tersimpan adegan-adegan brutal yang meledak-ledak tidak terduga.

Tidak aneh banyak yang bilang kalau Haywire merupakan film action dari Steven Soderbergh yang terlalu ambisius, malah banyak yang mengkritik karena pakem film-film model seperti ini jadi makin aneh dan luar biasa memusingkan. Saya sendiri tidak menganggap itu masalah, karena memang setengah jam pertama kita bakal bingung sebenarnya Mallory berupaya kabur dari kejaran siapa, tapi di akhir-akhir, misteri tersebut mulai terkuak dengan penjelasan-penjelasan dari para karakternya yang bisa ditangkap dengan jelas. Apalagi saya selalu suka dengan film action yang melibatkan banyak adegan perkelahian tingkat tinggi. Ya, Haywire memberikan jaminan tersebut, walau sunyi, film ini tetap penuh aksi.

Beruntung ada Gina Carano yang menjadi “Angelina Jolie” versi brutal. Kehadiran pemeran utama yang diperankan seorang wanita yang ternyata bad-ass makin membuat saya menyukai setiap adegan pertarungan di film ini. Bayangkan saja film Jason Bourne ditambah dengan sedikit unsur film Drive, maka lahirlah action arthouse ala Steven Soderbergh yang pelan-pelan mematikan. Gina Carano benar-benar pilihan yang tepat untuk memerankan Mallory, kesan anggun dan brutal bisa dia perankan dengan sempurna.

Selain Gina Carano, masih ada Channing Tatum, Ewan McGregor, Michael Fassbender, Michael Douglas hingga Antonio Banderas. Sebuah film aksi yang sangat menjanjikan bukan? Tapi jangan kaget kalau anda tidak menyadari Antonio Banderas berperan menjadi siapa di film ini, saya pun baru menyadari ketika melihat ending film ini dan credit titlenya, sedikit konyol, he-he.

Dengan tata cerita yang sangat identik dengan film-film milik Steven Soderbergh dan koreografi pertarungan yang sangat keren (bahkan Ewan McGregor pun bisa jadi lawan seimbang Gina Carano disini) Haywire tetap menyajikan sebuah film aksi yang menjanjikan. Walau memang cara penyampaian cerita dan teknik film ini dikemas dengan cara-cara yang sangat jarang dipakai di sebuah film action yang melibatkan perseteruan para agen rahasia, well, it’s ok for me, I still enjoying watching this movie. Yes, buktikan sendiri, apakah Haywire merupakan film action yang cocok untuk anda atau tidak? Enjoy the movie guys!

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s