Retreat (2011/UK)


Who the fuck are you?!

Sebenarnya saya sudah lama ingin menonton film berjudul Retreat karena film ini pernah masuk list Festival INAFFF tahun lalu, hanya saja saya tidak sempat menontonnya, dan sekarang akhirnya saya bisa menonton film ini. Well, secara garis besar, film thriller ini tidak sepenuhnya buruk, hanya saja tone filmnya kurang sreg di mata saya, entah kenapa, padahal konsep film ini sebenarnya bagus, banyak menimbulkan rasa penasaran bagaimana film ini akan berakhir.

Sepasang suami istri yang sedang dirundung masalah keluarga yaitu Martin (Cillian Murphy) dan Kate (Thandie Newton) memutuskan pergi ke sebuah pulau terpencil untuk menenangkan pikiran mereka, jauh dari hiruk pikuk dunia luar, mereka tinggal di sebuah rumah tua yang benar-benar jauh dari jangkauan dunia luar. Tapi entah kenapa, belum lama mereka diam di rumah itu, datang seorang pria misterius bernama Jack (Jamie Bell) yang mengaku seorang tentara dan membutuhkan pertolongan.

Setelah dirawat oleh Martin dan Kate, tiba-tiba saja Jack mengabarkan sebuah berita mengerikan, dimana ada serangan virus mematikan lewat udara yang sedang terjadi sekarang. Hal tersebut sontak membuat Martin dan Kate panik, apalagi Jack bertingkah sangat serius, dengan menutup semua ventilasi rumah yang mereka tinggali untuk mencegah virus masuk. Pertanyaannya adalah, apakah betul ada virus mematikan yang sedang menyerang? Atau semua itu hanya karangan belaka dari seorang Jack yang identitasnya masih sulit dipastikan, apakah dia tentara atau bukan?

Tugas anda adalah mencari tahu sisa kisah Martin, Kate dan Jack di pulau terpencil tersebut, apakah film yang disutradarai dan ditulis oleh Carl Tibbetts ini benar-benar memberikan ketegangan yang memacu adrenalin? Film ini memang berjalan sangat lambat dari awal mulai, dengan setting tempat dan karakter yang sangat minim, terhitung hanya ada empat karakter yang bisa anda lihat di film ini dari awal hingga akhir, tapi ternyata Retreat lumayan memberikan sebuah cerita orisinil yang lumayan seru untuk ditonton.

Tapi sayang, karena tone-nya yang terlalu lambat, saya jadi makin penasaran dan mulai berspekulasi dan berasumsi lebih awal untuk menemukan kebenaran dari cerita film ini, apakah Jack berkata benar atau dia hanya mengarang cerita tentang virus mematikan tersebut. Oleh karena itu ketika pada akhirnya kebenaran diungkap di setengah jam terakhir film ini, saya sudah tidak begitu kaget walau harus saya akui, jalan ceritanya lumayan membuat tebakan-tebakan saya sebelumnya menjadi mental.

Untuk sebuah film debutan, saya pikir Retreat tidak terlalu buruk, tapi mungkin ceritanya terlalu lama buat penonton seperti saya yang sering menebak jalan cerita suatu film yang entah mau dibawa kemana. Tapi hal tersebut tidak membuat akting dari tiga karakter utamanya kendur, akting Cillian Murphy, Thandie Newton dan seorang pembawa berita buruk yang diperankan Jamie Bell bisa memberikan penampilan terbaiknya sehingga saya tidak terlalu bosan menonton film ini.

Retreat memang tipikal film-film yang ada di Festival INAFFF, ceritanya penuh misteri, membuat penonton bertanya-tanya dan lumayan memberikan sedikit “twist” yang (seharusnya) tidak bisa ditebak dengan mudah. Well, untuk sebuah film yang mengandalkan empat aktornya saja dalam beradu akting, not bad. Just see it for yourself guys! Enjoy!

Rating: 2.75/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s