Night Fishing/Paranmanjang (2011/Korea)


Some "fishy" night to catch a fish

Bagi anda pecinta film-film Korea, saya yakin nama Chan-wook Park sudah tidak asing di kuping anda. Chan-wook Park adalah orang yang berhasil membuat film yang paling “mematikan” di tahun 2003 silam. Ya, Oldboy adalah judul film tersebut, dan tidak lama lagi film legendaris yang menceritakan balas dendam abadi ini bakal di-remake oleh Hollywood! Bencana! Tapi sudahlah, lupakan saja masalah remake konyol yang terus dilakukan industri film Amerika terhadap film-film orisinil dari benua Asia. Karena kalau bicara soal orisinil, tahun kemarin, Chan-wook Park baru saja merilis film pendeknya yang berdurasi 30 menit berjudul Night Fishing (Paranmanjang) yang seluruh isi filmnya disyut menggunakan kamera iPhone 4, hardcore guys!

Saya tidak bercanda, Chan-wook Park berhasil menyuguhkan film yang (lagi-lagi) mempunyai ide gila lewat produk ciptaan mendiang Steve Jobs tersebut. Ceritanya sendiri seperti judulnya, dimana ada seorang pria yang pergi memancing ke sebuah rawa terpencil jauh dari keramaian, tapi entah kenapa ketika malam tiba, bukannya ikan yang dia pancing, melainkan seorang wanita misterius yang disangkanya telah mati. Anda akan berpikir ini film horor? Silakan tonton sendiri dan nantikan kejutan “gila” yang sudah menjadi ciri khas Chan-wook Park di setiap filmnya, brilliant!

Dengan gadget yang sederhana, Chan-wook Park beserta saudaranya Chan-kyong Park berhasil membuat sebuah film yang dapat dikatakan bergenre misteri-fantasi yang melibatkan sebuah pengalaman spiritual yang sangat menyentuh dan menyayat hati saya ketika menontonnya, mereka membuktikan bahwa alat bukanlah penghalang imajinasi dan kreativitas dalam menciptakan sebuah film yang berbobot, baik itu dari segi teknis maupun non teknis.

Film ini sendiri dibuka dengan penampilan sebuah band yang mengisi scoring musik untuk filmnya, konsepnya lumayan unik karena seperti video klip yang disatukan dengan sebuah film pendek, band tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan keseluruhan cerita di film ini, padahal mereka tidak muncul sekali saja di film ini. Kemudian pengambilan gambarnya yang unik, dimana setting tempat dan pencahayaan dimainkan dengan sangat apik oleh dua bersaudara ini. Gradasi warna hitam putih, normal hingga ala instagram sekalipun ditampilkan silih berganti tergantung dengan scene yang ditampilkan. Apalagi ketika malam tiba, kita bagai disuguhkan sebuah gambar dokumenter buram ala Blair Witch Project tapi tetap enak untuk ditonton dan masih banyak lagi segi teknis yang benar-benar dimanfaatkan oleh Chan-wook Park dan saudaranya ini.

Masih terkesima dengan gaya Chan-wook Park dalam membuat filmnya, cerita dari Night Fishing ini pun langsung menghantam telak saya sebagai penonton yang bertanya-tanya dari awal film ini dimulai. Ya, “twist” mengerikan sekaligus menyedihkan lagi-lagi disajikan oleh Chan-wook Park di film yang saya jamin budgetnya tidak melebihi film “indie” Hollywood manapun. Menegangkan, menyeramkan dan memilukan, ceritanya solid dan didukung akting para aktornya yang meyakinkan, enough said, this short is fuckin brilliant!

Kreativitas dan imajinasi tiada henti, Oldboy mungkin boleh saja “dirampok” oleh Hollywood, tapi saya jamin Steven Spielberg sekalipun tidak akan bisa melakukan apa yang dilakukan Chan-wook Park di film pendeknya ini, selain disyuting dengan iPhone 4! Mungkin Boromir versi 9GAG bakal berkata, one does not simply follow Chan-wook Park style!

Rating: 5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s