John Carter (2012/US)


Lost in our world, found in the big screen!

Yang menarik dari film berjudul John Carter yang baru saya tonton ini adalah, saya tidak tahu sama sekali film ini tentang apa dan bercerita apa? Yang saya tahu adalah, film ini adalah film yang digarap Walt Disney Pictures yang sebelumnya berhasil membuat film yang digarap dari game terkenal, Prince of Persia, menjadi seru untuk ditonton. Kemudian kehadiran Andrew Stanton sebagai sutradara yang sudah terbiasa menangani film animasi Disney dan Pixar seperti Toy Story hingga Finding Nemo membuat saya makin penasaran, film apa sih sebenarnya John Carter ini? Dan ternyata hasilnya sangat mengejutkan, film ini adalah film petualangan yang sangat menghibur, kalau boleh saya bilang, John Carter merupakan “kuda hitam” di dunia perfilman tahun ini.

John Carter (Taylor Kitsch) adalah seorang penjelajah dan pemburu harta karun di tahun 1800-an layaknya seorang Indiana Jones. Diburu banyak pihak termasuk para tentara Amerika di masa perang sipil dan para indian, John secara tak sengaja bersembunyi di sebuah gua yang menyimpan banyak misteri. Tanpa disengaja John bertemu dengan seorang pria botak yang ingin menyerangnya, tapi berkat skill-nya yang mumpuni, ia berhasil membunuh pria botak aneh tersebut dan merebut medalinya yang (lagi-lagi) tanpa sengaja mentransfer dirinya ke planet Mars yang disebut sebagai planet barsoom.

Hebatnya, ternyata kehidupan di planet Mars itu eksis, dimana ada dua kota yang bersekutu demi kelangsungan hidup rakyat barsoom. Kota helium berseteru dengan kota zondanga yang dipimpin oleh Sab Than (Dominic West), pemimpin kejam yang baru saja diberi kekuatan aneh dan mematikan oleh Matai Shang (Mark Strong), salah satu rekan dari pria botak yang dibunuh John sebelumnya. Sab Than akan segera menikahi putri dari raja kota helium yaitu Dejah (Lynn Collins), tapi Dejah tidak mau, dirinya kabur dan terdampar di pemukiman bangsa thark yang dipimpin oleh Tars Tarkas (Willem Dafoe) yang baru saja menemukan John yang masih bingung kenapa dirinya bisa berada di Mars alias barsoom. Dari situ, ceritanya bisa anda tebak sendiri, John sebagai anak hilang menjadi pahlawan penyelamat kota helium dan bangsa thark dan happily ever after right?

Cerita boleh klise, tapi film ini menyajikan sebuah petualangan yang super-duper seru, dari awal hingga akhir dengan berbagai elemen dan humor garing yang tetap membuat saya tertawa. Tidak bisa dipungkiri, kenapa saya katakan John Carter bisa menjadi kuda hitam di tahun ini, karena ceritanya memang untuk semua kalangan, pesan moralnya banyak, spesial efeknya seru, scoringnya mendukung dan leluconnya pas, totally typical Disney movie!

John Carter membawa saya menikmati keindahan Mars yang gersang dengan segala tindak tanduknya yang agak tolol tapi menghibur. Taylor Kitsch yang didapuk sebagai pemeran John Carter berhasil memerankan karakter John Carter yang kikuk, konyol tapi berani dengan sangat sempurna dan menghibur, hal tersebut dipadukan dengan kelucuan anjing miliknya yang selalu berada di sampingnya selama film ini berjalan. Ya, anda harus mengajak anak anda menonton film ini, walau ceritanya panjang dan agak-agak berbau Star Wars campur Avatar dan sedikit Indiana Jones, John Carter mudah dimengerti dan menarik untuk diikuti kok.

Diadaptasi dari buku berjudul A Princess of Mars, John Carter menjelma menjadi film petualangan yang paling asyik yang saya tonton sementara untuk tahun ini. Ceritanya sebenarnya agak dikaitkan dengan keadaan John ketika di bumi, coba anda asumsikan bangsa thark adalah suku indian, sedangkan kota helium dan kota zondanga adalah kedua kubu yang ada di perang sipil Amerika pada waktu itu, sederhana bukan? Film ini memang membawa pesan kedamaian dan anti perang walau keberadaan Matai Shang yang diperankan Mark Strong benar-benar tidak ada sangkut pautnya dan sangat misterius (dia itu tuhan atau “tuhan” sih?) John Carter tetap seru dan lebih seru jika ditonton versi 3D-nya, yang sayang sekali saya tidak melakukannya, he-he.

Jangan kaget ketika diakhir film bagian credit title, film ini didedikasikan untuk mendiang Steve Jobs, betul sekali, mau bagaimanapun Steve Jobs adalah bagian penting dalam sejarah Walt Disney Pictures, saya rasa film ini sangat pas sekali timingnya untuk didedikasikan kepada beliau karena temanya yang sangat visionaris, senada dengan visi dan misi Steve Jobs. So, anda mencari tontonan super seru minggu ini? Sebelum The Raid menggebrak, ada baiknya anda mencoba menonton dulu John Carter, saya jamin seru! well, enjoy the movie and prepare to ride to the Mars!

Rating: 3.5/5

3 thoughts on “John Carter (2012/US)

    • dari yg gw baca sih judulnya sengaja dibuat kaya gitu ma si sutradara biar kesannya lebih “universal” katanya😀 jadi kan bakal bertanya tanya penonton kaya gw, siapa sih john carter??? hehe

      Like

  1. Pingback: Biaya ke Planet Mars di India Lebih Murah dari Modal Film Gravity | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s