Young Adult (2011/US)


It sucks to be you Mavis, really sucks

Menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan. Menurut saya kalimat mutiara yang biasa ditemukan di timeline Twitter tersebut berhasil merepresentasikan film terbaru Charlize Theron yang berjudul Young Adult ini. Datang dari tim sukses film Juno, yaitu Jason Reitman dan Diablo Cody, tanpa diduga Young Adult menyuguhkan kisah yang lebih dewasa dan lebih menohok daripada kisah sederhana Juno tahun 2007 lalu. Ya, sudah waktunya memang Diablo Cody dan Jason Reitman bersatu kembali, film seperti ini mungkin hanya bisa anda temukan setahun sekali, drama yang bernuansa depresif tapi penuh dengan kekonyolan.

Mavis (Charlize Theron), seorang penulis buku chicklit (khusus remaja) sedang di ujung tanduk, karirnya mandek setelah buku chicklit yang ditulisnya berhenti diproduksi, ditengah kegalauannya, Mavis menemukan hal lain di inbox emailnya, dimana sang mantan pacarnya dulu ketika sekolah, Buddy (Patrick Wilson), sudah mempunyai bayi. Merasa kesepian, Mavis pulang kampung ke kota kelahirannya dimana dia menghabiskan waktu untuk sekolah dan pacaran dengan Buddy disana. Bertemu dengan banyak teman lama, salah satunya adalah Matt (Patton Oswalt) yang tahu betul bahwa Mavis sebenarnya sudah “sinting” karena ingin merebut kembali Buddy yang notabene pria yang sudah menikah untuk kembali lagi dengannya seperti masa lalu. Seperti yang saya bilang di awal, dewasa itu pilihan, dan Mavis tidak memilih hal tersebut selama hidupnya.

Tipikal film yang ditulis Diablo Cody, Young Adult menampilkan drama kehidupan yang kadang pahit, kadang manis dan kadang lucu dengan sangat indah dan seimbang. Tidak bisa dipungkiri penampilan Charlize Theron disini adalah penentu cerita film ini mau dibawa kemana. Menjadi Mavis, Charlize Theron tidak tanggung-tanggung menjadi seorang wanita paruh baya yang super mengesalkan dan tak beradab, perilaku negatifnya terasa dari awal film hingga akhir film, dan lucunya, banyak saja dialog-dialog konyol yang mengundang tawa tiap kali Mavis sedang bersama Matt, ya, walau mereka berbeda jenis kelamin, tapi aura “bromance” diantara Mavis dan Matt dapat dikatakan juara!

Sebenarnya tidak ada kejadian besar yang dibahas di film ini, yang ada hanyalah kegilaan Mavis yang diekspos gila-gilaan oleh Diablo Cody, betapa menyedihkan hidup seorang Mavis yang masih mencari kebahagiaan di umurnya yang sudah menginjak 37 tahun, hal tersebut menjadi tambah menyedihkan ketika kebahagiaan yang ia maksud adalah merusak kebahagiaan orang lain, film ini sebenarnya depresif tapi gaya penuturan ceritanya sangat menarik dan kocak di satu sisi, well tidak salah Young Adult masuk nominasi Best Original Screenplay di WGA Award beberapa bulan kebelakang, Diablo Cody memang pintar meracik cerita kehidupan biasa menjadi luar biasa.

Jangan lupakan penampilan Patrick Wilson dan Patton Oswalt yang mendukung penuh penampilan Charlize Theron sebagai seorang wanita stress. Ditambah dengan beberapa scoring musik rock jadul yang memorable dan opening scene yang menurut saya opening scene terbagus yang pernah saya lihat di tahun ini (kapan lagi anda bisa melihat kinerja sesungguhnya mesin pemutar kaset di dalam mobil?) Young Adult benar-benar menyuguhkan cerita chicklit yang khusus ditujukan untuk orang yang sudah bukan remaja lagi, ada ironi memang di judulnya, but, I must admit, this whole movie is superb and brilliant! You must enjoy it guys, it’s a must!

Rating: 4/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s