Shame (2011/UK)


I bet you all like the scene taken in this room?!

Saya rasa tidak semua orang akan suka film yang baru saya tonton ini, karena ceritanya sangat tabu di mata orang banyak apalagi orang Indonesia. Shame adalah film yang baru saya tonton, kenapa saya katakan bahwa film ini tidak untuk semua orang? Simple saja, film ini menceritakan kehidupan seorang pecandu seks tingkat tinggi yang jelas bisa menjijikan bagi sebagian orang atau sebaliknya, he-he. Tapi harus saya akui, film ini bukan hanya tentang seks saja, tapi tentang kehidupan dibelakangnya, rasa malu dan perilaku pasif dibelakangnya. Datang dari sutradara kelahiran London, Steve McQueen, yang jujur ini baru pertama kali saya tonton filmnya, toh ternyata Shame memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga dalam bentuk yang memilukan.

Brandon (Michael Fassbender) adalah pria yang bisa dibilang seorang pecandu seks akut, dari mulai seks di dunia maya sampai seks di dunia nyata, semua sudah dilakukannya. Kehidupannya sangat tertutup, sederhana tapi mematikan, he-he. Hingga suatu hari datang adiknya, Sissy (Carey Mulligan), yang secara tidak langsung mengganggu “siklus” kehidupan nyata dan kehidupan seks Brandon yang selama ini berjalan normal. Apakah Brandon akan tinggal diam dan melanjutkan kehidupannya atau dia akan “berubah” seiring kedatangan adiknya?

Termasuk film yang paling banyak dibicarakan akhir tahun kemarin, apalagi berkat kehadiran Michael Fassbender yang sedang naik daun karena film-film kerennya, dan tiba-tiba ia muncul di film drama seks super depresif ini, maka selain menonton 70% adegan seks yang ada di film ini, saya juga menonton bagaimana seorang pecandu seks harus menghadapi hidupnya jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. Kalau bisa dibilang, film ini mempunyai alur yang sangat lambat tapi tidak akan membuat anda ketiduran (khususnya pria). Selain adegan seksnya yang bisa dibilang agak-agak semi porno, scoring musiknya yang bernuansa kelam juga yang membuat saya “terjaga” selama menonton film ini.

Jangan lupakan sinematografi ala film-film indie yang beralur kelam dan lambat ala Gus van Sant bisa anda nikmati di film yang sebenarnya mengeksploitasi rasa malu seorang pecandu seks yang sudah terlalu ekstrim. Simple saja, makin banyak kita memikirkan seks, makin lupa kita dengan kehidupan pribadi, apalagi yang berhubungan dengan keluarga, hal tersebut digambarkan dengan kedatangan Sissy yang sebenarnya ingin mendapat perhatian dari sang kakak, tapi sayang Brandon seperti tidak peduli dan hubungan mereka diakhiri dengan ending yang mind-fucked! Ya, ending film ini benar-benar mengaduk-ngaduk emosi saya pribadi, totally mind-fucked!

Suka atau tidak, Shame benar-benar merepresentasikan kehidupan para pecandu seks yang sadar atau tidak sadar, sebenarnya banyak orang yang seperti Brandon, yang malu dan menyembunyikan rapat-rapat kehidupan seksnya. Seperti yang saya bilang sebelumnya, film ini mungkin tidak untuk semua orang, tapi film ini cocok di mata saya, bukan karena adegan syur-nya yang banyak, tapi karena ceritanya yang lumayan seperti sedikit menceramahi, he-he.

Well, Shame cocok bagi anda yang butuh tontonan “beda dari yang lain” dan sedikit depresif. Belum lagi faktor Michael Fassbender yang memerankan karakternya dengan sangat “total” didukung Carey Mulligan yang berperan menjadi sang adik, keduanya menyuguhkan chemistry saudara yang lumayan brutal dan depresif. Enough said, no shame if you want to watch this movie, just enjoy guys!

Rating: 3.25/5

6 thoughts on “Shame (2011/UK)

  1. Saya penasaran antara adik dan kakak ini, sebenernya ada apa diantara mereka, kalo hanya karena si sissy kurang perhatian sama si david ga mungkin si david sampe segitunya! Sama apa maksud omongan si sissy yg kurang lebih seperti ini “we are not bad people, we just came from a bad place”??

    Like

    • kebalik mungkin, si david yg gak perhatian sama sissy, asumsiin aja kalau mereka itu berasal dari keluarga broken home, maka statement “we are not bad people, we just came from a bad place” itu masuk akal, makanya beranjak dewasa, semuanya misah, dan sissy ngerasa kalau david itu satu2nya anggota keluarga dia karena emang dia kakanya, gak pernah kan mereka nyinggung masalah ortu sekalipun, itu jg yg nguatin latar belakang david dan sissy tumbuh jadi orang yg punya habit yg aneh dan kacau, apalagi david yg udah akut bgt kecanduan seksnya.

      intinya sih gampang aja kl menurut gw, gimana sih rasanya kalo lu jd orang yg introvert dan punya habit yang sehari hari berjalan normal, tiba2 ada org dateng nginep di rumah lu sampai waktu gak ditentukan, apalagi org tersebut saudara yg udah lama gak ketemu, pasti siklus hidup lu agak berantakan bukan? yg dulunya web sex dll santai dan tenang, jadi berantakan gara2 ada si sissy setiap saat, ibaratnya ngeganggu kebutuhan hidup lu yg paling besar, kasarnya kalo lu gak bisa ngelampiasin nafsu hari ini, hidup lu bakal ga tenang, makanya sampai ada scene si david sampai ke klub gay segala, because he need that.

      kok jadi panjang gini ya ceramahnya, hehe, yg jelas, film ini lumayan bagus lah sisi depresifnya😀

      Like

      • oh ya bnr kebalik, haha.
        Oh iya sih bnr juga, tapi kaya yg ganjal aja gitu, terutama si sissynya itu loh kaya ke pacar gitu ke si david, sempet beramsumsi jngan jangan mereka berdua pernah menjalin hubungan “terlarang” gitu!
        komennya mantab bro, and Nice review by the way!
        Udh nonton “god bless america” bro? Itu film mantep loh, ditunggu loh review nya, hehe!

        Like

      • hehe thanks a lot, btw god bless america gw udah donlot, masih tersimpan rapih di hardisk, sip deh, kalo udah direkomenin gini, film itu pasti gw masukin waiting list buat ditonton secepatnya, maklum suka bingung mau nonton apa saking kebanyakan😛

        Like

  2. Pingback: Don Jon (2013/US) | zerosumo

  3. Pingback: 12 Years a Slave (2013/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s