Contraband (2012/Remake/US)


The real smuggler is here!

Ketika bicara film action yang menghibur, percayalah kepada Mark Wahlberg, di film action manapun dia ambil bagian, saya pikir filmnya selalu seru dan menghibur, sama seperti film terakhirnya yang berjudul Contraband, sebuah film yang diremake dari film asal Islandia berjudul Reykjavik-Rotterdam yang rilis tahun 2008 silam. Bedanya, di film Contraband, sutradaranya adalah pemeran di film aslinya, yaitu Baltasar Kormákur yang menjadikan Contraband sebagai film Amerika pertamanya.

Ternyata bisnis barang selundupan bukan bisnis sepele di Amerika sana, ketika seorang penyelundup amatiran bernama Andy (Caleb Landry Jones) hampir tertangkap polisi bea cukai, barang selundupan berupa narkoba dia buang begitu saja ke laut, tapi tentu saja sang pembeli, Briggs (Giovanni Ribisi) tidak senang akan hal tersebut, maka jika Andy tidak membayar narkoba yang dibuangnya dengan uang cash, maka keluarga Andy akan menjadi sasaran tembak! Beruntung Andy ditolong kakak iparnya yang menjadi “legenda” hidup di dunia penyelundupan, Chris Farraday (Mark Wahlberg) yang sudah pensiun dari dunia penyelundupan bersama rekannya Abney (Ben Foster) berusaha menolong Andy dengan cara back to action! Kembali menjadi penyelundup untuk terakhir kalinya agar bisa membayar kerugian yang disebabkan Andy.

Percayalah, film ini memang mempunyai tema yang terbilang jarang dipakai untuk kelas film action, tapi ternyata dunia penyelundupan barang antik, narkoba hingga uang palsu bisa menjadi seru ketika saya menonton film ini dari awal hingga akhir. Apalagi porsi aksinya sangat pas, tidak berlebihan dan tidak bertele-tele, belum lagi ditambah trik-trik jitu menyelundupkan barang dengan rapih, hampir mirip dengan aksi perampokan cantik yang dilakukan oleh kawanan Danny Ocean di Ocean’s Eleven. Mark Wahlberg patut menjadi perhatian utama di film ini, walaupun begitu jangan lepaskan pandangan anda pada karakter yang dimainkan oleh Ben Foster, karena film ini menyimpan cerita yang dibalut twist sederhana di akhir tapi cukup memberikan tensi ketegangan yang luar biasa.

Ternyata bisnis barang selundupan memang bukan bisnis sepele, dimana kita sebagai seorang penyelundup harus menentukan tahapan yang dilakukan seperti memilih kru hingga mengatur jalan keluar. Kekuatan cerita ini berada dibalik tahapan-tahapan tersebut yang dibangun perlahan-lahan dengan sangat apik oleh sang sutradara debutan, ditambah aksi kucing-kucingan di kapal kargo antara Chris dan sang kapten kapal yang diperankan lumayan kocak oleh J.K. Simmons dan aksi baku tembak ala gangster Amerika Selatan yang dipimpin oleh Diego Luna si anak hilang, membuat film yang saya sendiri tidak tahu apa arti dari judulnya, Contraband ini menjadi semakin seru untuk ditonton.

Smuggling like a boss, mungkin itulah kalimat yang paling tepat untuk disematkan kepada karakter yang diperankan Mark Wahlberg, karena ternyata bukan perampokan saja yang bisa dibuat menjadi sebuah film seru nan menegangkan dan penuh trik dan intrik, ternyata film bertema penyelundupan pun oke punya dan tidak kalah serunya. Walau di akhir film ini mempunyai ending yang “too good to be true”, saya pikir tak masalah, saya masih bisa menikmatinya, benar-benar film aksi yang menghibur dari Mark Wahlberg, you must enjoy this one!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s