The Raven (2012/US)


Seems like something I wrote in one of my stories

Terakhir saya menyaksikan film yang dibintangi John Cusack adalah film time travel konyol Hot Tub Time Machine dua tahun lalu, sudah lama sekali memang, sampai akhirnya saya berkesempatan menonton film terbarunya yang berjudul The Raven, dan penyair kenamaan pada tahun 1800-an bernama Edgar Allan Poe adalah karakter yang ia perankan di film yang digarap oleh sutradara yang berhasil memukau saya lewat V for Vendetta, yaitu James McTeigue. Well, tidak sememukau V for Vendetta, The Raven tetap memberikan tontonan yang menegangkan walau terbilang mudah dilupakan.

Ternyata sang penyair sekaligus penulis puisi sekaligus kritikus, Edgar Allan Poe (John Cusack) mendapat rival terberat sebelum ajal menjemputnya. Ketika itu ada seorang pembunuh yang terinspirasi dengan karya-karya ‘gore’ milik Poe dan mulai membunuh para korbannya tidak jauh beda dengan karya-karya Poe, sampai akhirnya, cinta sejati Poe, Emily (Alice Eve) diculik oleh si pembunuh. Maka dengan bantuan inspektur Fields (Luke Evans), Poe berusaha menuntaskan permainan si pembunuh yang melakukan metode pembunuhannya sama persis seperti cerita-cerita pendek nan sadis yang ditulis Poe.

Saya tidak pernah membaca satupun karya Edgar Allan Poe, yang saya tahu dia adalah salah satu sastrawan terkemuka jaman dulu, dan penyebab kematiannya sangat misterius, dan entah apa itu ada hubungannya dengan film ini, saya tidak tahu juga, tapi yang jelas, film berdurasi 110 menit ini lumayan memberikan cerita menegangkan sebelum ajal menjemput Poe. Tidak seperti Sherlock Holmes, disini Poe harus bergulat dengan waktu dan ingatan tentang karya-karya yang pernah ditulisnya dalam menemukan si pembunuh yang memakai metode ala Jigsaw dalam membunuh korbannya. Walau film ini sangat kental dengan bahasa sastra ala jaman Edgar Allan Poe (tapi tidak lebih berat dari film Coriolanus) tapi saya masih bisa mengikutinya, dan saya lumayan terhibur.

Entah cocok atau tidak pemilihan John Cusack sebagai Edgar Allan Poe, yang jelas rasa kangen saya akan aktor yang pernah menjadi ikon film-film drama romantis beberapa tahun yang lalu lumayan terobati. Karakter John Cusack di film ini tidak jauh beda seperti di film Identity, bedanya, Identity lebih menegangkan dan lebih asyik dari film ini, entah kenapa kejutan-kejutan yang ada di The Raven seperti sudah bisa terbaca oleh saya, dan setelah pertengahan film, intensitas thrillernya naik turun, sehingga tidak membuat saya terlalu terpaku di depan layar monitor.

Tapi sebagai sebuah tontonan di kala senggang, The Raven lumayan menghibur, walau dialognya terlihat seperti rumit karena muatan bahasa prosanya, alur ceritanya tetap mudah dipahami, dan beberapa adegan ala film Saw pun turut dihadirkan di film ini. Sayang sekali ada beberapa clue yang seperti ingin ‘menipu’ penonton, tapi ketika film ini hampir selesai dan saya mulai bisa membaca siapa pembunuh sebenarnya, clue tipuan sebelumnya seperti sia-sia belaka.

Bukan yang terbaik dari James McTeigue maupun John Cusack memang, tapi karena telah mengobati rasa kangen saya, The Raven bisa menjadi tontonan cocok untuk membunuh waktu luang anda, sedikit Sherlock Holmes berbau Saw mungkin tidak akan membuat anda ngantuk, he-he. Enjoy the mysteries!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s