Seeking a Friend for the End of the World (2012/US)


The last date

Judul yang lumayan panjang dan agak malas diucapkan untuk sebuah film drama apocalypse yang dibintangi oleh Steve Carell dan Keira Knightley, Seeking a Friend for the End of the World. Ya, judul sepanjang itu sudah mencuri perhatian saya jauh-jauh hari sebelum film ini rilis, apalagi temanya terbilang unik dimana sebenarnya judulnya sudah menceritakan semuanya, seorang pria yang mencari teman ketika bumi bersiap untuk hancur lebur karena kejatuhan asteroid. Lalu apa yang menarik dari film yang naskahnya ditulis dan disutradarai oleh Lorene Scafaria, sutradara yang berhasil membius saya lewat film indie yang lengkap dengan musik indienya, Nick and Norah’s Infinite Playlist ini?

Dua minggu sebelum bumi ditabrak asteroid, Dodge (Steve Carell) ditinggal pergi istrinya. Ketika keadaan menjadi makin chaos, tanpa sengaja Dodge bertemu dengan Penny (Keira Knightley), yang selama ini ternyata adalah tetangganya sendiri. Disaat-saat terakhir bumi itulah, Dodge dan Penny yang sama-sama kesepian berusaha untuk menghabiskan waktu-waktu terakhir mereka di bumi dengan berbagai cara, hingga akhirnya, seperti film-film FTV kebanyakan, timbul rasa diantara keduanya, rasa kasih sayang yang sayang sekali datang diambang kehancuran bumi.

Ini bukan film komedi, meskipun ada Steve Carell dan beberapa adegan kocak di dalamnya, film yang berjudul panjang ini mempunyai konsep yang sama dengan film garapan Lorene Scafaria sebelumnya, Nick and Norah’s Infinite Playlist. Dimana ada dua insan yang tidak saling kenal, bertemu di persimpangan jalan (atau kehidupan) yang akhirnya saling mengenal dan mulai timbul rasa yang bisa anda definisikan secara bebas, entah itu cinta atau rasa nyaman. Ya, tanpa sadar, Lorene merubah template anak muda yang jatuh cinta ditengah teka teki konser rahasia band indie dengan sepasang pria dan wanita dewasa ditengah kesemrawutan dunia yang sebentar lagi akan hancur. Beruntung, Steve Carell dan Keira Knightley merupakan pasangan yang memikat para penonton, kisah romansa singkat mereka tidak picisan, tapi berhasil memperlihatkan apa itu kasih sayang sebenarnya, manis.

Mungkin Steve Carell yang berhasil mencuri perhatian disini, sebagai seorang komedian, sosok guyon dan tololnya hilang sementara, digantikan dengan sosok pria paruh baya yang tidak bisa berbuat apa-apa dan kesepian di hari-hari terakhir umat manusia. Ekspresi Steve Carell berhasil menggambarkan itu semua, hampir sepanjang film, ia berhasil menjadi pria paling ‘tabah’ di muka bumi yang sebentar lagi akan hancur. Dipasangkan dengan aktris asal Inggris yang mempunyai tubuh kurang menggoda, bagi saya Keira Knightley sudah lebih dari cukup untuk menjadi pasangan ‘sehidup-semati’ Steve Carell, dibalik penampilan urakannya, Penny, wanita yang ia perankan ternyata sama rapuhnya dengan Dodge, manis sekaligus ironis.

Untuk sebuah film bergenre drama ditengah cerita kiamat, film ini lumayan manis, tapi mungkin saya masih lebih sreg dengan Lorene Scafaria jika ia membuat film yang mempunyai semangat anak muda. Karena nuansa ‘indie’ anak muda masih terasa di film ini, yang menurut saya kurang pas dengan situasi yang diperankan Steve Carell dan Keira Knightley, beruntung masih ada scoring memorable yang ternyata masih enak didengar ketika dunia akan kiamat. Well, bukan drama romantis yang paling manis, tapi yang jelas drama yang paling menenangkan sebelum bumi ditabrak asteroid. Enjoy the movie.

Rating: 3/5

2 thoughts on “Seeking a Friend for the End of the World (2012/US)

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s