Coldplay Live 2012


Yes, you

You use your heart as a weapon

And it hurts like heaven

Coldplay, siapa yang tidak tahu band yang melejit lewat single Yellow 12 tahun yang lalu ini? Kecuali kalau anda baru berumur sepuluh tahun, he-he. Ya, Selasa (13/12) kemarin saya berkesempatan menyaksikan screening dari film konser mereka yang pertama kali rilis setelah “Live 2003”, sudah cukup lama bukan? Ya, saya menonton screening film konser mereka di Blitz Megaplex dengan harga tiket yang lumayan “nendang”. Harga tiketnya Rp 125.000, tapi sudahlah, kapan lagi saya menonton konser band kesukaan saya di layar lebar, padahal film konser ini bakal dirilis dalam bentuk DVD tanggal 19 November besok, tidak jauh dari screeningnya. Tapi mungkin karena sifat eksklusifnya, film konser yang merangkum rangkaian tur album Mylo Xyloto ini diputar serentak di 60 negara dalam waktu satu hari saja, yaitu tanggal 13 November kemarin.

So much colors

Menggerutu karena tiketnya yang mahal dan para pegawai Blitz yang tiba-tiba menjadi sok ketat dalam penjagaan, mengingat takutnya ada yang merekam film konser ini dengan smartphone dan diunggah ke dunia maya dalam format .mkv (bitch please!) saya tidak ambil pusing, saya masuk bersama teman-teman moviegoersBDG yang terlihat antusias (masa sih?) walau harganya Rp 125.000 saya tak mendapat sepeser goody bag, merchandise bahkan snack sekalipun, tapi saya akhirnya bersorak sorai ketika Chris Martin masuk panggung dan langsung membuka konser mereka yang direkam di Perancis, lagu Mylo Xyloto dan Hurts Like Heaven langsung bergema saat itu juga.

Non stop entertaining!

Total 16 lagu dibawakan Chris Martin dkk, dan mayoritas tentu saja dari album Mylo Xyloto, hanya beberapa lagu klasik saja yang mereka bawakan, dan tentu saja Yellow termasuk jajaran lagu klasik yang mereka bawakan. Direkam dari konser mereka di Perancis, Spanyol hingga acara Glastonbury di Inggris, penampilan empat sekawan ini benar-benar menghipnotis, dari awal sampai akhir dan juga diselingi cerita dan keluh kesah mereka selama melakukan tur ini.

Eyegasm!

Momen yang paling membuat ‘eargasm’ dan ‘eyegasm’ adalah ketika mereka membawakan lagu Charlie Brown, dimana ketika itu wristband yang dipakai para penonton mulai menyala sesuai dengan irama lagu, dikendalikan oleh teknisi, menyinari arena konser yang sengaja dibuat gelap sehingga yang terlihat tinggal lautan cahaya kelap kelip yang menambah dramatisasi lagu Charlie Brown semakin terasa. Chris Martin sendiri mengakui bahwa pendapatan konser mereka tidak terlalu banyak karena ia ingin membawa penonton turut serta merasakan pengalaman konser Coldplay dalam lautan cahaya biru-merah selama 90 menit non-stop, bukan teknologi sembarangan, dan alhasil melihat lautan cahaya tersebut di layar lebar kontan membuat saya makin menganga takjub!

Me and my friends

Ditutup dengan lagu hit single dari album Mylo Xyloto, Every Teardrop is a Waterfall, saya meninggalkan audi 2 Blitz Megaplex masih dengan perasaan seperti baru menonton konser Coldplay sungguhan, walau dalam hati saya masih menggerutu karena tiket nontonnya yang mahal, tapi at least keinginan saya untuk menonton konser band favorit di depan layar lebar dengan sound yang mumpuni tercapai juga. Yes, Coldplay Live 2012 merupakan film konser yang layak anda tonton, apalagi kalau anda penggemar berat band asal Inggris ini, just sit and watch!

Rating: 4/5

Scumbag ticket price

NB: Berikut trailer dari Coldplay Live 2012, siapa tahu ada yang belum nonton, he-he.

4 thoughts on “Coldplay Live 2012

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s