Killer Joe (2011/US)


When I can fuck her so hard? when?!

When I can fuck her so hard? when?!

Jadi ceritanya setelah menjadi seorang pengacara supel di Lincoln Lawyer, Matthew McConaughey terus menjajal kemampuan aktingnya dengan peran-peran yang lebih serius dan lebih menantang. Terbukti di film Killer Joe yang baru saya tonton ini, Matthew McConaughey menjelma menjadi seorang pembunuh bayaran yang mempunyai profesi harian sebagai detektif, hanya saja disini ia mempunyai perangai seksual yang aneh. Mungkin itu sekilas gambaran dari karakter Joe the killer di film yang naskahnya diangkat dari drama panggung broadway milik Tracy Letts, disutradarai oleh William Friedkin, ternyata Killer Joe menjadi salah satu film ‘gila’ yang bisa membuat anda berkata “dafuq did I watch?!” setelah film ini berakhir.

Seorang bandar narkoba bernama Chris (Emile Hirsch) mulai kehabisan akal karena ia berhutang pada seorang rentenir kejam, bingung darimana lagi ia mendapatkan uang, Chris pun berniat untuk membunuh ibunya yang mempunyai asuransi jiwa bernilai tinggi. Chris tidak sendiri, tindakannya didukung oleh ayahnya, Ansel (Thomas Haden Church), ibu tirinya, Sharla (Gina Gershon) bahkan adiknya yang masih polos, Dottie (Juno Temple). Maka mereka pun meminta bantuan Joe Cooper (Matthew McConaughey) untuk membunuh ibunya, sayangnya rencana Chris tidak berjalan semestinya, apalagi ketika ia sadar bahwa Joe ternyata mempunyai permintaan yang tidak-tidak kepada keluarga Chris.

Film ini mungkin terlihat normal dari awal, seperti film-film crime pada umumnya dimana ada sebuah skema pembunuhan yang tidak berjalan sesuai rencana sehingga harus ada korban berjatuhan dari dua belah pihak. Tapi tidak untuk Killer Joe, dimana pembunuhan yang dilakukan disini bukanlah fokus utama ceritanya, melainkan hubungan Joe dengan Chris dan keluarganya yang sama-sama stress. Ya, Joe meminta lebih dari sekedar uang muka untuk melakukan pembunuhan ini, ia meminta Dottie yang notabene masih muda untuk melakukan you-know-what-I-mean.

Bahkan kehebatan Joe belum berakhir sampai disitu, setelah ia mengetahui fakta sebenarnya bahwa ada salah satu anggota keluarga yang berkhianat, Joe menyiksa orang tersebut dengan menggunakan sepotong ayam goreng tepung. Diantara kejam, sakit jiwa atau entah lucu, Killer Joe memang film yang banyak memberikan momen-momen “what the fuck!” sepanjang saya menonton film berdurasi kurang lebih 90 menit ini.

Penampilan Matthew McConaughey mungkin menjadi sorotan utama disini, karena ia berhasil memerankan karakter pembunuh bayaran yang keji dan sedikit ‘aneh’ dengan sempurna. Sementara karakter pendukung lain tampil sama bagusnya, dari mulai Emile Hirsch, Thomas Haden Church, Gina Gershon hingga Juno Temple yang bermain buka-bukaan secara frontal disini. Ya, anda tidak salah baca, sekali lagi saya ulangi, pokoknya banyak momen-momen “what the fuck!” kalau anda menonton film ini. saya pun tidak menduga Juno Temple akan berakting sefrontal itu, tapi yang jelas film ini menyimpan banyak kejutan selain adegan nudity-nya, kekerasan yang realistis pun menjadi nilai tambah dari film yang bisa dibilang mempunyai selera humor yang agak suram ini.

Penampilan lima karakter utama di Killer Joe saling mengisi dan saling melengkapi, bisa dibilang komposisi aktor dan aktris yang tampil disini merupakan komposisi paling klop di film yang saya tonton sepanjang tahun ini. Bukan hanya Matthew McConaughey saja, tapi hampir semua karakter di film ini berhasil mencuri perhatian saya, what a great ensemble cast! Tidak aneh film ini menarik, karena biasanya film yang diangkat dari drama panggung terkenal selalu bagus kalau dijadikan film, coba saja tonton Carnage yang sama-sama diangkat dari drama panggung. So, penasaran? Langsung saja tonton kegilaan Joe disini, enjoy the madness!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s