Step Up Revolution (2012/US)


Meet the revolution crew!

Meet the revolution crew!

Saya tahu, sebentar lagi anda akan mencemooh saya karena ternyata saya juga senang menonton film orang-orang menari yang satu ini. Apa lagi kalau bukan franchise film Step Up, dan tahun ini, Step Up kembali hadir dengan film keempatnya yang berjudul Step Up Revolution, yang sebenarnya sama sekali tidak merevolusi dunia tarian dalam bentuk apapun, tariannya masih sama, street dance tapi dengan tren yang sedang hype belakangan ini, yaitu tren flash mob.

Alkisah di Miami, kota tercinta Dexter yang gemar memutilasi para penjahat, ada seorang pria bernama Sean (Ryan Guzman) yang sedang berjuang bersama krunya untuk mendapatkan hits paling banyak di Youtube, yaitu dengan cara menari flash mob. Bagi yang belum tahu apa itu flash mob, saya terangkan sedikit, intinya ada segerombolan orang yang tiba-tiba menari di tengah keramaian orang yang sama sekali tidak tahu-menahu bahwa akan ada segerombolan orang menari di tempat tersebut. Ya, kru Sean yang bernama The Mob telah berhasil membombardir jalanan hingga pusat keramaian Miami dengan aksi street dance mereka yang enerjik.

Sambil berjuang mendapatkan hits paling banyak di Youtube, di tengah jalan Sean bertemu dengan Emily (Kathryn McCormick), gadis cantik yang suka menari balet, yang kebetulan anak seorang pengusaha property bernama Bill (Peter Gallagher), yang secara kebetulan (lagi) bakal membangun hotel di lingkungan tempat tinggal Sean dkk. Dari situ anda tidak usah ambil pusing lagi, karena jalinan cerita akan mengalir layaknya FTV di negara kita yang sudah terkenal dari Sabang sampai Merauke. Dari situ, anda cukup nikmati saja tariannya, karena kalau tariannya jelek, apalagi yang menjual dari film yang punya film saingan bertema sama dari negara sebelah ini?

Sebenarnya sejak Step Up 3 saya jadi mengikuti film yang mengandalkan tarian freestyle nan keren ini, tapi sayang, rasanya saya terlalu berekspektasi tinggi pada installment keempatnya ini. Ya, petualangan Sean yang terlihat memamerkan bentuk tubuhnya yang luar biasa atletis konyol di sebagian besar adegan-adegan film ini terbilang terlalu standar karena tidak ada lawan yang seimbang, tidak seperti Step Up 3 dimana The Pirates mempunyai lawan yang sama asyiknya dengan mereka. Atau memang karena saya selalu suka film yang berbau persaingan, ibaratnya battle rap, street dance pun tidak seru kalau tidak diadu dengan kru street dance lainnya.

Disini, Sean dkk malah melawan Bill sebagai simbol kapitalisme modern yang suka menghambur-hamburkan uang untuk membangun hotel daripada memperhatikan anak gadisnya yang dibawa kabur oleh Sean ke daerah kumuh Miami (tipikal FTV bukan?). Maka flash mob pun banyak terjadi di tempat-tempat penting, seperti gedung perkantoran, museum hingga pelabuhan, bentuk protes katanya, karena The Mob adalah bagian dari kultur Miami (katanya).

Bisa dibilang Step Up Revolution tidak menyuguhkan aksi adu street dance yang sengit, tapi lebih menonjolkan street dance dalam sebuah flash mob yang memang masih breathtaking, tidak lupa irama musik dubstep pun terus mengiringi tarian yang dilakukan sean dan krunya yang banyak tapi hanya sekitar lima orang yang ditonjolkan di film ini. Beruntung kehadiran beberapa karakter dari film terdahulu lumayan mengobati rasa kangen saya, apalagi ketika Moose (Adam G. Sevani) hadir dengan gaya street dancenya yang sudah menghipnotis dari awal, sayang porsinya sangat sedikit, mau bagaimana lagi, Sean yang terlihat seperti ‘agak’ gay lebih menjadi sorotan disini.

Nasi sudah menjadi bubur, percuma saya ngomel tidak jelas karena filmnya pun sudah rilis berbulan-bulan yang lalu. Yang jelas, tidak menutup kemungkinan saya akan menonton film-film Step Up lagi, saya harap aroma persaingan seperti Step Up 3 bisa tersaji lagi daripada persaingan memperebutkan cinta anak seorang kapitalis. Oiya, adegan paling janggal adalah ketika flash mob terakhir di film ini ditutup dengan dansa Sean yang duet dengan Emily, hal tersebut seperti membuat hati saya kembali mellow setelah sebelumnya dibuat berapi-api oleh gerakan-gerakan maut para street dancer disini, what the fuck, man?! Dansa tersebut menghancurkan aura Moose yang sudah tampil dengan kerennya disini walau hanya sepuluh detik, what a waste!

So, sebagai tontonan ringan yang menghadirkan banyak goyangan dari para aktor dan aktrisnya yang seksi, Step Up Revolution bisa tetap menjadi pilihan utama anda, tapi kalau ditanya soal kepuasan, saya kurang puas dengan Step Up Revolution, karena bagi saya revolusi mereka di film ini masih kurang keren, just cut the crap, we don’t need flash mobber, we just need the actual battle dance, and bring back Moose! But, enjoy this movie anyway.

Rating: 3/5

4 thoughts on “Step Up Revolution (2012/US)

  1. saya dulu juga kurang tertarik sama film beginian, tapi dikenalkan sama adik saya akhirnya suka juga, walaupun gak nonton dari seri pertama, agak sedikit kecewa karena film nya gak ada adu dance lg.

    Like

  2. Menurut aku nih ya, step up 1 ngebosenin banget dari awal. sampek nggak pernah aku buka lagi filenya sampe sekarang. Step up 2 ya..rada mendingan sih. Step up 3D mulai suka sama Moose tuh. Step Up revolution kereeenn ! walaupun banyak tarian dari emely yang nggak aku suka. Dan Moose cuman tampil gitu doang ?? tapi di step up all in tambah keren coy !

    Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s