Dredd (2012/US)


Time to judgement day!

Time to judgement day!

Entah kebetulan entah tidak, tapi mungkin anda sudah bosan mendengar selentingan orang yang mengatakan bahwa film Dredd ini merupakan tiruannya The Raid. Sebenarnya saya bangga karena ternyata film lokal kita bisa menginspirasi sineas mancanegara untuk membuat film action yang mirip dengan The Raid, bukan mirip pertarungan tangan kosongnya, melainkan mirip konsep ceritanya. Dimana ada seorang polisi yang masuk ke sebuah apartemen kumuh yang dikuasai oleh mafia kejam hingga akhirnya si polisi tersebut terjebak di dalam apartemen itu dan harus berjuang mati-matian tiap lantainya demi menangkap dalang dari semua kriminalitas yang terjadi di kota ini.

Si polisi tersebut bernama Dredd (Karl Urban), seorang penegak hukum yang tidak pernah melepaskan helmnya sekalipun di film ini, ditemani seorang rookie cantik yang mempunyai kekuatan telepati bernama Anderson (Olivia Thirlby), mereka menyelidiki kematian tiga orang di sebuah apartemen kumuh berlantai ratusan (ceritanya jauh di masa depan). Tiga mayat yang diselidiki Dredd mati karena dilempar dari lantai paling atas oleh anak buah Ma-Ma (Lena Headey), gembong mafia wanita bercodet yang menyeramkan dan gemar memproduksi narkoba jenis baru bernama slo-mo, dimana waktu akan berjalan lebih lambat dari semestinya ketika orang menghisap slo-mo. Dari sini, cerita sudah bisa ditebak, Dredd dan Anderson dikunci oleh Ma-Ma, dan mereka harus bersiap menghadapi gempuran anak buah Ma-Ma di setiap lantainya, just like The Raid.

Serupa tapi tak sama, dimana Hollywood tidak mungkin dalam seribu tahun kedepan menyamai pertarungan epik Iko Uwais dengan Yayan Ruhian, maka digantilah pertarungan epik tersebut dengan baku tembak antara Dredd yang dipersenjatai pistol yang mempunyai lusinan jenis peluru dengan para anak buah Ma-Ma yang sama sekali hanya menjadi latihan tembak-tembakan Dredd dan Anderson semata. Selain itu, kehadiran Anderson sebagai orang yang bisa telepati menambah warna tersendiri supaya film ini tidak terlalu mirip The Raid, karena jika tidak ada Anderson, setangguh apapun Dredd, dirinya pasti akan tewas diberondong gatling gun dari segala arah.

Mungkin Lena Headey tidak semengerikan Ray Sahetapy, tapi untuk seorang wanita kejam, Lena Headey cukup baik menggambarkan sosok Ma-Ma yang bercodet dan tak kenal ampun itu, bahkan kematiannya di film ini menjadi adegan yang paling mencerahkan saya, karena kapan lagi anda melihat adegan orang terjatuh dari lantai paling atas hingga kepalanya pecah tapi dengan adegan slo-mo yang diakibatkan oleh narkoba miliknya sendiri, namanya memang konyol, tapi adegan kematiannya super keren.

Karl Urban mungkin tidak segarang Sylvester Stallone disini, tapi suara dan pergerakan tubuhnya cukup menggambarkan karakter Judge Dredd yang otentik dengan komiknya, dingin, tak berperasaan dan killing frenzy. Sama halnya dengan Olivia Thirlby yang menjadi karakter pemanis disini, aktingnya memang tidak begitu istimewa, tapi bisa anda bayangkan betapa membosankannya film ini jika kita hanya disuguhi adegan Dredd membantai semua kriminal dengan pistol canggihnya, we’ve seen a lot of action movies like that, right? Maka beruntung adegan action film ini tertolong dengan variasi aksi dari Anderson sebagai rookie yang sebenarnya kekuatan telepatinya tidak terlalu berpengaruh disini.

Mau disebut rip-off ataupun plagiat The Raid, setidaknya film remake garapan Pete Travis yang satu ini lebih mengasyikkan daripada Judge Dredd terdahulu, tidak basa basi, darah yang muncrat kemana-mana, pokoknya tipikal action brainless ala Hollywood (rasa Indonesia) yang lumayan seru tapi mudah dilupakan. Apapun kata orang, anggap saja anda menonton film ini tanpa pernah mengetahui film The Raid sebelumnya, maka Dredd is an OK film, not bad but not very good too, just enjoy the slo-mo death guys!

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s