Les Misérables (2012/UK)


I dreamed a dream in time gone by...

I dreamed a dream in time gone by…

Dalam hitungan minggu kita akan tahu siapa yang akan menjadi film terbaik Oscar tahun ini, maka tak ada salahnya saya mulai menonton beberapa film nominasi Oscar yang sebenarnya tidak terlalu saya perhatikan, seperti film Les Miserables ini. Film yang disutradarai oleh Tom Hooper, yang sebelumnya memenangkan Oscar dengan The Kings’s Speech-nya, merupakan sebuah film musikal yang diisi oleh jajaran aktor Hollywood ternama, diangkat dari pertunjukan panggung Broadway, Les Miserables yang sebenarnya merupakan adaptasi dari buku karangan Victor Hugo ini ternyata lumayan memberikan pengalaman menonton film musikal yang berbeda dari film-film musikal kebanyakan.

Ceritanya berkutat di seorang pria yang baru saja bebas bersyarat dari hukuman penjara selama 20 tahun, pria tersebut bernama Jean Valjean (Hugh Jackman). Seburuk-buruknya kehidupan Jean Valjean di penjara, ia memutuskan untuk menghilang sementara dan setelah sekian tahun lamanya menghilang ia menjadi pribadi yang baru, disegani dan dihormati orang-orang. Tapi sayang, seorang penegak hukum yang pernah memenjarakan Jean Valjean, Javert (Russell Crowe), masih terus mengintai dirinya, hingga suatu saat Jean Valjean bertemu dengan Fantine (Anne Hathaway), seorang wanita yang pernah bekerja untuk dirinya dan sedang sekarat. Jean berjanji untuk mencari anak Fantine yang bernama Cosette (Amanda Seyfried) dan bersedia membesarkannya sepenuh hati. Pertemuan tersebut merubah hidup Jean Valjean ketika ia menyaksikan Cosette tumbuh besar di sisinya, sementara masa lalunya yang kelam masih mengintainya, yaitu Javert yang tak pernah pantang mundur untuk menjebloskan Jean Valjean ke dalam penjara lagi. Seperti tagline film ini, Les Miserables adalah film musikal yang sarat dengan pesan moral yang tidak jauh-jauh dari kata fight, dream, hope dan love.

Film ini adalah film musikal yang nyanyiannya sudah dimulai dari menit pertama Les Miserables dimulai, hebatnya adalah, semua lagu yang dinyanyikan oleh para karakter-karakter film ini direkam langsung berbarengan dengan pengambilan gambarnya, tidak ada lip sync dan musik justru baru dimasukan ketika pasca produksi, sebuah terobosan besar dalam film musikal karena bertujuan untuk menangkap langsung emosi dari para aktor dan aktris yang harus saya akui semuanya hampir bernyanyi dengan sempurna, at least enak didengar.

Hal tersebut makin dikukuhkan dengan adegan dimana Anne Hathaway menyanyikan lagu “I dreamed a dream” dengan sangat mulus dan menyayat hati saya. Ya, adegan tersebut adalah sebuah adegan yang paling berkesan di film ini, dimana adegan tersebut diambil utuh, tidak ada cut sama sekali dan Anne Hathaway mampu menyanyikan lagu tersebut dengan sangat total, dimana kekuatan emosi yang terpancar dari suara dan ekspresi wajahnya bukan main luar biasa, momen dimana saya terdiam menonton sebuah film musikal, di satu sisi suara merdunya sangat enak didengar, tapi di sisi lain makna lagunya sangat menyayat perasaan yang mendengarnya, bravo cat woman!

Diluar konser ‘solo’ Anne Hathaway yang epik tersebut, film ini masih menyimpan banyak kejutan, dari mulai duet Sacha Baron Cohen dengan Helena Bonham Carter yang jenaka sekaligus menyebalkan hingga kegigihan duo Australian yang selalu beradu syair dari awal sampai akhir film ini. Bisa dibilang Hugh Jackman lebih bersinar daripada Russell Crowe di sini, tidak aneh sang pemeran Wolverine tersebut masuk nominasi Best Performance by an Actor in a Leading Role di Oscar tahun ini, kita lihat saja, apakah pengorbanan Hugh Jackman tidak minum air selama 36 jam demi membuat kantung matanya terlihat seperti seorang tahanan yang disiksa bertahun-tahun itu akan terbayar?

Overall, dengan durasi panjang yang sebenarnya sudah biasa di sebuah film musikal, Les Miserable merupakan film musikal yang banyak memberi pesan kedamaian dan belas kasih di dalamnya diluar tema cinta yang sebenarnya menjadi landasan paling utama di film ini. Dari pengorbanan cinta hingga pengorbanan nyawa untuk negara tercinta, semua tersaji dengan apik dan diakhiri dengan indah di film yang mungkin akan memenangkan piala Oscar untuk Anne Hathaway nanti. Ya, sebuah film musikal ambisius berskala besar dari Tom Hooper, apakah akan sesukses The King’s Speech di ajang yang menyimpan banyak kejutan itu? Kita lihat saja, tapi untuk sementara, apalagi bagi anda yang suka film musikal, Les Miserables tidak boleh dilewatkan sama sekali, dan siap-siap merinding ketika lagu “I dreamed a dream” berkumandang! Enjoy guys!

Rating: 3/5

7 thoughts on “Les Misérables (2012/UK)

    • Haha, emang musikal segementasinya gak begitu luas, gw juga gak akan kuat kalo nonton ini lagi, cukup sekali, gw salut aja ama effort Tom Hooper buat mengembalikan makna “musikal” lewat film ini, tapi untuk nominasi Oscar, menurut gw cukup worth it lah, walau gak yakin bakal menang banyak, hehe…

      Like

  1. Pingback: Trailer Film Terbaru Christopher Nolan: Interstellar | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s