The Chef/Comme un chef (2012/France)


Yeah, I know, woman, right?!

Yeah, I know, woman, right?!

Tidak selamanya film-film Perancis bisa membuat anda mau melemparkan monitor keluar jendela, masih banyak film Perancis yang mudah dicerna (baca: mainstream) dan tetap menyenangkan untuk ditonton, salah satunya adalah film tentang masak memasak berjudul Comme un chef (The Chef) yang saya tonton di Festival Sinema Perancis beberapa pekan yang lalu. Film ini dibintangi oleh Jean Reno dan disutradarai oleh Daniel Cohen, dan tebak, dengan durasi yang kurang dari 90 menit, saya keluar meninggalkan bioskop dengan perasaan “kenyang” karena telah puas menyantap film drama komedi ringan ini.

Ceritanya berkutat di seorang chef handal di restoran ternama bernama Alexander Lagarde (Jean Reno) yang sedang dalam masa krisis, dikarenakan posisinya sebagai chef utama di restoran tersebut terancam oleh si pemilik restoran yang menginginkan Alexander untuk tidak terus-terusan menyajikan makanan klasik bercita rasa tinggi yang memakan biaya mahal untuk membeli bahan bakunya. Si pemilik restoran menginginkan masakan molekul yang sedang menjadi tren hidangan berkelas di Perancis. Hingga akhirnya Alexander bertemu dengan Jacky Bonnot (Michaël Youn), seorang chef muda yang mempunyai posisi sama dengan Alexander, mempunyai selera tinggi dalam menyajikan sebuah makanan tapi tidak ada tempat yang mau menerimanya. Maka mereka berdua berjuang untuk mempertahankan restoran Alexander Lagarde agar tidak kehilangan bintang dan bisa menghidangkan makanan modern tanpa menghilangkan ciri khas makanan klasik bercita rasa tingginya.

The Chef merupakan sajian komplit untuk sebuah film yang mengetengahkan tema kuliner. Dimana film ini tidak hanya menyorot dengan detail perjuangan dibalik pintu dapur, melainkan juga menyorot drama kehidupan dua chef yang sama-sama tertimpa masalah eksternal. Alexander harus berjuang untuk menjadi seorang ayah yang baik di mata putrinya, sedangkan Jacky harus bisa menempatkan dirinya menjadi suami yang baik di mata istrinya tanpa harus mengorbankan passionnya di bidang kuliner. Dua problematika tersebut disajikan dengan sempurna, mengalir dan dengan sedikit humor yang fresh disana sini. Otomatis, gelak tawa para penonton, termasuk saya, tidak pernah berhenti ketika dua chef ini saling menunjukan kebolehannya masing-masing dengan cara yang berbeda.

Permasalahannya adalah bukan berusaha menjadi yang terbaik, tapi berusaha untuk bertahan di era globalisasi seperti sekarang. The Chef mempunyai pesan moral universal yang sederhana, dimana idealisme dua orang pakar kuliner diuji untuk bisa bertahan dan terus berinovasi tanpa menghilangkan ciri khasnya masing-masing di dunia modern ini. Karena semua orang tahu bahwa merekalah yang terhebat, tapi apakah mereka bisa terus menjadi yang terhebat di masa yang akan datang. Pesan sederhana tersebut tersampaikan dengan sempurna lewat penuturan film ini yang lugas dan dapat dicerna siapapun.

Perancis selalu mempunyai film-film istimewa, dari mulai film-film absurd, surreal hingga arthouse yang bisa membuat anda percaya bahwa cinta sejati itu menyakitkan (baca: Amour) The Chef hadir sebagai penyeimbang untuk penonton kelas serabutan seperti saya, yang menyukai hampir semua genre film selama film tersebut mengasyikan untuk ditonton dan mempunyai pesan moral yang bagus. Well, The Chef bisa menjadi pilihan anda yang suka film drama komedi dari negara yang terkenal dengan menara Eiffel-nya itu, apalagi bagi anda yang hobi memasak, saya pikir The Chef adalah film wajib anda besok! Well, guten apettite guys!

Rating: 4/5

5 thoughts on “The Chef/Comme un chef (2012/France)

    • Ratatouille itu pixar yg bikin, dan emang settingnya sengaja ngambil prancis yg terkenal karena kuliner, tapi bukan berarti itu film produksi prancis yah.

      Mau ngelempar monitor tuh karena rata rata film prancis itu terlalu “artsy” untuk dimengerti, di satu sisi, film mereka tuh sebenernya hanya untuk kalangan terbatas, beda sama film film jerman, banyak yang artsy tapi masih bisa dinikmati kalangan umum.

      Makanya pas ada film prancis seringan dan semenghibur The Chef ini, ya gw seneng banget sih, apalagi pasca nonton Amour, gw serasa nemu obat yang tepat, hahaha :))

      Like

  1. Pingback: Trailer Le Chef yang Kocak | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s