Taken 2 (2012/France)


I don't use Android dammit!

I don’t use Android, dammit!

Sulit memang untuk membuat sebuah film sekuel yang bisa melampaui kesuksesan film pertamanya, kebetulan hal tersebut terjadi pada film Taken, dimana saat itu tidak ada yang menduga kalau film yang dibintangi oleh Liam Neeson ini bakal laku keras di hati para penggemar film action sederhana seperti saya. Maka tidak tunggu lama, lima tahun setelah film pertamanya, Liam Neeson kembali lagi menjadi Bryan Mills, seorang kepala rumah tangga yang mempunyai keluarga yang paling sering diincar teroris. Walau sutradara berganti menjadi Olivier Megaton, Taken 2 tetap ditulis oleh Luc Besson dan teman-temannya yang saya tidak terlalu tahu, lalu apa yang menjadikan film ini kurang seasyik film pertamanya?

Ternyata para geng jual beli wanita asal Albania di film pertama mempunyai keluarga yang sangat dekat dengan tuhan tapi anehnya tetap melakukan bisnis jual beli manusia. Bagi beberapa kalangan mungkin film ini agak menyinggung kaum muslim, karena digambarkan dengan jelas, setelah solat jenazah, sang ketua langsung mengisyaratkan untuk membalas dendam, entah mereka muslim dari planet mana. Anyway, cerita berlanjut, Bryan (Liam Neeson) pun mengajak istrinya, Leonore (Famke Janssen) dan anaknya, Kim (Maggie Grace) berlibur ke Istanbul dalam rangka ‘pendekatan’ kembali pasca cerai. Sayang sekali, kehadiran Bryan sekeluarga sudah dinantikan para geng Albania yang sampai sekarang saya tidak hafal nama-nama mereka. Maka, aksi kejar-kejaran pun terjadi, dan tebak, kali ini giliran sang istri yang dapat jatah untuk diculik. Bagi anda yang sudah menonton film pertamanya, pasti tahu apa yang akan dilakukan Bryan setelah mengetahui istrinya diculik.

Yang membuat saya kurang sreg adalah film kedua ini terlalu gampang menceritakan kemenangan Bryan yang tidak usah ditanya lagi kemampuan detektifnya yang mungkin melebihi kemampuan Batman. Ya, Taken 2 lebih menitik beratkan pada adegan-adegan yang memacu adrenalin, seperti kejar-kejaran dan tembak-tembakan. Walau begitu, ada beberapa ciri khas Bryan di film pertamanya yang kembali dimunculkan, yaitu daya analisisnya yang super akurat, walau ia berada dalam situasi yang tidak menguntungkan.

Tapi selebihnya adalah aksi standar yang biasa kita temui dalam film-film action tahun 80-an, Luc Besson nampak seperti kehilangan sentuhan untuk mewujudkan jalinan cerita Taken 2 menjadi lebih menarik untuk diikuti. Yang ada hanyalah muatan drama ayah-istri-anak yang lebih dieksplorasi sedikit lebih jauh, tapi sayang ini bukanlah film drama, karena yang saya mau adalah film ACTION! Tapi tidak sedikit juga adegan action yang mengasyikan di film ini, seperti pertarungan tangan kosong yang dibuat lebih lama dan lebih fokus, apalagi duel terakhirnya yang sebenarnya terlihat konyol, karena lawan dari Bryan memiliki postur yang kurang garang, tapi untuk aksinya lumayan oke. Sisanya, hanya sebuah pencarian jati diri bahwa menjadi seorang ayah yang punya banyak musuh itu harus lebih waspada ketika menjaga keluarganya sendiri.

Akhir kata, Taken 2 masih tetap saya nikmati, hanya saja film ini tidak menjadi film yang unpredictable dari segi pengembangan cerita dan karakternya. Alur ceritanya dibuat terlalu gampang untuk mencapai klimaks, itu yang saya kurang suka, diluar itu, film ini masih bisalah menjadi film action simple untuk membunuh waktu senggang anda. Well, semoga tidak ada lagi sekuelnya, karena ini mungkin film Taken terakhir yang ingin anda tonton. Enjoy guys!

Rating: 3/5

3 thoughts on “Taken 2 (2012/France)

  1. ceritanya terlalu mudah emang, gak kayak yang pertama pake trik penerjemah segala hehe. kalo soal muslim itu gan biasa aja seh, di eropa mungkin muslimnya beda dengan di asia.

    Like

    • Yup betul, terlalu cetek kalo teroris disini, dan masalah muslim, ya itu dia, muslim eropa antik kali yah, udah berdoa langsung balas dendam, hahaha, ya sudahlah, seperti biasa selalu jafi stereotip penjahat di film, biarin ajalah…

      Like

  2. Pingback: A Walk Among the Tombstones (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s