Compliance (2012/US)


Stupidity at its best!

Stupidity at its best!

Kalau anda familiar dengan acara-acara jail Vincent Rompies yang berjudul “Ups Salah”, pasti anda akan suka dengan film yang satu ini, tapi jangan harap anda akan tertawa puas, karena di film berjudul Compliance ini, bukan tawa yang saya dapatkan, melainkan rasa jijik dan rasa kesal melihat kegilaan yang terjadi karena satu telepon jail. Yang lebih membuat saya kesal adalah film Compliance ini di adaptasi dari kisah nyata yang sudah sering terjadi di Amerika sana, dimana prank call tersebut berujung pada pelecehan seksual.

Ceritanya bersettingkan di sebuah restoran cepat saji yang baru mulai beroperasi. Sudah dari pagi seluruh karyawan restoran cepat saji tersebut dipusingkan dengan permasalahan dapur, tak lama kemudian, Sandra (Ann Dowd) sang manajer di resto tersebut mendapat sebuah telepon dari pria yang mengaku polisi bernama Daniels (Pat Healy). Polisi tersebut menelepon Sandra dengan alasan ia sedang bersama seseorang yang mengaku uangnya dicuri oleh salah satu karyawan Sandra, yaitu Becky (Dreama Walker). Panik mendengar polisi menelepon dirinya, Sandra langsung mengikuti instruksi polisi ‘gadungan’ tersebut untuk menggeledah Becky, dari ujung rambut sampai ujung kaki dan menahan Becky sementara di ruang yang tertutup, dalam keadaan telanjang.

Setelah itu, anda akan melihat kegilaan-kegilaan lain yang menimpa Becky yang notabene merupakan korban dari orang jail yang ada di ujung telepon yang satunya, tapi yang lebih gila disini adalah ketika saya harus menyaksikan kebodohan Sandra yang mengikuti setiap kata-kata dari mulut polisi gadungan tersebut via telepon, dan tidak ada satupun perkataan polisi tersebut yang Sandra curigai. Dan pastinya yang lebih gila lagi adalah ketika tahu bahwa kejadian disturbing tersebut bukan kisah fiksi belaka melainkan kisah nyata yang sering terjadi di Amerika sana, yang mungkin, kejadian yang ada di film Compliance ini adalah kejadian prank call tergila dan terbodoh sepanjang masa.

Diluar ceritanya yang benar-benar membuat saya terperangah keheranan dan kesal setengah mati, Compliance adalah film low budget yang digarap dengan sangat rapih oleh Craig Zobel, sineas yang baru saya dengar setelah menonton film ini. Angle-angle statis dan extreme close up menjadi andalah Craig Zobel dalam mengeksplorasi film berdurasi kurang lebih 90 menit ini ke tahap disturbing yang mengesalkan secara perlahan lahan, belum lagi ditambah suara-suara berat gesekan cello yang menghiasi scoring film ini, Compliance sukses menjadi sebuah film indie manis yang diangkat dari kisah nyata yang pahit.

Pemilihan para aktor dan aktris pun saya rasa cukup bagus, apalagi Ann Dowd yang berperan menjadi Sandra, sangat meyakinkan karena hampir membuat saya berteriak di depan monitor tengah malam, melihat kelakuan bodohnya yang tiada tara. Apalagi ketika menuju ending film ini, angle-angle extreme close up yang menyorot raut wajah Sandra dengan ekspresi clueless-nya benar-benar priceless, kebodohan sepanjang masa yang berhasil terekam oleh kamera, hanya bisa anda temukan di film Compliance ini.

Walau serba minimalis, Compliance berhasil membuat saya penasaran (sekaligus kesal) setiap menit film ini berjalan, menanti-nanti sampai kapan kebodohan yang dilakukan orang-orang satu restoran cepat saji itu berhenti, bahkan saya berpikir terlalu jauh bahwa si penelepon jail tersebut memang sengaja ingin melihat Becky telanjang lewat kamera atau hal-hal canggih lainnya yang dilakukan oleh seorang kriminal, tapi nyatanya, itu hanyalah sebuah prank call yang dilakukan orang psikotik yang mempunyai profesi pasaran. Well, mau melihat seperti apa kebodohan yang dilakukan oleh orang-orang yang terlalu lama bekerja di restoran cepat saji di Amerika sana? Film ini adalah jawaban mutlak dari semuanya, enjoy the sickness!

Rating: 3.5/5

4 thoughts on “Compliance (2012/US)

  1. Saya gak nyaman banget nntn film ini… Bukan karena filmnya jelek, tapi gara2 emang kasusnya tuh keterlaluan bgt, kasian si ceweknya😦 dan emang bener sih kasus kayak gini tuh sebenernya bisa dgn mudah dihindari.. Kalo di Indonesia seringnya prank call polisi nahan anak orang ya, orang tua saya sempet percaya lagi, apalagi gara2 saya tinggal di luar kota, makin2 deh.. Heran sama pelakunya zzz

    Like

    • Yoi bgt, makanya gw bilang ini film agak “sakit” hehe, yg tambah sakitnya itu ngeliat kelakuan karyawan resto fast food-nya ituloh, sumpah pengen ngebantai tuh satu restoran :))

      Ati2 ah bung fariz, prank call bisa terjadi pada siapapun, waspada aja, dan jgn lupa sering2 kabarin ortu pastinya, hehehe😀

      Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s