Magic Mike (2012/US)


Actually, Cody Horn is too skinny!

Honestly, Cody Horn is too skinny!

Sebelum Steven Soderbergh mengundurkan diri dari dunia layar lebar sebagai seorang sutradara, ada baiknya saya menikmati film panjang terakhirnya di tahun 2012 kemarin, Magic Mike. Sudah lama sebenarnya film ini tersimpan di hardisk saya, tapi entah kenapa saya baru menontonnya kemarin ketika sedang meringkuk di kamar karena demam, bukan curhat, tapi saya memang butuh sebuah film yang bisa menghibur di tengah kepala pusing dan ingus yang meler kemana-mana, maka tanpa pikir panjang, langsung saja saya saksikan Channing Tatum dan sang detektif psycho di Killer Joe menari striptease, fuck it!

Ceritanya sendiri mengisahkan seorang stripper pria berumur 30-an bernama Mike (Channing Tatum) yang baru bertemu dengan seorang remaja yang sedang lucu-lucunya, Adam (Alex Pettyfer). Melihat Adam yang pengangguran, Mike menawari Adam untuk bekerja menjadi kru di sebuah klub striptease tempat ia menjadi seorang stripper menghibur para MILF yang berlibido tinggi. Tidak usah tunggu waktu lama, dari kru, Adam naik pangkat menjadi seorang stripper paling muda di grup stripper Mike yang diketuai oleh Dallas (Matthew McConaughey). Kehadiran Adam membuat Mike berubah pikiran, mungkin inilah waktunya ia meninggalkan profesi hura-huranya itu, dan melanjutkan bisnis impiannya, apalagi saat itu Mike bertemu dengan kakak Adam, Brooke (Cody Horn) yang memberikan pandangan lain tentang kehidupan yang ia jalani.

Mungkin bagi para pria agak geli ya melihat kumpulan aktor berotot dan berbadan luar biasa sempurna konyolnya menari-nari setengah telanjang sambil memamerkan gerakan-gerakan seksual ala film porno, mungkin wanita bisa pingsan kegirangan menonton film ini karena jarang-jarang loh ada film yang menguak profesi stripper pria sedalam Magic Mike ini. Hal itu yang membuat saya jadi tertarik menonton film ini, apalagi ternyata cerita film ini merupakan adaptasi tidak langsung dari kehidupan nyata Channing Tatum yang memang dulu merupakan seorang stripper pria sebelum alih profesi menjadi bintang Hollywood yang jadi mimpi basah semua wanita sekarang ini.

Dengan warna kuning yang mendominasi film berdurasi kurang lebih dua jam ini, Steven Soderbergh berusaha menangkap sisi lain dari kehidupan seorang stripper pria yang mulai berpikir untuk pensiun setelah bertemu dengan seseorang yang merubah cara pandangnya terhadap sebuah profesinya tersebut. Kehadiran Adam secara tidak langsung memperlihatkan sebuah regenerasi, dimana pada hakikatnya profesi stripper itu bukanlah profesi yang akan jadi profesi permanen sampai nanti mati, masih banyak yang bisa dilakukan dan Mike berusaha melakukan yang ia bisa sambil membimbing Adam yang mulai menekuni profesinya sebagai penari eksotis yang kadang masih labil.

Intinya sih, semua profesi itu ada baik buruknya, selalu ada godaan di setiap pekerjaan, walaupun godaan yang menghambat para stripper pria ini sangat menggiurkan, Mike tahu dimana batasnya, jika tidak terkendali, maka kejadian yang menimpa Adam adalah salah satu contohnya, jika terkendali, contoh paling benar tentu saja Dallas yang menekuni profesinya dengan sangat profesional dan tegas. Magic Mike tidak lain ingin menunjukan bahwa tidak semua stripper pria karirnya berakhir mentok, masih banyak jalan menuju kesuksesan, dan seperti pepatah yang sangat umum, dibalik pria sukses ada wanita hebat dibelakangnya, seperti ketegasan Brooke yang mungkin membuat Mike sadar.

Overall, Magic Mike tidak menawarkan sesuatu yang baru selain lika liku profesi stripper pria yang disajikan menarik. Didukung aktor-aktor yang tidak hanya jual wajah dan badan, Matthew McConaughey sekali lagi menunjukan kapasitasnya sebagai aktor Hollywood papan atas, gerak geriknya sebagai seorang stripper pria senior ia tampilkan dengan sempurna dan sangat meyakinkan, apalagi ketika adegan Dallas yang sedang mengajari Adam dengan fokus dan penuh ‘keintiman’, bisa dibilang, penampilan Matthew McConaughey adalah penampilan yang paling menonjol di film ini selain Channing Tatum dan Alex Pettyfer yang menjadi magnet bagi para penonton wanita.

Sebagai sebuah drama kehidupan yang berlatar belakang kehidupan malam para stripper pria, Magic Mike lumayan menarik untuk ditonton, siapa tahu anda bosan melihat film yang terlalu sering menampilkan stripper wanita, he-he. Enjoy the dance!

Rating: 3/5

5 thoughts on “Magic Mike (2012/US)

  1. Soderbergh dusta banget tuh uda dari kapan mau pensiun, malah tambah aktif bikin film (tapi sayang, filmnya kok jadi terkesan eksperimental tapi malah jauh dibawah film awalnya atau awal 2000an imho sih.. ^^ )

    ane suka tuh penggunaan warna ‘sephia’ di film ini, ceritanya sendiri lumayan menarik di awal, tapi paruh terakhir kok terlalu klise kayanya,,
    and penampilan McConaughey berhasil menarik perhatian saya..🙂
    mungkin taun depan finally dia bisa tembus Oscar (Mud, Dallas Buyers…filmnya Marty+DiCaprio)

    Like

    • Tapi berita terakhir yg gw baca udah dikonfirmasi dia, kalo dia bakal rehat dulu jd sutradara, tp bukan berarti dia berhenti total katanya, series dll tetep ada proyekannya, hehe, ya entahlah, tapi gw justru agak suka liat soderbergh sekarang2, dia gak meduliin lagi filmnya mainstream atau kagak, keliatannya dia tuh pengen eksplore terus2an dia bisa bikin film apa aja.

      Yep, magic mike itu emang seperti cerita biasa sih, tapi performance aktor2nya apalagi si detektif psycho emang luar biasa, haha😀

      Like

      • semoga kali ini benar-benar rehat *ehhhh
        maksud ane biar suatu hari come-back trus ngasih karya yang bener2 memorable kaya Traffic, Erin atau sex, lies, videotape

        oia, ane lupa nulis satu unek2 lain soal Magic mike..yep, Cody Horn, beneran ga ada bagus2nya, maaf uda ga cantik, expresinya juga flat banget, kaku (but i’ve heard she is Warner Bros owner’s daughter…KKN tuh..🙂 )

        Like

      • Amen to Steveee!!! Ouw jadi misteri kenapa Cody Horn maen disitu adalah seperti ituh!!! haha, nepotisme-nya gak tanggung2 berarti, hahaha😀

        Like

  2. Pingback: Foxcatcher (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s