Sinister (2012/US)


Shut up and watch!

Shut up and watch!

Horror time! Setelah sekian lama saya tidak menonton film yang bertema setan, iblis atau apapun itu, akhirnya saya berkesempatan juga menonton film horor terbaru dari aktor yang terkenal dengan aktingnya di dwilogi drama romantis legendaris Before Sunrise dan Before Sunset, Ethan Hawke, yang berjudul Sinister. Film ini sedikit mengingatkan saya pada satu film horor Hollywood yang rilis tahun 2005 lalu, The Amityville Horror. Entah kenapa, tapi percayalah, dari segi konsep dan penampakan, dua film ini mempunyai beberapa kesamaan tanpa mengurangi kadar kengerian di dalamnya.

Sinister menceritakan seorang penulis buku true-crime, Ellison Oswalt (Ethan Hawke), yang baru saja pindah bersama keluarganya ke rumah baru yang sebenarnya rumah tersebut adalah rumah bekas pembunuhan brutal, dimana empat anggota keluarga digantung di pohon halaman belakang dan anak gadisnya menghilang entah kemana. Tujuan Ellison sendiri sederhana, ia ingin membuat buku true-crime terbarunya berdasarkan kejadian mengerikan yang terjadi di rumah tersebut. Tapi keanehan mulai terjadi ketika Ellison menemukan sebuah rekaman video super 8 di loteng rumahnya, rekaman tersebut berisi video-video pembunuhan brutal termasuk kematian empat anggota keluarga yang digantung di rumah yang dihuni Ellison. Diantara panik dan senang, Ellison beranggapan bahwa temuannya ini akan membuat buku terbarunya makin laris, tapi ternyata yang dihadapi Ellison lebih dari sekedar seorang serial killer, melainkan sesuatu yang lebih mengerikan.

Satu hal yang membuat Sinister dan The Amityville Horror mempunyai kesamaan adalah, keluarga yang baru pindah ke rumah baru, rumah baru tersebut bekas rumah pembunuhan, penampakan yang minim tapi sekalinya muncul bisa membuat saya berteriak keras dan melibatkan suatu ajaran sesat di dalamnya. Baik Sinister maupun The Amityville Horror, mempunyai skala kengerian tersendiri, jika The Amityville Horror memang diangkat dari kisah nyata sehingga membuat atmosfir film ini sudah terasa mencekam dari awal, Sinister, walaupun fiksi, tapi di dukung dengan rekaman-rekaman jadul yang memperlihatkan tindak tanduk seorang serial killer yang membantai satu keluarga secara random.

Dengan konsep yang minimalis, setting rumah yang dihuni Ellison dan keluarganya sudah memberikan atmosfir mencekam. Rumah besar yang hanya dihuni empat anggota keluarga dan mempunyai banyak lorong gelap serta loteng yang terlalu kosong (terlalu mencurigakan bukan?) otomatis saya bertanya-tanya ketika menonton film yang disutradarai oleh Scott Derrickson ini, kapan teror itu dimulai? Dan jawabannya ada pada paruh kedua menuju akhir film ini, dimana saya hampir berteriak dan bersumpah serapah. Brillian!

Film ini membuktikan bahwa medium film super 8 berhasil meningkatkan skala kengerian film horor menjadi tiga kali lipat dari biasanya, terlebih lagi Scott Derrickson dengan apik menyimpan berbagai kejutannya di akhir-akhir, jadi atmosfir horor yang dibangun secara lambat dari awal terbayar sudah ketika penonton mengira film ini akan berjalan dengan datar, ya, sama halnya seperti The Amityville Horror yang tidak mengobral “penampakan” di filmnya, tapi sekalinya ada bisa langsung membuat saya yang sedang konsentrasi ke depan layar monitor langsung terkejut sesaat.

Film yang berdurasi kurang dari dua jam ini merupakan salah satu contoh film horor ala Amerika yang lumayan bagus dan tidak terlalu mengikuti stereotip horor Asia. Karena apa bisa dikata, satu-satunya jualan negeri paman sam ketika membuat film horor adalah tentang misteri masa lalu yang menyeramkan, ajaran sesat, aliran sesat dan semacamnya, bukan arwah orang yang ditabrak di jalan tol kilometer tertentu atau hantu yang gemar membawa cangkul dll. Tapi hal tersebut jika dieksplorasi lebih mendalam hasilnya tidak akan mengecewakan, Sinister salah satu contohnya, dan jika disandingkan dengan Insidious pun, yang notabene masih ada cita rasa horor Asia di dalamnya, saya pikir dua film tersebut mempunyai kadar kengerian yang sama, tapi kalau bicara visualisasi horor minimalis, Sinister mungkin menjadi pilihan saya. Well, buktikan saja langsung, enjoy the haunted house!

Rating: 3.5/5

2 thoughts on “Sinister (2012/US)

  1. Pingback: Siapa Sutradara Film Horor yang Akan Menggarap Doctor Strange? | zerosumo

  2. Pingback: Deliver Us from Evil (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s