The Last Stand (2013/US)


The dream team of justice!

The dream team of justice!

Hanya ada beberapa ikon film action jaman dulu yang masih bertahan di Hollywood sampai saat ini, dan mungkin film The Expendables sudah cukup memberikan anda gambaran siapa saja aktor-aktor action ikonik tersebut, salah satunya adalah Arnold Schwarzenegger yang biasa dipanggil Arnie. Setelah meninggalkan dunia akting dan berkecimpung di dunia politik, rasanya sulit jika ingin bisa kembali berakting, tapi itu hebatnya Arnie, yang notabene hiatus lebih lama dari rekan-rekan sejawatnya seperti Bruce Willis dan Sylvester Stallone yang masih aktif beraksi di layar kaca sampai sekarang, Arnie sepertinya ingin membuktikan quote legendarisnya di seri Terminator, I’ll be back!

Yes, he’s back, sekarang Arnie berperan menjadi seorang sheriff tua di sebuah kota kecil dekat perbatasan Meksiko yang bernama Ray Owens. Kota kecil yang sunyi itu hanya dihuni beberapa penduduknya yang sudah tua renta serta beberapa pemuda lainnya yang nampaknya sudah bosan hidup seperti Dinkum (Johnny Knoxville). Owens tidak sendirian, ia ditemani deputi-deputi muda di kesatuannya, yang mungkin cara memegang senjata yang betul pun mereka tidak tahu. Hingga suatu waktu, ada laporan dari agen FBI bernama Bannister (Forest Whitaker) yang sedang mengejar bos mafia kartel bernama Cortez (Eduardo Noriega). Cortez, yang nampaknya senang sekali mengendarai supercar dengan kecepatan maksimum berusaha untuk kabur ke Meksiko melewati kota kecil yang dijaga Owens, dan ia dibantu oleh tentara pribadinya yang dipimpin oleh sang lucifer, Burrell (Peter Stormare). Maka, kota kecil penuh kedamaian yang dijaga oleh Owens menjadi harapan terakhir Bannister untuk menahan Cortez dan gengnya yang bisa dibilang unstoppable.

Kalau boleh jujur, saya sangat menyesal baru kesampaian nonton The Last Stand belakangan ini, karena dulu ketika pemutaran perdananya di bioskop saya tidak sempat dan keburu disalip oleh film susah matinya Bruce Willis. Ya, saya menyesal, karena jika dilihat dari segi cerita dan aksi, The Last Stand jauh lebih menyenangkan daripada A Good Day to Die Hard, dan mungkin karena faktor nostalgia juga, kehadiran Arnie di layar lebar menembakan gutling gun ke arah musuh-musuhnya itu menjadi sajian paling menyenangkan di film action yang disutradarai oleh Kim Jee-woon, sineas Korea yang sukses membidani film-film thriller gila di negara asalnya itu.

Satu hal yang paling menarik adalah The Last Stand tidak ingin memperlihatkan sosok Arnie menjadi sosok yang paling indestructible seperti Bruce Willis dan Sly yang nampaknya masih terlihat segar bugar sampai sekarang. Pria yang lahir di Austria 66 tahun silam ini memerankan karakternya apa adanya, menjadi seorang sheriff tua yang bergerak pun nampaknya sudah susah tapi hebatnya ia bisa mengatasi sekumpulan penjahat bersenjata otomatis hanya dengan saw-off shotgun-nya.

Sisi komedik dan aksi di film berdurasi kurang dari dua jam ini membaur dengan sangat mulus, kehadiran Luis Guzmán dan Johnny Knoxville tentu saja menambah unsur-unsur ketololan klise yang ada di film-film action, renyah dan kadang membuat saya tergelak, apalagi Johnny Knoxville, yang saya yakin ia melakukan sendiri semua stunt-nya di film ini. Sementara itu Peter Stormare mewakili sisi penjahat brutal yang ikonik dibanding Eduardo Noriega yang menjadi penjahat “bijaksana” di film ini, kombinasi keduanya cukup oke dan enak untuk disaksikan, apalagi ketika duel tim Owens dan tim Burrell di jalanan kota yang diblokade terjadi, minimalis tapi destruktif! Ha-ha.

Walau Arnie tidak selincah dulu, menonton The Last Stand menjadi hiburan yang paling memuaskan saya. Seklise apapun plot ceritanya, jika diarahkan dengan baik—dalam kasus ini, berterima kasihlah pada Kim Jee-woon yang tidak di duga bisa menghadirkan film action ala Hollywood yang seru—dan dibintangi oleh aktor dan aktris yang tepat, saya rasa sudah cukup untuk menghibur dan memberikan perbedaan. Well, once again, Arnie, you are still my last action hero! Enjoy!

Rating: 4/5

One thought on “The Last Stand (2013/US)

  1. Pingback: Snowpiercer (2013/Korea) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s