The Conjuring (2013/US)


Stop clapping your hands!

Stop clapping your hands!

Bicara film horor, tahun ini adalah tahunnya James Wan. Sutradara jenius dibalik film Saw tersebut merilis dua film horornya tahun ini, yang pertama adalah The Conjuring dan yang kedua adalah Insidious: Chapter 2. Uniknya, dua filmnya ini masih dibintangi oleh Patrick Wilson yang menjadi karakter utamanya, tapi sekarang saya akan membahas The Conjuring terlebih dahulu yang baru saja tayang midnight minggu kemarin. Singkat kata, The Conjuring merupakan salah satu film horor terbaik tahun ini, sama seperti yang dilakukan Sinister tahun kemarin, sebuah film horor klasik ala Amerika yang banyak sekali muatan exorcism dan praktek black magic di dalamnya. Kalau boleh saya bilang, walau dengan template sama, percayalah, satu-satunya film horor Amerika yang bagus itu kalau filmnya menyimpan beberapa unsur yang saya sebut sebelumnya.

The Conjuring bersettingkan tahun 70-an dimana cerita film ini diangkat dari cerita nyata yang menimpa keluarga Perron yang mempunyai lima anak gadis yang dihantui oleh roh jahat di rumah barunya yang ternyata bekas rumah seorang wanita yang di duga penyihir beberapa puluh tahun yang lalu. Tidak kuat dengan aktivitas paranormal yang menjadi-jadi setiap malamnya, Roger (Ron Livingston) dan Carolyn Perron (Lili Taylor) meminta bantuan Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga), ahli demonologis terkemuka pada jamannya, dimana Ed selalu melakukan pendekatan scientific ketika mengurusi masalah-masalah supernatural, sedangkan Lorraine sendiri merupakan seseorang yang diberkahi dengan sixth sense-nya. Lalu, sebenarnya apa yang terjadi di rumah keluarga Perron? Yang jelas, kasus yang menimpa keluarga Perron adalah kasus paling mengerikan yang pernah ditangani oleh Ed dan Lorraine Warren saat itu.

Saya menonton film ini di bioskop di Jalan Braga, yang ketika itu mall-nya sedang direnovasi dari lantai dasar sampai lantai atas, hanya menyisakan bioskop saja di lantai atasnya, lengkap sudah nuansa horor mall tak ber-tenant tersebut ketika saya menonton film berdurasi hampir dua jam ini. Tapi, tanpa ekspektasi berlebih dan tanpa menengok lebih jauh trailernya yang terkenal dengan adegan tepuk tangannya itu, saya puas sekali dengan film yang digarap sineas berbakat yang lahir di Malaysia ini. Mempunyai aura kengerian seperti film-film exorcism klasik ala Amerika dan juga beberapa ciri khas seperti yang ada di film The Amityville Horror maupun Sinister, dimana rumah yang ditinggali keluarga yang dihantui tersebut memang rumah yang mempunyai sejarah berdarah-darah, membuat The Conjuring makin mantap mendapat julukan ‘an instant classic’ dari saya.

James Wan membangun kengerian yang ada di film ini secara perlahan dan sistematis, tidak langsung dikeluarkan all out, tapi efek suaranya memang kurang ajar, sepanjang film ini berjalan, bukan hanya penampakannya saja yang membuat beberapa penonton teriak, tapi juga efek suaranya yang rapih dalam mendukung nuansa horor di rumah keluarga Perron ini. Tapi tidak selamanya horor yang bakal anda rasakan ketika menonton film yang naskahnya ditulis oleh Chad Hayes dan Carey Hayes ini, beberapa adegan pencair suasana tegang pun diselipkan untuk memberi ruang bernafas kepada para penonton yang seperti tidak sabar menantikan film ini berakhir.

So, apakah The Conjuring merupakan film layak tonton tahun ini? Tentu saja, apalagi bagi anda yang suka film horor ala Hollywood yang sudah lama hilang tajinya, James Wan mengembalikan semua itu satu paket penuh di The Conjuring. Dari mulai penampakan, kerasukan hingga pengusiran setan semua ada disini. Jangan lupakan angle-angle kurang ajar di beberapa scene yang lumayan mengecoh saya sampai hampir berkata ‘anjing!’ di dalam bioskop. Ya, James Wan tidak akan membuat anda dengan mudah meninggalkan bioskop tertawa setelah menonton film ini, walau harus saya akui strategi marketing yang memperlihatkan foto peringatan sebelum menonton film ini terbilang lebay, The Conjuring tetap merupakan film horor berkualitas yang lahir dari tangan sineas yang ternyata penggemar David Lynch tersebut. Well, tunggu apalagi, kalau anda pecinta film horor sejati, jangan sampai lewatkan film yang satu ini, enjoy the last exorcism in Perron family house!

Rating: 4/5

10 thoughts on “The Conjuring (2013/US)

  1. Yang paling mencolok di sini pas kamera diem taking long-shot gitu tiba-tiba waahh!! Bisa diprediksi juga sih, tapi tetep aja serem, dan film hollywood serem itu sesuatu yang sulit meski genrenya horror..edan nih film

    Satu lagi, saya nominasikan blog ini untuk nerima Liebster dan Sunshine Award, silahkan check post ini gan

    http://wrtzkwood.wordpress.com/2013/08/02/liebster-and-sunshine-award/

    atau trackback di sini ya gan

    http://karamelkinema.wordpress.com/2013/07/31/karamelkinema-randomshandom-awards/ Cheers!

    Like

    • Wooo, lagi seru nih kyknya Liebster Award, haha, makasih sekali nih sudah mengikutsertakan, gw jawab dengan serapih mungkin dah, haha😀

      Back to Conjuring, ya itu dia, horor hollywood kalau digarap serius dan sama orang yg emang peka nuansa horor jadinya bakal bagus, ya salah satunya film ini, overall horor yg memuaskan lah tahun ini dari ranah hollywood😛

      Like

      • Yoi saya gak ragu memasukkan the conjuring—meski film baru—setara ama The Exorcist dan The Others..

        thanks, happy answering yah..😀

        Like

  2. Pingback: Preview Film : The Conjuring | Koko's webblog

  3. Pingback: Insidious: Chapter 2 (2013/US) | zerosumo

  4. Pingback: My 12 Favorite Movies of 2013 (And Not So Favorite Too) | zerosumo

  5. Pingback: Deliver Us from Evil (2014/US) | zerosumo

  6. Pingback: Annabelle (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s