The Smurfs 2 (2013/US)


Why not Katy who sing for this movie?

Why not Katy who sing for this movie?

Ada film yang segmennya untuk keluarga dan ada film yang memang segmennya untuk anak-anak. Hal tersebut maksudnya adalah ayah dari anak tersebut bisa saja tidak bisa menikmati film yang anak mereka tonton. Contoh paling mudahnya adalah The Smurfs 2, sekuel dari film yang pertama rilis tahun 2011 ini memang merupakan film anak-anak, malahan menurut saya, The Smurfs itu adalah film anak-anak yang umurnya tidak lebih dari 10 tahun, karena entah kenapa, tidak enak menolak ajakan teman saya yang ingin menonton film ini (alias dibayarin) saya pun mengiyakan ajakan tersebut. Tapi sayang sekali, filmnya masih sama seperti pendahulunya, tidak begitu menarik bagi pria seumuran saya.

Ceritanya sekarang masih berhubungan dengan para Smurf yang sedang dizolimi oleh Gargamel. Ceritanya Smurfette (Katy Perry) sedang galau karena sebenarnya ia adalah Smurf ciptaan Gargamel (Hank Azaria), bukan anak dari Papa Smurf (Jonathan Winters), dan Smurfette takut dirinya tidak diterima lagi di perkampungan Smurf yang entah ada dimana itu. Lalu nun jauh di Paris, Gargamel ternyata populer di dunia nyata, sambil melanjutkan pertunjukan sulapnya, ia berhasil membuat dua Smurf bandel bernama Vexy (Christina Ricci) dan Hackus (J.B. Smoove). Ditugaskanlah mereka untuk menculik Smurfette, maka sekali lagi, Papa Smurf dan Smurf-Smurf pilihannya berusaha menyelematkan Smurfette dengan bantuan teman manusia mereka, siapa lagi kalau bukan Patrick (Neil Patrick Harris) dan Grace (Jayma Mays) serta tenaga tambahan, Victor (Brendan Gleeson) yang merupakan ayah tiri Patrick.

Masih dengan tema keluarga, khususnya hubungan ayah anak (Smurfette – Papa Smurf, Patrick – Victor) The Smurfs 2 berjalan cukup lama dan agak membosankan di beberapa bagian untuk saya pribadi. Karena ceritanya sangat sederhana sekali, apalagi sekarang, porsi Gargamel lebih menonjol dari semua karakter yang ada di film ini, dan juga Azrael, kucing Gargamel yang sebenarnya lucu tapi karena terlalu sering menjadi lawan bicara Gargamel, lama-lama jadi agak garing juga. Mungkin hanya Brendan Gleeson sebagai karakter baru yang cukup menambah warna dan variasi dialog di film berdurasi kurang dari dua jam ini.

Sementara Neil Patrick Harris tetap menjadi mr. nice and lovely guy yang entah kenapa sampai sekarang sulit bagi saya untuk melihat aktor yang kadung dikenal dengan nama Barney Stinson itu berkelakuan ‘normal’. Tapi tidak masalah, karena duet Neil Patrick Harris dan Jayma Mays memang duet yang sangat klop untuk film-film bocah seperti ini, penampilan mereka seperti karakter-karakter yang ada di dongeng, ceria dan penuh dengan aura positif.

Ya, overall, tidak jauh berbeda dari film pertama, The Smurfs 2 memang film anak-anak yang harus ditonton oleh anak kecil, mungkin para balita yang belum bisa bicara juga bisa menikmati film yang scoring musiknya diisi oleh penyanyi pop remaja legendaris pada masanya, Britney Spears. So, kalau anda butuh tontonan untuk menenangkan anak anda yang masih bocah, mungkin The Smurfs 2 bisa menjadi pilihannya, tapi saya sarankan anda tidur saja di dalam bioskop kalau sudah tidak kuat dengan setengah jam pertama film ini, biarkan anak anda yang berimajinasi dan bernyanyi la la la.

Rating: 2.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s