Percy Jackson: Sea of Monsters (2013/US)


She's actually blonde, and I love blonde girls, what?

She’s actually blonde, and I love blonde girls, what the fuck I’m talking about?

Percy Jackson: Sea of Monsters merupakan seri kedua dari film pertamanya yang rilis tahun 2010 lalu. Di film keduanya ini, kursi sutradara beralih dari Chris Colombus—yang sekarang menjadi produser—ke Thor Freudenthal yang namanya mungkin masih kurang dikenal daripada Chris Colombus yang pernah menangani dua film Harry Potter terdahulu. Filmnya masih di dukung oleh jajaran cast dari film pertamanya ditambah dengan beberapa cast baru seperti Tyson si Cyclops dan Mr. D yang diperankan oleh Stanley Tucci.

Cerita film ini bermula ketika tempat bernaung para manusia setengah dewa mulai terganggu oleh kedatangan Luke (Jake Abel) yang menginginkan tempat itu hancur. Maka Percy (Logan Lerman) dan dua rekan setianya, Annabeth (Alexandra Daddario) dan Grover (Brandon T. Jackson) berusaha untuk menghentikan Luke yang ternyata mempunyai niatan tersembunyi, yaitu menghidupkan kembali Kronos, ayah para dewa-dewa Olympus yang dikubur oleh anak-anaknya sendiri. Dengan bantuan dari saudara tiri Percy yang ternyata seorang Cyclops, Tyson (Douglas Smith), mereka berempat berusaha menghentikan rencana jahat Luke demi keselamatan umat manusia dan juga para dewa-dewa Olympus.

Jika dilihat dari kesuksesan film pertamanya, tidak heran buku Percy Jackson & The Olympian yang totalnya ada lima buku ini terus dibuat film lanjutannya. Tapi sayang dari segi kualitas, Percy Jackson: Sea of Monsters ini memiliki alur cerita yang tergolong kurang berkembang dari seri pertamanya. Pun begitu, installment kedua ini tetap menghadirkan petualangan Percy Jackson yang penuh dengan suguhan spesial efek yang lumayan mumpuni.

Belum lagi datanganya beberapa karakter baru lumayan menghidupkan suasana, seperti Tyson, saudara tiri percy yang bertingkah kikuk. Penampilan Logan Lerman sebagai Percy Jackson pun masih seperti film pendahulunya, tapi mungkin untuk sekarang, aktor belia yang baru menginjak usia 21 tahun ini sudah tampak lebih dewasa dan lebih bijak dalam memerankan karakter anak dari dewa laut Poseidon itu. Hanya saja sebagai karakter antagonis, Luke yang diperankan oleh Jake Abel menjadi karakter yang paling minor disini. Padahal kalau melihat bukunya, Luke itu adalah karakter antagonis yang lumayan penting dan memorable, tapi sayang aksinya di film berdurasi kurang lebih 100 menit ini tergolong yang paling lemah dalam pengembangan karakternya.

Percy Jackson: Sea of Monsters menjadi film perdana yang diputar oleh Blitz Megaplex dalam rangka memperkenalkan bioskop 4DX mereka. Tapi untuk saat ini, bioskop 4DX milik Blitz Megaplex baru bisa dinikmati di Jakarta saja, semoga tidak lama lagi bioskop 4DX ini bakal menyambangi Blitz Megaplex Paris Van Java Bandung. Overall, bagi anda penikmat bukunya, Percy Jackson: Sea of Monsters mungkin tidak ingin anda lewatkan, walau banyak komentar yang mengatakan ada beberapa plot penting di buku keduanya yang tidak dimasukan di film ini, Percy Jackson: Sea of Monsters tetap menjadi tontonan ringan bagi anda yang sedang mencari hiburan di waktu (super) senggang.

Rating: 2.25/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s