2 Guns (2013/US)


Meet the new era of buddy cop movie

Meet the new era of buddy cop movie

Kalau bicara soal film action Hollywood, siapa sih yang tidak kenal dengan nama Mark Wahlberg dan Denzel Washington? Dengan seabrek rekam jejak mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia perfilman negeri paman sam, maka tidak aneh jika film terbaru mereka yang berjudul 2 Guns ini saya nanti-nantikan. Sesuai ekspektasi, 2 Guns adalah film action yang menghibur bagi anda penggemar film-film action klise ala Amerika. Tidak terlalu serius, sedikit bercanda, beberapa intrik dan tentunya adu tembak antar para jagoan dan penjahat sudah menjadi template yang pas untuk film garapan Baltasar Kormákur ini.

Cerita berawal ketika Bobby (Denzel Washington) dan Stig (Mark Wahlberg) terlibat pertentangan dengan seorang raja kartel narkoba di Meksiko, Papi Greco (Edward James Olmos). Bobby dan Stig nekat merampok bank tempat Papi Greco menyimpan uang hasil jualan narkobanya. Masalahnya adalah, uang yang Bobby dan Stig curi bukanlah uang Papi Greco, tapi melibatkan uang organisasi lain yang lebih besar dan berbahaya yang dipimpin oleh Earl (Bill Paxton). Masalah baru pun muncul, ternyata Bobby dan Stig tidak mengetahui identitas satu sama lain. Ya, Bobby merupakan agen DEA sementara Stig adalah agen angkatan laut Amerika yang sedang menyamar. Di tengah kekacauan yang terjadi, mau tak mau mereka harus bahu membahu untuk menyelesaikan masalah uang narkoba yang ternyata banyak ‘peminatnya’.

2 Guns merupakan film action tipikal Hollywood, tidak butuh banyak pemikiran untuk memahami jalan ceritanya yang sederhana. Walau memang paruh pertama film ini dipenuhi dengan intrik ala film-film double agent Amerika pada umumnya, tapi pada akhirnya kita akan menyaksikan kerjasama apik nan konyol antara Bobby dan Stig yang sedang berusaha membongkar jaringan narkotika terbesar di Amerika itu. Seperti biasa, Mark Wahlberg selalu kebagian peran menyebalkan sekaligus kocak, sebaliknya dengan Denzel Washington yang sudah biasa memerankan karakter ‘agak’ serius di film-film semacam ini. Alhasil, chemistry mereka sukses menghibur saya, layaknya film-film buddy cop seperti Lethal Weapon yang klasik itu, 2 Guns memberikan pengalaman menonton action seru seperti film action tahun 90-an yang digarap lebih asyik dan lebih nyeleneh.

Selain dua jagoan diatas, Bill Paxton yang memerankan Earl juga harus diacungi jempol karena sukses memberikan penampilan terbaiknya menjadi seorang penjahat kejam yang senang melakukan permainan ‘russian roulette’ ketika sedang menginvestigasi lawan-lawannya. Kemudian masih ada James Marsden dan Paula Patton yang juga turut meramaikan intrik yang sedang dialami dua agen jagoan yang mempunyai metode berlawanan dalam soal membasmi kejahatan ini.

Ya, dengan dukungan aktor-aktor yang tepat, apalagi melibatkan dua aktor yang sudah lama menjadi ikon film aksi Hollywood, saya pikir 2 Guns berhasil memuaskan penggemar film-film action lawas, khususnya film-film action yang bertema buddy cop, sudah lama bukan kita tidak menyaksikan tontonan menghibur layaknya Lethal Weapon? Berangkat dari Contraband, Baltasar Kormákur, sineas yang lahir di Islandia ini nampaknya sudah makin paham bagaimana cara membuat film aksi ringan nan seru. Dengan eksekusi yang tepat, 2 Guns adalah tontonan bagi anda yang haus dengan film-film aksi yang menghibur, enjoy!

Rating: 3.5/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s