Metallica Through the Never (2013/US)


Yeeeeeaaaaah!

Yeeeeeaaaaah!

Metallica, keterlaluan kalau anda tidak mengenal nama ini, bahkan saya yakin para penggemar musik dangdut pun pasti akan langsung ‘ngeh’ ketika mendengar nama Metallica. Band heavy metal yang berdiri awal tahun 80-an ini sudah menjadi salah satu ikon musik metal selama lebih dari tiga dekade. Bahkan beberapa waktu yang lalu, band yang terdiri dari sang drummer, Lars Ulrich, sang gitaris/vokalis, James Hetfield, sang gitaris, Kirk Hammett dan sang bassis, Robert Trujillo ini baru saja menggelar konser akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta yang konon katanya menjadi konser band metal paling gila yang pernah ada di Indonesia. Well, kalau anda tidak sempat menonton konsernya kemarin, jangan berkecil hati, karena tepat tanggal 27 September kemarin, Metallica merilis film konsernya yang berjudul Metallica Through the Never yang dibintangi oleh Dane DeHaan, sang Harry Osborn baru di The Amazing Spider-Man.

Permasalahannya adalah, sebenarnya ini bukan film yang seutuhnya ‘film’, bahkan dokumenter pun bukan, melainkan tayangan konser live yang dibalut diatas panggung super megah dan canggih yang diselingi dengan cerita seorang roadie Metallica bernama Trip (Dane DeHaan), yang harus mengambil suatu barang penting di suatu tempat demi suksesnya konser Metallica. Jadi kalau dapat saya simpulkan, Metallica Through the Never ini seperti sebuah video klip panjang yang merepresentasikan setiap lagu yang dibawakan dan dinyanyikan oleh James Hetfield cs lewat petualangan surreal Trip yang berusaha untuk mengambil barang penting yang saya jamin anda akan bertanya-tanya apa sebenarnya barang penting tersebut.

Ya, lupakan semua permasalahan yang dialami Trip, dan kalau boleh jujur, siapapun bisa menjadi Trip, tapi mungkin Dane DeHaan dipilih untuk sekalian menggaet fans metal generasi sekarang (khususnya wanita, kalau ada itu juga). Anda tinggal duduk dan menikmati hingar bingar 15 lagu andalan band asal Los Angeles, California ini, dari mulai Creeping Death sampai lagu klasiknya yang membawa nama band ini makin mendunia, Hit the Lights, saya benar-benar mengalami yang namanya ‘eargasm’. Apalagi ketika mendengar musik mereka berkumandang di sound system jaringan bioskop 21 yang mumpuni itu, jika anda bukan fans metal sekalipun saya tetap mewajibkan anda untuk menonton film konser mereka ini.

Selain eargasm, mata saya pun dimanjakan dengan tata lighting dan teknis panggung metal yang modern nan canggih dan epik, apalagi ketika lagu One dikumandangkan, suara ledakan dan tembakan yang divisualisasikan dalam bentuk percikan kembang api dan warna warni laser membuat jantung saya makin berdegup kencang menantikan lagu yang pernah di-cover oleh Korn dengan sempurna di acara MTV Icon sepuluh tahun yang lalu itu. Kelima belas lagu Metallica dibawakan dengan sempurna sampai dengan dua lagu yang mengenalkan saya pada band yang anggotanya bisa dibilang sudah tidak muda lagi, yaitu Nothing Else Matters dan Enter Sandman dinyanyikan James Hetfield. Sing along pun sudah tidak dapat dihindarkan, bahkan suara saya yang fals ini tertutup dengan suara musik mereka yang hingar bingar tapi luar biasa rapih dan bersih, salut kepada para mixer yang mengatur keluar masuknya suara sampai menjadi mulus dan enak didengar telinga ini.

Terakhir adalah bagian yang paling saya suka, ketika tata panggung dan suara mengalami kerusakan, James Hetfield cs tetap membawakan lagu pamungkas, Hit the Lights dengan penerangan seadanya, suasana remang-remang dan minim cahaya tersebut katanya mengingatkan mereka ketika dulu masih sering nge-jam di garasi, dan memang betul, nuansa panggung dan penonton ketika Hit the Lights dibawakan benar-benar menghipnotis, metal gila! Salut!

Mau fans atau bukan saya pikir anda yang suka musik wajib menonton Metallica Through the Never di bioskop! Ya, bioskop adalah salah satu tempat yang paling tepat kalau anda menginginkan suara musik metal yang mendekati suasana konser live, percayalah, tidak akan rugi menonton film konser ini, apalagi hanya dengan membayar tidak lebih dari Rp 50.000, saya pikir itu adalah bentuk apresiasi paling minimal yang bisa saya berikan untuk band yang sudah eksis sampai detik ini. Dan jangan langsung pulang ketika layar sudah ‘fade to black’, nikmati dulu sesi jamming mereka membawakan lagu Orion, penutup manis untuk film konser ambisius yang diprakarsai oleh para personilnya sendiri, dan juga bantuan sang sineas Nimród Antal tentunya yang membuat film ini makin enak ditonton, salam metal!

Rating: 5/5

Setlist:

The Ecstasy of Gold

“Creeping Death”

“For Whom the Bell Tolls”

“Fuel”

“Ride the Lightning”

“One”

“The Memory Remains”

“Wherever I May Roam”

“Cyanide”

“…And Justice for All”

“Master of Puppets”

“Battery”

“Nothing Else Matters”

“Enter Sandman”

“Hit the Lights”

“Orion”

3 thoughts on “Metallica Through the Never (2013/US)

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s