Dead in Tombstone (2013/US)


Hello again, hermanito!

Hello again, hermanito!

Sebelum menanti kehadiran film hura-hura Robert Rodriguez yang dibintangi oleh Danny Trejo, Machete Kills alias sekuel dari Machete, tanpa sengaja saya menonton film baru Danny Trejo yang pastinya jauh dari pemberitaan film-film keren lain, yaitu Dead in Tombstone. Setidaknya ada dua nama aktor veteran yang membuat saya ‘tergerak’ untuk menonton film ini ketika jam kerja di kantor terganggu karena koneksi internet sedang mati, yaitu Mickey Rourke dan Danny Trejo itu sendiri. Film ini disutradarai oleh Roel Reiné, sineas spesialis sekuel film-film kelas B, tapi walaupun film-film sekuel produksinya aneh dan absurd, saya agak ‘betah’ menonton action jaman koboi ala Danny Trejo ini.

Ceritanya mirip dengan film Ghost Rider sebenarnya, ada unsur ‘sell the soul to the devil to catch the bad guy’. Alkisah ketika jaman koboi dahulu kala ada sebuah geng perampok yang biasa dipanggil The Blackwater Gang. Mereka sering merusuh dan merampok kota-kota kecil, sampai akhirnya mereka tiba di kota kecil bernama Edendale untuk merampok emas, tapi Guererro (Danny Trejo), sang pemimpin The Blackwater Gang malah dibunuh oleh rekannya sendiri, Red Cavanaugh (Anthony Michael Hall) yang rakus akan harta.

Guerrero pun tewas, tapi tidak tewas sepenuhnya, ia tiba di neraka yang sudah dijaga oleh sang Blacksmith (Mickey Rourke) alias the devil! Singkat kata, Guerrero membuat perjanjian dengan sang Blacksmith, yaitu nyawanya ditukar dengan seluruh anggota The Blackwater Gang, termasuk Red Cavanaugh, saudara yang mengkhianatinya. Maka Guerrero bangkit dari kubur untuk membalas dendam dan membantai semua rekan-rekan lamanya, it’s payback time in the very wild-wild west.

Action koboi yang sederhana, tidak membutuhkan banyak pemikiran detail, bahkan kalau boleh jujur, saya hampir terdistraksi dengan plot hole-nya yang semakin menjadi-jadi ketika film ini mau berakhir. Tapi apa boleh buat, tidak usah protes, toh tujuan dibuat film ini memang untuk menunjukan kejantanan Danny Trejo yang rasanya tidak akan lekang oleh waktu, bahkan penampilan Mickey Rourke yang terkesan terlalu klimis untuk seorang Blacksmith alias si iblis itu sendiri masih kalah jantan oleh rambut gondrong aktor yang pernah keluar masuk penjara selama 11 tahun lamanya ini.

Tidak ada yang terlalu istimewa di film ini, bahkan saya kecewa karena nudity-nya sangat sedikit (lho!) biasanya kan hal tersebut sering dieksploitasi di film-film kelas B seperti ini, jadi kesannya Dead in Tombstone ini mau serius tapi tanggung. Tapi tidak apa-apalah, toh saya berterima kasih karena film ini menjadi pelipur lara ketika saya benar-benar ‘magabut’ di kantor, apalagi pertarungan terakhir antara Guerrero dan Red Cavanaugh disajikan dengan ciri khas film koboi pada umumnya, western shootout! Bueno!

Ya sudahlah, kalau anda ingin menonton film ini silahkan saja, tapi tidak usah berekspektasi terlalu jauh, toh film ini memang dibuat apa adanya, jadi hargai saja situasi dan kondisinya, ha-ha. Buang jauh-jauh logika, walau gempuran scene-scene absurd mendekati akhir makin menjadi-jadi, nikmati saja ‘ghost rider’-nya Danny Trejo ini, apalagi bagi anda yang benar-benar sedang males gerak, saya jamin ketika menonton film ini pasti akan berpikir untuk bergerak secepatnya, ha-ha. Enjoy if you want, hermano!

Rating: 2.5/5

One thought on “Dead in Tombstone (2013/US)

  1. Pingback: Bad Asses (2014/US) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s