The Secret Life of Walter Mitty (2013/US)


Beautiful things don't ask for attention

Beautiful things don’t ask for attention

Selamat tahun baru 2014 guys! Tak terasa, kita sudah memasuki tahun-tahun yang sibuk (menurut ngana?!). Tapi sebelum memulai tahun ini, bagi anda yang masih merasakan beban hidup di akhir tahun 2013 ada baiknya menonton film yang baru saja saya tonton minggu kemarin, film yang dapat saya katakan adalah film pembuka tahun 2014 yang bisa jadi moodbooster anda semua. Ya, saya sedang membicarakan film terbaru komedian senior Hollywood, yaitu Ben Stiller, dengan film yang ia sutradarai sendiri, The Secret Life of Walter Mitty. Sempat booming akhir tahun kemarin karena trailernya yang sangat ‘artsy’ banget, penuh fantasi dan sinematografinya yang ciamik, membuat saya makin penasaran, sebenarnya film ini mengisahkan apa sih? Jangan khawatir, karena percaya atau tidak, filmnya sesuai dengan ekspektasi saya ketika menonton trailernya. Must a see!

Lupakan dulu imej Ben Stiller yang sering bermain di dalam film komedi tipikalnya, di The Secret Life of Walter Mitty, anda akan berkenalan dengan Walter Mitty (Ben Stiller) tentunya, seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang sortir aset foto di majalah photojournalist terkemuka di Amerika, LIFE yang sedang diujung tanduk karena sudah diambil alih oleh perusahaan lain yang ingin menjadikan majalah LIFE go online. Permasalahannya adalah, Walter sering sekali melamun dan membayangkan hal-hal fantastis diluar nalar, hal inilah yang membuat ia agak sulit untuk bersosialisasi, apalagi ketika ia sadar bahwa dirinya sedang jatuh cinta pada rekan sekantornya sendiri, yaitu Cheryl (Kristen Wiig), yang sama sekali sulit ia ajak bicara karena terlalu sering melamun.

Belum selesai dengan masalah melamunnya, Walter kedapatan tugas menyebalkan dari atasan barunya yang super annoying, Ted (Adam Scott). Dalam rangka merilis edisi pamungkas, majalah LIFE ingin memuat foto terakhir yang diambil oleh fotografer legendaris di majalah LIFE, Sean O’Connell (Sean Penn). Klise film yang katanya memuat karya paling agung Sean malah hilang, maka mau tak mau Walter harus mendapatkan klise film tersebut demi terwujudnya sampul edisi terakhir majalah LIFE yang katanya memuat ‘intisari’ kehidupan. Dengan dorongan dari Cheryl, Walter sadar, bahwa melamun tidak ada gunanya, ia harus berani keluar dan melihat serta merasakan petualangan sesungguhnya di dunia luar, jauh dari khayalannya yang mengada-ngada.

Seperti yang saya bilang, film ini merupakan sebuah moodbooster bagi anda yang sedang mengalami yang namanya suntuk dalam menjalani hidup. Tidak diduga, Ben Stiller seperti terlahir kembali, mendirect sebuah film drama yang tidak menitikberatkan pada humornya melainkan pesannya kepada penonton untuk menjalani hidup ini dengan semangat dan tanpa rasa takut. Diadaptasi dari cerita klasik milik James Thurber, nampaknya Ben Stiller berhasil merealisasikan proyek film yang sudah terpendam sejak tahun 1999 silam itu. Padahal kalau boleh saya berpendapat, The Secret Life of Walter Mitty ini mempunyai storyline dan skrip yang sangat sederhana dengan ending yang sangat ‘umum’. Tapi disinilah jeniusnya Ben Stiller yang senantiasa tetap membungkus film ini menjadi sebuah sajian menarik.

Sisi visual, artistik dan scoring musik tentunya menjadi nilai lebih di film yang berjalan selama kurang lebih dua jam ini. Dengan balutan sinematografi cantik arahan DOP Stuart Dryburgh yang seperti mencomot semua lanskap-lanskap indah di muka bumi ini dari film The Fall dan dukungan scoring asyik penggenjot semangat serta sedikit spesial efek konyol di awal-awal film, The Secret Life of Walter Mitty pada akhirnya berhasil menunjukan pada penonton bahwa dunia di luar rutinitas itu menyimpan banyak sekali cerita yang siap kita habiskan satu persatu.

So, apalagi yang harus saya utarakan? Film ini memang sederhana, tapi kesederhanaanyalah yang membuat The Secret Life of Walter Mitty bagaikan jeritan hati setiap insan manusia yang saat ini sedang didera kebosanan dalam hidupnya. Ya, terima kasih kepada Ben Stiller, Kristen Wiig, Sean Penn sampai Adam Scott yang konyol sekalipun, karakter-karakter unik yang diperankan oleh mereka membuat film ini menjadi makin asyik untuk ditonton, apalagi banyak quote-quote epik yang bisa anda catat di kertas dan di tempelkan di cermin di kamar untuk anda baca ulang tiap harinya agar semangat. Seperti yang diutarakan Walter di film ini, “To see the world, things dangerous to come to, to see behind walls, draw closer, to find each other, and to feel. That is the purpose of life.” Enjoy guys!

Rating: 4/5

Perfect favorite scene: Ketika Walter berada di Greenland, ragu ingin ikut terbang bersama pilot helikopter yang setengah teler, ditengah kebimbangannya tersebut, ‘hadir’ Cheryl, menyanyikan Space Oddity milik David Bowie. “Ground control to major tom, take your protein pills and put your helmet on…” The most wonderful scene, I swear to god, well done, Ben!

One thought on “The Secret Life of Walter Mitty (2013/US)

  1. Pingback: My 15 Favorite Movies of 2014 (That I’ve Seen in Movie Theater) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s