Dallas Buyers Club (2013/US)


Dare to live?

Dare to live?

Siapa sangka karir seorang Matthew McConaughey makin kesini makin bersinar, selain namanya yang sulit dieja, aktor yang lahir 45 tahun silam ini juga makin gemar mengambil peran-peran sulit di setiap film yang ia bintangi. Peran terakhirnya yang memukau saya adalah aktingnya yang meyakinkan di film kandidat best picture Academy Award tahun ini, yaitu Dallas Buyers Club. Film yang mengisahkan tentang seorang penderita HIV yang melawan kebijakan politis para perusahaan obat merupakan film yang menurut saya makin mengukuhkan Matthew McConaughey sebagai aktor berkelas di Hollywood saat ini. Tidak aneh perannya sebagai seorang penderita HIV diganjar beberapa piala penghargaan di ajang-ajang perfilman lain, termasuk Golden Globe Award belakangan ini.

Ron Woodroof (Matthew McConaughey) adalah seorang jagoan kampung di daerah Dallas, selain berprofesi menjadi tukang listrik, ia adalah perokok berat, pemabuk, pemakai narkotika dan gemar dengan yang namanya seks bebas. Maka ketika Ron divonis mengidap virus HIV gara-gara gaya hidupnya yang kelewat ekstrim, ia kaget setengah mati dan beranggapan bahwa itu semua adalah omong kosong belaka. Sampai akhirnya hidup Ron hanya diprediksi bertahan 30 hari saja oleh seorang dokter cantik bernama Eve (Jennifer Garner), ia kemudian mulai mencari cara untuk bertahan hidup. Dengan riset alakadarnya, Ron mulai mengumpulkan obat-obatan yang diduga bisa meringankan penyakitnya, walaupun obat-obatan tersebut belum disetujui pemerintah, Ron tetap menggunakannya dan bahkan mulai menolong penderita virus HIV lainnya yang kesulitan untuk mendapatkan obat-obatan yang layak, seperti Rayon (Jared Leto), seorang transgender yang awalnya dijauhi Ron gara-gara virus mematikan tersebut.

Saya sampai harus melihat sendiri kehebatan akting Matthew yang makin lama makin matang di film ini karena saya masih dalam kondisi euforia Leonardo DiCaprio yang berperan total di The Wolf of Wall Street. Tapi setelah menonton langsung Dallas Buyers Club, saya harus akui, Leonardo punya saingan berat disini. Sebenarnya dalam soal akting, Matthew McConaughey justru berperan apa adanya di film berdurasi hampir dua jam ini, sebagai pria kelahiran Texas, tidak sulit untuk aktor di film terbaru Christopher Nolan terbaru itu untuk bermain peran menjadi seorang jagoan kampung dengan aksennya yang khas. Justru yang memukau adalah penampilan fisik Matthew yang hampir menyerupai penampilan fisik Christian Bale di The Fighter. Dedikasinya untuk memerankan seorang pengidap virus HIV memang harus diakui jempol, penampilan fisik yang memukau makin menyatu dengan aktingnya yang tidak usah diragukan lagi.

Tidak mau kalah, sebagai aktor yang suka menyanyi di salah satu band terkenal disana, Jared Leto pun ikut-ikutan total dalam menggambarkan seorang karakter transgender yang mengidap virus mematikan itu. Sama-sama kurus ceking dengan akting warianya yang cukup meyakinkan, duet Ron dan Rayon di film yang digarap oleh sineas Jean-Marc Vallée ini berhasil memberikan nuansa penuh warna, dari momen mereka yang kadang membuat saya ingin tertawa sampai momen tersedih yang dialami mereka, semua berhasil disampaikan apa adanya dan membuat saya ikut terhanyut dalam kisah inspiratif seorang Ron Woodroof.

Dallas Buyers Club beruntung punya dua aktor yang mempunyai pengaruh kuat di dalamnya, walaupun Jared Letto hanya sebagai aktor pendukung, saya percaya ia mempunyai kans besar untuk menggondol piala Oscar nantinya. Diadapatasi dari kisah nyata yang terjadi di tahun 1985 silam, Dallas Buyers Club punya semua elemen untuk bersaing dalam ajang Academy Award, plot cerita yang sederhana dan inspiratif serta dukungan akting dari para aktor dan aktris berkelas makin membuat film tentang salah satu virus paling mengerikan di dunia ini menjadi sebuah tontonan yang tidak begitu mengerikan lagi. Seperti tagline Dallas Buyers Club yang tidak kalah inspiratifnya, “dare to live?” Enjoy!

Rating: 4/5

10 thoughts on “Dallas Buyers Club (2013/US)

  1. May I say.. i dont get McConaughey performance..
    Ga begitu ‘terhubung’ aja – kaya ada something missed, just becoming “unrecognizable”.
    hihi, mungkin ane perlu re-watch ^^

    and Letto..ga sia-sia dia rehat akting lama, favorit scene ya pas dia jadi ‘pria’ … walau yang jadi bapaknya kurang dapet emosinya🙂

    Like

    • Hmm, sebenernya Matthew aktingnya kalo kata gw justru kaya dia akting seperti biasa aja, apalagi setting ceritanya gak jauh dari tempat dia lahir, jadi seperti yg gw bilang di reviewnya, emang film ini cocok buat dia, gak usah susah2 mendalamin karakternya, tinggal maksimalin aja sama penampilan fisiknya yg berubah drastis…

      Intinya sih, Matthew fine2 aja buat gw, justru gw suka duetnya sama Jared, yang bikin film ini makin asyik untuk ditonton sih, humornya dapet, seriusnya dapet, sedihnya dapet gara2 mereka berdua…

      But, tetep, gw masih menjagokan Leo for fvcking Oscar, hahaha ;))

      Like

  2. Pingback: Trailer Film Terbaru Christopher Nolan: Interstellar | zerosumo

  3. Abis terkesan ama peran Rust di True Detective (on your recommendation), jadi penasaran juga pengen liat akting Matthew di Dallas Buyers Club.
    Keep writing man, this zs.net can be a great beacon for those who want to find a decent movies to watch.

    Like

  4. Pingback: Spider-Man Jadi Waria? | zerosumo

  5. Pingback: Metamorfosis Jake Gyllenhaal dalam ‘Southpaw’ | zerosumo

  6. Pingback: Inilah Jajaran Cast Resmi untuk Film Suicide Squad | zerosumo

  7. Pingback: My 12 Favorite Movies of 2014 (That I’ve Downloaded) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s