Sabotage (2014/US)


Don't get to the chopper yet!

Don’t get to the chopper yet!

Kalau anda orang tua yang baik pasti tidak akan membawa anak anda yang masih balita menonton film Sabotage. Film terbaru dari Arnold Schwarzenegger ini memang bukan untuk dikonsumsi bocah, tapi gilanya, ketika saya menonton film yang disutradarai oleh David Ayer—the king of crime police movie scene, masih saja ada orang tua yang membawa anaknya yang masih kecil untuk menonton film yang lumayan brutal dari segi dialog sampai aksi ini, grow up please! Okay, enough of that parenting thing, let’s talk about the movie. Sebenarnya ekspektasi saya lumayan tinggi untuk Sabotage, apalagi ketika tahu bahwa film ini ditukangi oleh David Ayer yang seperti anda tahu bahwa dia memang spesialis menulis dan membuat film-film bertema polisi dan kejahatan di jalanan. Film terakhirnya yang tentu saja ‘mind-blowing’ adalah End of Watch yang legendaris itu, makanya saya agak berekspektasi tinggi, but it turns out, Sabotage is a fine action thriller movie, nothing too special, or because I distracted by somebody that day (what the fuck am I talking about).

Oke, kalau boleh jujur, sembari menonton film ini di jam midnight, saya memang agak terdistraksi karena saya sedang betah chatting dengan seseorang yang cukup ‘penting’ bagi saya, padahal baterai handphone saya sudah menipis, tapi saya tetap berusaha untuk keep in touch dengan seseorang yang sedang nonton Captain America: The Winter Soldier di jam midnight juga. Oke stop curhatnya, mohon maaf kalau anda jadi terganggu dengan curhat colongan saya, but back to the movie. Sabotage sendiri menceritakan tentang tim elit DEA yang gemar meringkus para bandar narkotika dengan cara yang brutal, tim elit ini dipimpin oleh Breacher (Arnold Schwarzenegger) yang ditemani oleh para anggotanya yang brutal juga, yaitu Monster (Sam Worthington), Grinder (Joe Manganiello), Neck (Josh Holloway), Sugar (Terrence Howard), Pyro (Max Martini), Tripod (Kevin Vance), Smoke (Mark Schlegel) dan Lizzy (Mireille Enos). Tapi di aksi terakhir mereka menggerebek markas bandar narkotik, Breacher dkk melakukan sedikit improvisasi, yaitu ‘mengambil’ sedikit uang para bandar dan menyembunyikannya di suatu tempat untuk dinikmati oleh tim Breacher nantinya.

Sayang, uang hasil rampasan mereka tiba-tiba raib, Breacher dkk mulai curiga satu sama lain, apalagi ketika satu persatu anggota tim elit Breacher tewas dengan mengenaskan, apakah ini perbuatan balas dendam para bandar narkotik yang mereka serang atau perbuatan orang yang mengetahui kegiatan kotor mereka? Ya, dilihat dari trailer, film ini akan full action packed, tapi ternyata tidak juga, Sabotage lebih kepada film mystery thriller yang memposisikan Breacher sebagai jagoan utama yang menyelidiki kenapa para anggotanya tewas tiba-tiba. Tapi yang disayangkan, scene penyelidikan yang dilakukan Breacher agak berulang-ulang sehingga mungkin agak membosankan bagi saya pribadi, karena setiap mayat yang ia temukan sudah pasti mayat rekannya dan aksi signifikan yang ia lakukan baru ada di paruh akhir yang ternyata memang predictable dan sedikit selfish, bahwa hilangnya uang tersebut ada kaitannya dengan masa lalu Breacher yang menyedihkan.

Jika dibandingkan dengan film terakhir David Ayer, Sabotage tidak terlalu spesial, karena film ini tidak jauh beda dengan film-film action polisi pada umumnya, tapi satu hal yang tetap menonjol yaitu kharisma Arnie dan ensemble cast-nya yang lumayan saling mengisi satu sama lain sehingga chemistry mereka sebagai satu tim elit yang brutal tetap terasa. Jangan lupakan juga aksi yang penuh kebrutalan di film yang awalnya berdurasi hampir tiga jam ini, darah dan organ tubuh yang berserakan menjadi pemandangan biasa di Sabotage, makanya itu saya sangat tidak menyarankan anda membawa anak yang masih kecil untuk menonton film ini. Tapi dari itu semua, at least ciri khas film-film David Ayer selalu ada, yaitu sebuah ikatan erat antar para penegak hukum yang berakhir tragis karena suatu insiden yang biasanya diawali dengan pengkhianatan atau faktor lain, dan hanya David Ayer yang bisa membuatnya semenarik itu walau tema yang disajikan selalu itu-itu saja. Well setidaknya ini sedikit opini saya tentang film Sabotage, penilaian dari seseorang yang terdistraksi ketika menontonnya, ha-ha. Still a decent action thriller movie, just see it for yourself.

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s