Chingoo/Friend (2001/South Korea)


When people grow, they grow apart

When people grow, they grow apart

Chingu artinya “teman” alias “friend”, namun ini bukan kisah Ross, Rachel, Phoebe, Joey, Chandler dan Monica di New York, namun kisah pertemanan berbumbu gangster which will take you to the feels trip to feeladelphia. Sebelum Silmido (2003) ini adalah film paling laris di Korea Selatan. Pada masanya film ini “beda” dengan kebanyakan film yang menyorot Seoul, film ini khas Busan dan disyut di Busan, kota industri makmur di dekat sungai Nakdong. Bahkan katanya dialek bahasa Korea-nya juga dialek Busan. Namun ini sulit dibedakan bagi mereka yang bukan penutur asli bahasa Korea.

Film ini mengikuti kehidupan empat orang sahabat sedari kecil, Joon-seok (Yu Oh-seong)—yang ayahnya gangster, Dong-su Jang (Dong-gun) yang menjadi sidekick Joon-seok, Jung Ho (Jung Woon-taek) yang senang melucu dan Sang-taek (Seo Tae-hwa) yang cerdas.

Besar di Busan tahun 70-an empat sekawan ini menjalani susah senang bersama. Bahkan di sekolah mereka dihukum bersama. Guru mereka kejam, senang menggampar dan menonjok. Persahabatan mereka begitu dekat sehingga jika satu orang dipukul, mereka akan membalas dan ikut tawuran.

“Saya cuma bisa jadi gangster, kamu satu-satunya teman beneran yang saya punya,” ungkap Joon-seok sambil sakaw ke Sang-taek.

Tapi seperti kata-kata mutiara; when people grow, they grow apart, nasib membawa keempat sahabat itu ke arah yang berbeda. Sang-taek mendapatkan beasiswa dan melanjutkan kuliah dan Joon-seok serta Dong-su malah aktif menjadi preman di organisasi gangster. Hanya saja mereka berada di dua organisasi yang berbeda.

Kisah ini diceritakan dari sudut pandang Sang-taek yang pendiam. Sang-taek melihat pasang surut persahabatan dan walau Joon-seok itu preman, tetapi ia tak pernah mau menyakiti temannya. Sayangnya ketika kepentingan bermain, masihkah persahabatan itu penting?

Saya suka dengan film ini sebab selain aktingnya bagus, bagi mereka yang lahir dan besar di satu tempat saja selama waktu lama, film ini akan sangat berkesan tanpa harus terlalu lebay atau penuh kata-kata mutiara. Tentu sebagian kita pernah punya teman sedari kecil yang sampai dewasa masih berteman. Menyaksikan perubahan fisik dan kepribadian serta arah hidup yang berbeda.

Kalau suka Stand By Me, akan suka dengan film ini. Mungkin bagi kaum hawa, film ini bisa memberikan pandangan bahwa pertemanan cowok ya seperti ini, ngga ribet soal sepatu, parfum, baju dan urusan pribadi, ga penuh drama ga penting tetapi bisa tahan lama.

Tahun lalu film ini rilis sekuelnya, Chingu 2. Berikut trailernya:

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s