The Double (2013/UK)


The DoubleZerosumo.net – Ketika saya mendengar bahwa salah satu novella Dostoevsky, The Double, akan dibuat film saya meringis. Sebab, siapa yang mau membiayai film dari novel berdebu yang tidak “seru” menurut generasi muda? Lagian novelnya kan “Rusia banget”.

Sebenarnya terjemahan novel ini sudah ada dalam bahasa Indonesia, hanya tidak laku sebab bukan kumpulan kicauan penuh hikmah. Jadi kalau mencari, sebaiknya coba ke tukang loak.

Sebelum membahas filmnya izinkan saya membahas sedikit soal beberapa penulis novel Rusia. Nama mereka memang terdengar eksotis, ada Maxim Gorki, Nikolai Gogol, Leo Tolstoy, Vladimir Nabokov, tapi percayalah, buku-buku mereka tidak sulit untuk dipahami. Struktur kalimatnya sederhana dan ceritanya adalah kehidupan sehari hari manusia.

Ada yang menyindir kelas menengah, ada yang pilu, ada yang putus asa. Satu hal, tidak ada yang bahagia dari novel-novel Rusia klasik. Kalau ngga putus cinta karena beda kasta ya seorang jelata yang tersiksa sampai habis. Ngga bakalan ada orang debat di forum dunia maya sambil berkata: “Eh tau ngga di komik Brothers Karamazov yang universe-nya sudah di-reboot, si Gwen Stacy itu waria?”

Ga bakalan ada orang mendebatkan kenapa buku sama film berbeda, sebab bukunya tidak populer.

Maka saya sangsi bahwa The Double, bahkan versi filmnya, akan memikat banyak orang, dalam hal ini rakyat umum.

Richard Ayoade banting setir, dari menyutradarai film cinta-cintaan seorang pemuda pandir menjadi sebuah film dark comedy pemuda pandir lainnya, Simon (Jesse Eisenberg) yang menjadi pegawai kantoran.

Simon adalah pria kikuk yang susah bergaul. Di kantor dia dianggap tidak ada dan tidak penting. Padahal dia ada.

Di sini Ayoade sengaja mengaburkan lokasi dan waktu. Setting tempat seolah Hungaria tahun 1970-an dengan kantor kusam, lorong gelap dan teknologi seperti dari tahun 1950-an. Ini untuk membuat penonton merasa terasing.

Ya, terasing adalah inti film ini. Betapa pekerjaan yang itu-itu saja membuat manusia menjadi terasing, mencabutnya dari kemanusiaan. Tema yang ada di novelnya dan menjadi inti Karl Marx ketika berkhotbah bahwa pekerjaan membuat manusia terasing. Ngga percaya? Coba baca Franz Magnis-Suseno, “Keterasingan dalam Pekerjaan”, dalam Pemikiran Karl Marx: Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2010, hlm. 87-104. (Oh ya, bukunya sudah langka, hanya ada di loakan)THE DOUBLE 2013Simon jatuh hati pada rekan kerja yang cantik, namun sulit mengungkapkan perasaannya, sampai kemudian ada pegawai baru, James yang rupa dan perawakannya 100% mirip. Namun teman sekantor tidak peduli akan hal itu. James yang supel dan pintar bergaul semakin menyisihkan Simon. Apa yang akan Simon perbuat?

Film ini komplit, cerita yang memikat namun tidak berat, akting Jesse Eisenberg yang bagus serta score musik yang akan mengingatkan pada film-film Alfred Hitchcock.

Penonton akan dibawa terasing secara indah oleh Ayoade dan saya yakin, para PNS atau karyawan yang sudah bekerja di atas lima tahun, mengerjakan hal yang sama terus menerus di kantor yang sama, akan merasakan apa yang Simon rasakan: terasing dari menjadi manusia karena pekerjaan.

7 thoughts on “The Double (2013/UK)

  1. Pingback: Penjelasan Ending Enemy (2013/US) | zerosumo

    • Wah sepengetahuan kami sih tidak ada ya, soalnya novel serius kaya gini jarang banget muncul versi bahasa Indonesia nya. Tapi coba cari aja di toko buku, siapatahu ada…walau kemungkinan kecil.

      Like

  2. Pingback: My 12 Favorite Movies of 2014 (That I’ve Downloaded) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s