Godzilla (2014/Remake/US)


GodzillaGodzilla, siapa yang tidak kenal dengan monster mirip kadal raksasa ini? Tahun ini—bertepatan dengan perayaan 60 tahun Godzilla paska rilis pertama kali di layar lebar tahun 1954, rilis Godzilla terbaru yang lebih gahar dari film godzilla tahun 1998. Ditangani Gareth Edwards yang pernah menangani film sci-fi indie berjudul Monsters di tahun 2010, Godzilla versinya ini lebih setia pada source material sang monster dan hasilnya tentu saja memuaskan para fans Godzilla dimanapun mereka berada.

Ceritanya memang dibangun secara perlahan-lahan, anda harus bisa menahan rasa sabar untuk menyaksikan penampakan sempurna monster ini. Karena awalnya kita akan disuguhi backstory dari sudut pandang para karakter manusia yang terlibat dengan kemunculan sang monster. Pertama ada Dr. Serizawa (Ken Watanabe) yang memang sudah meneliti makhluk jadi-jadian ini sejak tahun 50-an. Kemudian ada seorang engineer bernama Joe Brody (Bryan Cranston) yang tidak bisa move on setelah kematian istrinya yang diduga gara-gara sang monster tersebut. Terakhir ada Ford Brody (Aaron Taylor-Johnson), anak dari Joe Brody yang sudah beranjak dewasa dan berprofesi sebagai seorang tentara penjinak bom yang terlibat dalam perang melawan para monster.

Para monster? Ya, anda akan menyaksikan lebih dari satu monster raksasa di film berdurasi dua jam ini. Karena seperti yang saya bilang di awal, Godzilla versi Gareth Edwards lebih setia pada source material, dimana sang Godzilla merupakan anti-hero disini, melawan dua monster yang sedang horny ingin kawin, tentu saja hal tersebut membuat Godzilla risih, karena hanya boleh ada satu monster raksasa yang menghuni bumi (lho!).

Intinya film yang mendapatkan penghasilan terbesar ketika rilis selama tahun 2014 ini memang mirip Pacific Rim tapi minus para Jaeger. Kita akan menyaksikan kehebatan Godzilla melawan para monster lain yang dinamakan MUTO. Pertarungan mereka memang disimpan di paruh akhir, jadi anda harus sabar sekali lagi. Karena bagi beberapa orang, karakter manusia di film ini sebenarnya tidak terlalu penting. Bahkan aktor sekelas Bryan Cranston dan Ken Watanabe pun hanya tampil apa adanya, tanpa mereka atau aktor lain pun bisa mengganti posisi mereka dan tidak merubah perspesi orang akan film ini.

Sama halnya dengan Aaron Taylor-Johnson, mungkin hanya para wanita yang menantikan kehadiran aktor yang namanya naik semenjak memerankan karakter superhero konyol nan keren Kick-Ass. Sisanya hampir sama dengan aktor dan aktris lain, tidak ada yang menarik dan tidak ada pengembangan karakter yang berarti sepanjang film ini berjalan. Intinya, anda hanya butuh melihat Godzilla saja disini, tidak usah cari hal-hal lain yang tidak penting.

Saya sendiri menikmati Godzilla di bioskop IMAX, hasilnya lumayan nampol, apalagi dari tata suara yang makin terasa getarannya. Auman Godzilla makin menggila ketika saya menyaksikan film ini di bioskop IMAX. Shot-shot ikoniknya makin terasa, kemunculan Godzilla dari balik asap yang disertai petir serta beberapa saat sebelum Godzilla mengeluarkan jurus mautnya terasa sangat epik jika ditonton di bioskop IMAX.

Walau banyak yang protes Godzilla versi Gareth Edwards ini agak gemukan, tapi tak masalah bagi saya, penampakannya steady, mau siang mau malam, spesial efeknya tetap cantik. Sama halnya ketika Ford Brody dan kawan-kawan melakukan misi terjun payung langsung ke tengah-tengah pertarungan Godzilla dan MUTO, nuansa awan berwarna merah jingganya sangat luar biasa keren.

GodzillaAkhir kata, kalau anda mau menonton Godzilla yang lebih gahar dan lebih asyik, Godzilla milik Gareth Edwards ini wajib masuk daftar tontonan anda. Boring di awal akan terbayar dengan keepikan di akhir-akhir dan siapa tahu ending film ini akan mengindikasikan untuk film sekuelnya, who knows?! Well, just enjoy the roar!

Rating: 3.5/5

NB: Penasaran dengan behind the scene-nya? Silakan simak dibawah ini.

Anda juga bisa membuat poster Godzilla sesuai keinginan sendiri, langsung saja klik DISINI!

Atau anda penasaran, apakah Godzilla bisa hidup di dunia nyata? Vsauce menjelaskan semuanya dengan pendekatan ilmiah.

2 thoughts on “Godzilla (2014/Remake/US)

  1. Pingback: Duel (1971/US) | zerosumo

  2. Pingback: My 15 Favorite Movies of 2014 (That I’ve Seen in Movie Theater) | zerosumo

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s