To Rome with Love (2012/US)


To Rome with LoveKota Roma dan Woody Allen, apa jadinya apabila kedua hal tersebut digabungkan? Sebuah film yang unik tentu saja. Film dengan tokoh-tokoh dan cerita yang tidak standar, yang menggelitik namun sekaligus manusiawi. Kiranya memang seperti itulah bakat dan ciri khas Woody Allen. Dan film seperti itu jugalah yang ditampilkan olehnya melalui To Rome with Love ini.

Sederet aktor dan aktris papan atas turut serta dalam film yang memiliki empat cerita yang tidak berhubungan ini. Sebut saja diantaranya Alec Baldwin, Penelope Cruz, Jesse Eisenberg, Judy Davis, Greta Gerwig, Ellen Page, Roberto Benigni, dan bahkan Woody Allen sendiri pun ikut tampil di dalamnya. Diantara keempat cerita itu ada yang berkisah tentang perselingkuhan, tentang kesuksesan yang tidak diduga, tentang impian, dan juga tentang hubungan sepasang kekasih yang kurang beruntung.

Dalam setiap cerita itu selalu saja terselip bagian yang agak absurd dan jenaka, tapi itulah Woody Allen. Tidak ada yang terlalu serius tapi justru cenderung konyol. Bagaimana mungkin seorang pegawai bisa terbangun di suatu pagi dan menemukan dirinya menjadi selebriti? Bagaimana mungkin seorang pembuat peti mati ternyata bisa diorbitkan menjadi penyanyi opera, namun agar penampilannya maksimal dia harus bernyanyi sambil mandi? Bagaimana mungkin ada seorang pelacur yang salah masuk kamar kemudian diperkenalkan sebagai calon menantu? Lalu bagaimana juga ceritanya seorang arsitek tua yang menemukan kembali tempat tinggalnya dulu dapat menghantui penghuni baru dan memberikan wejangan tentang cinta pada orang yang kini tinggal disana?

To Rome with LovePertanyaan-pertanyaan itu, percayalah, hanya sebagian kecil dari plot cerita yang ditampilkan dalam film To Rome with Love. Semua yang tampak tidak masuk akal itu sedemikian rupa menjadi normal dalam film ini. Tapi memang hanya dalam film semua itu bisa kita dapat.

Sayangnya nuansa kota Roma tidak terlalu kental untuk kita rasakan, dan secara garis besar To Rome with Love bukanlah sebuah film yang begitu berkesan. Walaupun begitu, cerita yang dituturkan lewat berbagai tokoh dan situasi yang ada cukup menghibur. Memberikan kesempatan pada kita untuk merasakan kembali bakat Woody Allen yang khas dalam menggambarkan kehidupan dan tokoh-tokohnya yang unik.

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s