Penjelasan Ending Enemy (2013/US)


EnemyEnemy mungkin film yang akan membuat anda bertanya-tanya setelah melihat sesuatu yang ‘menakutkan’ di penghujung filmnya. Karya dari tangan dingin Denis Villeneuve yang sebelumnya sukses membesut Incendies dan Prisoners menjadi salah satu film favorit saya sepanjang masa, Enemy hadir dengan tone yang berbeda sama sekali dari dua film pendahulunya tersebut. Padahal syuting Enemy dilakukan sebelum syuting Prisoners yang mind-fuck itu, tapi jangan salah, menonton Enemy, otak anda akan ‘diperkosa’ lebih dalam dengan teori-teori liar dan konspirasi global di dalamnya yang sulit untuk diterjemahkan.

Alkisah seorang dosen sejarah di salah satu universitas bernama Adam (Jake Gyllenhaal) mempunyai rutinitas hidup yang membosankan selain mengajar para mahasiswanya soal konsep hidup di negara totaliterisme. Sepulang mengajar, ia bertemu kekasihnya, minum sedikit wine, bercinta, tidur dan bangun di keesokan harinya melakukan hal yang sama. Sampai suatu saat tanpa sengaja Adam direkomendasikan sebuah film oleh rekan kerjanya, ketika ditonton, ia kaget melihat ada salah satu pemeran film itu yang menyerupai dirinya. Adam pun mulai mencari tahu kembarannya yang ternyata seorang aktor bernama Anthony (Jake Gyllenhaal). Sampai akhirnya pertemuan Adam dan Anthony malah menjadi sebuah bencana bagi kehidupan mereka masing-masing. Dimana Anthony mulai merusak hubungan Adam dengan kekasihnya (Mélanie Laurent) yang membuat Adam berpikir bahwa ia pun harus bertemu dengan istri Anthony (Sarah Gadon). Tapi apakah ini merupakan sebuah film ‘The Double’ dengan tone yang lebih gelap atau ending film ini menyiratkan pesan lebih dalam bagi para penontonnya.

Jangankan anda, saya pun harus mencari banyak penjelasan ketika selesai menonton film berdurasi 90 menit ini. Apalagi dari isu yang saya dengar, Denis Villeneuve sendiri menyuruh para aktor dan aktrisnya untuk menandatangani kontrak bahwa mereka tidak akan buka mulut soal ending film yang mempunyai tone ala film-film Hitchock ini. Tapi ada penjelasan menarik yang saya temukan di salah satu website yang membahas isu politik tentang ending film Enemy yang sangat ‘menjaring’ rasa penasaran para penontonnya itu.

EnemyBanyak teori yang mengatakan bahwa Adam dan Anthony adalah orang yang sama, bedanya, Adam dan Anthony merupakan salah satu kepribadian lain. Entah Adam entah Anthony-nya. Tapi yang jelas, jika anda menyaksikan beberapa saat sebelum ending yang mengejutkan itu muncul, Anthony mungkin adalah alter ego Adam. Dimana di scene awal diperlihatkan bahwa Anthony sedang mengunjungi klub seks undergorund yang sangat awkward, dan di akhir sebelum ending ia berencana untuk kembali mengunjungi klub seks tersebut. Maka sesuai dengan mata kuliah totaliterisme yang ia berikan, history repeat, Adam adalah Anthony versi ‘kelam’ yang akan mengulangi kebiasaannya mengunjungi klub seks underground tersebut.

Tapi ada teori lain yang menarik perhatian saya, karena film ini adalah adaptasi dari buku novel The Double karya José Saramago, justru di dalam buku tersebut konon tidak pernah ada pembahasan mengenai laba-laba secara tersirat maupun tersurat. Lalu apa maksud dari laba-laba yang menjadi highlight utama dari scene awal sampai scene akhir yang mengejutkan itu? Belum lagi gambar poster film ini yang memperlihatkan laba-laba raksasa menguasai kota di dalam pikiran sang aktor utama Prisoners itu.

EnemyTeori pertama menyebutkan bahwa laba-laba itu adalah bukti kelemahan Adam atau Anthony terhadap wanita. Di scene pertama kita melihat seorang striptease menginjak laba-laba, dan di scene akhir anda akan melihat laba-laba entah ‘istri’ Anthony yang bisa membuat anda shock. Tapi teori kedua yang menarik perhatian saya adalah, bagaimana jika sedari awal, Adam dan kota ia tinggal sudah diinvasi oleh para laba-laba, layaknya film Invasion of the Body Snatchers? Bagaimana jika maksud dari mata kuliah totaliterisme yang disampaikan Adam adalah apa yang sebenarnya sedang dilakukan oleh para laba-laba tersebut?

Negara totaliterisme selalu menekan kebebasan berkespresi para individu, tapi apa yang terjadi jika individu tersebut bertemu dengan kembarannya? Apakah individu tersebut sudah membongkar konsep totaliterisme para laba-laba tersebut? Apalagi ketika menuju ending kita akan diperlihatkan bahwa Adam mau tak mau memberikan (baca: menjual) kekasihnya kepada Anthony tapi tetap berusaha untuk bercinta (baca: memperkosa) dengan istri Anthony. Deep down, di setiap diri manusia, konsep totaliterisme itu selalu ada, dan para laba-laba itu sudah mendoktrin totaliterisme dengan baik kepada Adam dan semua orang yang ada di kota sunyi tersebut.

EnemyBelum lagi banyak petunjuk yang mengarah ke bentuk jaring laba-laba di setiap sudut kota yang dilewati oleh Adam maupun Anthony. Petunjuk paling jelasnya adalah ketika mobil yang dikendarai Anthony tabrakan dan memperlihatkan apa yang terjadi pada kaca pintunya? Motif jaring laba-laba bukan? What the fuck is really happening?!

Ya, bicara lebih dalam, konsep totaliterisme ini memang sudah menjadi bagian hidup sang penulis buku The Double, José Saramago. Karena penulis berkebangsaan Portugal itu merasakan hidup di bawah pemerintahan fasis ketika dirinya masih berusia 3 tahun, tepat setelah terjadi kudeta di dalam pemerintahan Portugal. Maka tidak heran jika teori politik dan ‘Invasion of the Body Snatchers’ campur sari ini adalah teori yang paling memikat saya. Karena kalau memang benar itu yang ingin disampaikan oleh Denis Villeneuve, maka Enemy merupakan salah satu film arthouse yang benar-benar mengaburkan makna ‘the double’ sedari awal.

Apapun yang anda percayai, Enemy tetap sebuah tontonan yang berkualitas dan mempunyai elemen thriller dan erotis yang tinggi. Balutan warna kuning grainy-nya membantu suasana film ini berjalan dengan sendu tapi tanpa menghilangkan rasa penasaran penonton untuk apa yang akan terjadi selanjutnya. Akting solo Jake Gyllenhaal pun cukup memukau dan meyakinkan walau memang tidak se-epik apa yang ia lakukan ketika di Prisoners. Yang jelas, film ini bukan untuk semua orang, bahkan golongan “bukan semua orang” pun masih bertanya-tanya tentang maksud dari film Enemy ini. Well, buktikan saja sendiri, enjoy!

Rating: 3/5

7 thoughts on “Penjelasan Ending Enemy (2013/US)

  1. Pingback: Nightcrawler (2014/US) | zerosumo

  2. 9 Ranting Bintang Untuk Film Thriller Ini, Karena Rasa Penasaran Takkan Pernah Memuaskan Setiap Individu Yang Membayangkan Dirinya Bertemu Diri Sendiri Yang Sama (Baca: Kembar). Peran Solo Jake Gyllenhaal Selalu Puas Buat Ditonton Kembali. Terima Kasih Penjelasan Film Ini.

    Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s