Deliver Us from Evil (2014/US)


Deliver Us from EvilZerosumo.net – Tidak selamanya setan dikurung selama bulan suci Ramadhan, setidaknya hal tersebut tidak terjadi di film Deliver Us from Evil yang baru saja rilis di minggu pertama bulan suci Ramadhan ini. Film horor terbaru garapan sineas Scott Derrickson ini mendapat banyak kritik yang beragam, karena ternyata Deliver Us from Evil sebenarnya bukan murni film horor layaknya karya terakhir Scott Derrickson, yaitu Sinister. Jadi kalau anda berharap akan menyaksikan kengerian seperti Sinister di film terbarunya yang dibintangi aktor Eric Bana ini, jangan terlalu berharap banyak. Tapi sebagai sebuah film horor thriller berbau action di dalamnya, Deliver Us from Evil bukanlah film yang buruk.

Cerita film Deliver Us from Evil ini sebenarnya sangat sederhana, menceritakan seorang polisi bernama Sarchie (Eric Bana) yang secara tak sengaja selalu menyelidiki kasus kekerasan dalam rumah tangga. Kasus terakhirnya yang diselidiki agak-agak berbau mistis, tapi Sarchie tidak percaya hal-hal tersebut sampai ia mulai mendengarkan suara-suara aneh di kepalanya. Akhirnya Sarchie meminta bantuan seorang pendeta spesialis kasus-kasus ‘aneh’, yaitu Mendoza (Édgar Ramírez), yang membenarkan bahwa Sarchie mempunyai bakat spiritual dan saat ini Sarchie sedang dalam situasi pelik karena ada iblis yang ingin masuk ke dunia manusia yang dibuktikan dengan serangkaian kasus janggal yang ditangani Sarchie sebelumnya.

Menonton film ini dari awal sampai akhir saya agak sedikit terkejut karena ternyata Deliver Us from Evil ini lebih menyerupai film pengusiran setan di dunia modern dengan gaya yang lebih casual. Malahan saya melihat film ini seperti film Constantine versi realistis yang minus fantasi. Ya, bukan sebuah horor murni yang ingin disajikan sang sineas yang akan menangani salah satu film Marvel tahun depan itu, melainkan sebuah action horor thriller yang tetap mempunyai momen-momen jump scares-nya tersendiri.

Deliver Us from EvilPenampilan Eric Bana menjadi Sarchie pun disini agak-agak berbau Constantine. Seorang polisi yang sebenarnya banyak menyimpan masa lalu kelam dan penuh dosa tapi harus berhadapan dengan dunia gaib yang ia sendiri sebenarnya masih ragu sampai akhirnya dibukakan matanya oleh Mendoza, sang pendeta atau bahasa kerennya sang demonologist yang paham betul akan masalah kerasukan seperti itu. Duet Sarchie dan Mendoza dalam menumpas sang iblis cukup apik walau beberapa aksi diantaranya cukup ‘awkward’ bagi saya, karena ‘radar’ Sarchie dalam melihat hal-hal gaib ditandai dengan alunan musik The Doors, ha-ha.

Deliver Us from EvilTapi jangan salah, Deliver Us from Evil ini memang terinspirasi dari kisah nyata Sarchie yang ternyata sekarang sudah beralih profesi dari polisi menjadi seorang demonologist. Lebih hebatnya lagi adalah Sarchie ini ternyata pernah menjadi asisten keluarga Warren ketika melakukan prosesi exorcism. Kalau anda pernah menonton film The Conjuring, anda pasti tahu siapa itu keluarga Warren.

Intinya, pendekatan Scott Derrickson untuk mengangkat kisah Sarchie ini dibungkus dengan lebih modern dan penuh aksi, sebuah pendekatan yang tidak salah memang tapi mungkin akan membuat para fans horor agak bingung karena mungkin mereka pikir ini adalah film The Exorcism of Emily Rose versi terbaru Scott Derrickson. Tapi bagi saya pribadi, Deliver Us from Evil masih tetap seru untuk ditonton apalagi kalau anda menyukai film-film action horror thriller seperti ini. Banyak momen jump scares yang predictable tapi tetap mengagetkan, banyak adegan berdarah-darah, banyak adegan brutal, dan tentunya banyak adegan exorcism yang diiringi lantunan lagu-lagu karya sang maestro Jim Morrison, ha-ha. Just enjoy it guys!

Rating: 3/5

NB: Ingin mengenal lebih dalam the real Ralph Sarchie dalam melakukan aksi-aksinya? Silakan tonton saja video-video dibawah ini.

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s