Dragon Ball Z: Battle of Gods (2013/Japan)


Dragon Ball Z: Battle of GodsTidak ada yang bisa melupakan manga legendaris karya Akira Toriyama ini, apa lagi kalau bukan Dragon Ball saga. Saya tumbuh besar dengan membaca komik-komik Dragon Ball sampai Dragon Ball Z, dan menonton beberapa film anime spin-off-nya, tapi jangan harap saya akan mengingat film Dragonball: Evolution, adaptasi paling bodoh yang pernah dilakukan Hollywood sepanjang masa. Tapi tebak, akhirnya saya baru saja menonton film panjang Dragon Ball Z terakhir dan terbaru serta pertama kali setelah 17 tahun lamanya film Dragon Ball rilis di bioskop. Dragon Ball Z: Battle of Gods adalah judul dari film Dragon Ball Z terbaru itu, sekaligus menjadi film ke-14 Dragon Ball paska tahun 1996.

Cerita film Dragon Ball Z: Battle of Gods ini sangat spesial bagi saya, karena film ini mengambil setting lima tahun setelah pertarungan besar antara Son Goku melawan Bhu. Dengan kata lain, setelah komik no. 42-nya tamat, berlanjutlah kisah Son Goku dkk di film ini yang katanya transisi sebelum menginjak seri Dragon Ball GT. Setelah pertarungan epik antara Son Goku melawan Bhu, jagat raya ini kembali damai. Tapi sayang, sang dewa penghancur yang sudah tertidur selama 39 tahun, bernama Beerus bangun dari tidur panjangnya. Melihat keadaan sudah banyak berubah, Beerus penasaran dengan super saiyan god yang katanya salah satu dewa terkuat sejagat raya. Maka Beerus diantar oleh penasihatnya, Whis untuk menemui super saiyan tersebut yang tidak lain adalah Son Goku, Bezita, Trunks, Goten dan Gohan yang ada di bumi.

Kedatangan Beerus yang mendadak menjadi momok mengerikan bagi para Kaio dan juga Son Goku yang entah kenapa masih semangat berlatih dan terus mencari lawan paling kuat setelah Bhu. Tanpa tunggu lama lagi, pertarungan maha dashyat pun terjadi antara Son Goku dkk melawan Beerus seorang diri yang ternyata sangat kuat dan sangat penasaran apakah yang namanya super saiyan god itu memang ada.

Dragon Ball Z: Battle of GodsDragon Ball Z: Battle of Gods, sesuai judulnya memang menceritakan pertarungan antara Goku yang sudah bertransformasi menjadi super saiyan god melawan Beerus. Diluar itu, plot film ini tetap dibuat jenaka sekaligus serius ala komik-komiknya. Lebih lucu lagi sih melihat motivasi Beerus yang sebenarnya menyebalkan, cuma gara-gara tidak kebagian puding saja ia bisa berpikiran untuk menghancurkan bumi, motif konyol apalagi itu, ha-ha.

Dragon Ball Z: Battle of GodsTapi film yang akan rilis terbatas di Amerika pada bulan Agustus nanti itu tetap memberikan rasa nostalgia pribadi bagi saya pembaca komiknya sedari kecil. Ya, semua karakter vital paska pertarungan dashyat antara Son Goku dan Bhu tetap hadir, bahkan Gohan yang sudah mempunyai seorang istri Videl—putrinya Mister Satan pun sedang menantikan kelahiran anak pertamanya. Kejadian di film ini pun mengambil tempat ketika Burma sedang berulang tahun yang ke-38, kemudian dari mulai Tensihan sampai Pilaf hingga Dewa Kaio yang pernah mengajari Gohan menjadi super kuat tanpa harus berubah menjadi super saiya pun turut muncul, sama halnya dengan fusion Goten dan Trunks dan masih banyak lagi.

Istilah yang paling tepat ketika menonton Dragon Ball Z: Battle of Gods ini memang NOSTALGILA! Plotnya tidak dibuat seserius ketika Goku harus menghadapi Bhu ataupun Cell. Visualisasi animenya pun mengalami cukup banyak peningkatan, tetap mempertahankan karakteristik 2D-nya tapi dengan menambah sedikit layer-layer 3D ketika mereka sedang bertarung, cukup meyakinkan dan membuat mata betah menonton pertarungan Goku dan dewa penghancur yang berwujud kucing tersebut.

Overall, sebagai sebuah film Dragon Ball terbaru dan terakhir yang sebenarnya sudah rilis dari tahun kemarin, Dragon Ball Z: Battle of Gods merupakan sebuah hiburan yang memuaskan dahaga para penggemarnya, khususnya saya. Bayangkan saja ketika closing credit film ini berputar, mereka menampilkan halaman per halaman komik Dragon Ball dari no. 1 – 42 dengan meng-highlight event-event besar yang terjadi di setiap komiknya, serasa ingin membaca ulang keseluruhan komiknya lagi! So, tunggu apalagi? Anda tumbuh besar diiringi petualangan Son Goku dkk? Dragon Ball Z: Battle of Gods wajib anda tonton sekarang juga. Enjoy!

Rating: 5/5

2 thoughts on “Dragon Ball Z: Battle of Gods (2013/Japan)

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s