Homefront (2013/US)


HomefrontZerosumo.net – Entah kenapa setelah menonton The Expendables 3 kemarin dan secara tak sengaja menonton ulang salah satu film terbaik Jason Statham yang berjudul Blitz di stasiun televisi kemarinan saya tiba-tiba teringat sesuatu. Ya, tahun ini saya belum melaksanakan ibadah menonton film Jason Statham seperti yang sudah saya lakukan tiap tahunnya. Sebagai pengingat saja bagi anda yang baru membaca review-review film saya, ada kebiasaan kecil yang saya lakukan karena saya penggemar aktor berkepala plontos itu yaitu dengan cara menonton film-film barunya setiap tahun mau itu film yang tidak terkenal atau flop sekalipun saya tetap akan menonton filmnya Jason Statham yang super generik itu. Dan kemarin saya akhirnya berkesempatan untuk menonton Homefront, film Jason Statham yang scriptnya ditulis langsung oleh Slyvester Stallone.

Ada alasan kenapa Jason Statham selalu tampil botak, karena jika ia mempunyai rambut gondrong (seperti di film Hummingbird yang bagus itu) penonton seperti saya harus menahan sakit mata, seperti yang terjadi di sepuluh menit pertama film Homefront yang memperlihatkan Jason Statham gondrong, ha-ha. Cerita film Homefront sederhana sekali, yaitu ketika anggota DEA jagoan bernama Broker (Jason Statham) memutuskan untuk pensiun dari kegiatannya menciduk para bandar narkoba. Setelah aksi besarnya dua tahun yang lalu, kini Broker mengungsi ke sebuah kota kecil ‘Murica yang dipenuhi para redneck kampungan yang nampaknya masih hidup di jaman batu karena kerjaanya kalau tidak berantem ya teler.

Broker pindah ke rumah sederhana bersama putrinya yang masih bocah bernama Maddy (Izabela Vidovic). Tapi karena Maddy mempunyai ayah yang sangat jagoan, maka Maddy pun menjadi bocah ‘anti-bully’ di sekolahnya, korban terakhirnya adalah seorang bocah laki yang dibuat mimisan oleh Maddy karena si bocah laki tersebut berniat membully Maddy. Tapi orang tua si bocah yang dihajar Maddy ini ternyata pendendam dan ibu si bocah, Cassie (Kate Bosworth) adalah salah satu pemadat narkoba akut. Cassie pun menghubungi kakaknya yang bernama Morgan (James Franco), yang ternyata salah satu preman dan produsen narkoba ternama di kota kecil yang dipenuhi hutan lebat tersebut.

HomefrontMaka Morgan melakukan sebuah inisiasi yang akan memperlihatkan Broker bahwa tidak ada orang yang bisa hidup tenang di kota kecil damai penuh narkotika ini jika orang tersebut sering menghajar orang lain apalagi mengajarkan anaknya untuk menghajar anak orang lain juga. Skema kekerasan dibalas kekerasan mulai dilaksanakan Morgan, apalagi ketika dirinya baru tahu bahwa Broker itu bekas anggota DEA, ia merasa dirinya baru saja menemukan ide brilian untuk menghabisi Broker dan anaknya yang sayangnya harus berakhir dengan sangat konyol.

HomefrontHomefront ini sebenarnya bukan tipikal film-film Jason Statham yang straight to the point dan penuh aksi eksplosif ala film-filmnya terdahulu yang sangat generik itu. Tapi terlihat sekali bahwa script film ini memang sangat Slyvester Stallone banget, menceritakan jagoan lama yang sudah pensiun tapi terusik oleh situasi baru yang membawa masa lalunya yang kelam (Rambo everyone?). Beruntung Jason Statham tidak terlalu terlihat seperti jagoan ‘lama’ diluar rambut gondrongnya yang konyol itu karena ia tetap beraksi layaknya Jason Statham seperti biasa.

HomefrontJustru yang tidak biasa dan kurang biasa adalah ketika James Franco diplot jadi antagonis di film berdurasi kurang dari dua jam ini. Saya kira James Franco akan memberikan impact yang luar biasa sebagai musuh Jason Statham disini, padahal karakter redneck kurang ajar yang diperankannya sudah cukup meyakinkan dan cukup membuat annoying saya, tapi aksinya hanya sebatas itu saja, hanya gertak sambal yang sebenarnya sangat pointless untuk menjadi klimaks dari film yang disutradarai Gary Fleder ini.

Tapi sebagai satu kesatuan, plot cerita film Homefront menurut saya tetap mengalir dan enak untuk ditonton walau memang plot ceritanya sangat klise sekali. Yang kurang hanya dari segi meracik si karakter antagonis ini untuk menjadi lebih berdampak pada karakter protagonisnya, jika saja teror-teror yang dilakukan Morgan sebagai orang lokal lebih dieksplor lebih jauh, saya pikir film ini akan lebih menarik mengingat bahwa untuk mengalahkan jagoan yang jago berantem ya jangan dengan berantem lagi dong tapi dengan teror psikologis dan lain-lain.

Overall, untuk sebuah film Jason Statham, Homefront masih terbilang standar-standar saja, nothing new and not bad too. Mungkin alpanya film ini ada di karakter James Franco yang turn out to be nothing walau diawali dengan pengenalan karakter yang bad-ass (menghajar para pemadat dengan tongkat baseball kurang mengerikan apalagi coba?). Semoga lain kali saya bisa menonton film dimana James Franco bisa menjadi seorang bad-ass betulan. Untuk Jason Statham sendiri bagaimana? Ah, you did well like always, bro!

Rating: 3/5

One thought on “Homefront (2013/US)

  1. Pingback: Homefront (2013/US) | Tinseltown Times

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s