Journey to Jah (2013/Germany)


Journey to JahZerosumo.netJourney to Jah merupakan salah satu film favorit saya di perhelatan German Cinema Film Festival kemarin. Satu hal yang selalu menarik saya sebenarnya adalah film-film dokumenter Eropa itu selalu berkualitas apalagi ketika membahas tentang musik. Salah satu dokumenter musik yang menjadi favorit saya selama bertahun-tahun adalah film dokumenternya Fatih Akin yang berjudul Crossing the Bridge: The Sound of Istanbul. Jika The Sound of Istanbul lebih menyorot keragaman genre musik dan aktivitas para musisi dalam bermusik di Istanbul, di Journey to Jah justru kita akan dibawa jauh-jauh dari Jerman dan Eropa menuju Jamaica, ibu kota musik reggae yang ternyata menyimpan banyak sekali cerita dari sudut pandang seorang pria berkebangsaan Swiss yang berbicara bahasa Jerman dan bernyanyi reggae.

Journey to Jah mengenalkan kita pada sosok Gentleman, seorang musisi yang sudah lama mendalami musik reggae di Jamaica. Gentleman merupakan orang Swiss yang berbicara bahasa Jerman tapi sudah menetap cukup lama di Jamaica. Kemudian ada Alborosie, sama seperti Gentleman, bedanya ia berkebangsaan Italia dan sudah menetap sangat lama juga di Jamaica. Dua musisi ini menceritakan pengalaman mereka menemukan Tuhan dan kedamaian lewat musik reggae di Jamaica. Lewat dua musisi bertalenta ini juga kita akan diajak lebih dekat untuk mengenal akar musik reggae dan kebudayaan di Jamaica itu sendiri yang ternyata menyimpan banyak cerita dibalik konflik dan aspek sosial politik hingga ekonominya.

Journey to JahMenarik melihat komentar para musisi Jamaica asli yang menganggap jika Gentleman dan Alborosie kadang lebih ‘Jamaica’ daripada orang-orang Jamaica itu sendiri. Journey to Jah juga cukup banyak membuka wawasan saya terhadap musik reggae dan apa arti menjadi seorang rastafara bagi para musisi reggae tersebut. Konflik dan problematika negara menjadi sumber inspirasi paling banyak para musisi reggae disana, jadi tidak heran jika lirik-lirik yang mereka nyanyikan sangat pretensius dan sangat mewakili apa yang sebenarnya terjadi di Jamaica, atau lebih tepatnya kota Kingston yang menjadi sorotan utama film dokumenter berdurasi 92 menit ini.

Journey to JahFilm dokumenter yang disutradarai Noël Dernesch dan Moritz Springer ini banyak memperlihatkan dinamika musik reggae dari dulu sampai sekarang, tidak heran sang filmmaker sampai menghabiskan waktu tujuh tahun untuk membuat dokumenter Journey to Jah supaya bisa dinikmati kita sekarang. Selain pengalaman Gentleman dan Alborosie yang banyak menemukan cara baru dan sudut pandang baru dalam melihat kehidupan di Jamaica dan dunia pada umumnya, kita juga akan melihat bagaimana para musisi reggae di Kingston melihat dunia dan perdebatan mereka tentang konsep rastafara sebagai patron hidup disana.

Journey to JahNegara, bahasa dan budaya bukan lagi menjadi batasan dalam berkarya dan menemukan kedamaian, kurang lebih itulah yang ingin disampaikan oleh Gentleman dan Alborosie serta segambreng musisi reggae lainnya lewat Journey to Jah. Bahkan Alborosie sendiri berkata kita semua ini sebenarnya masih satu bangsa, hanya karena terpisah oleh lautan saja kita merasa berbeda. Well, dengan penyampaian ceritanya yang sederhana, sinematografi Jamaica yang kontras tapi disajikan dengan indah dan juga musik musik reggae berkualitas dari para musisi reggae tersohor disana, Journey to Jah merupakan salah satu film dokumenter yang cukup berkualitas yang saya tonton di German Cinema Film Festival kemarin. Sebagai film debutan Noël Dernesch dan Moritz Springer, anda harus coba tonton Journey to Jah, apalagi bagi anda penggemar berat musik reggae. Enjoy the riddim!

Rating: 4/5

NB: Video klip untuk Journey to Jah dan salah satu lagu kesukaan saya di dokumenter ini, Kingston Logic by Terry Lynn, enjoy!

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s