The Maze Runner (2014/US)


The Maze RunnerZerosumo.netThe Maze Runner menambah kemeriahan film-film adaptasi novel young adult yang sedang marak belakangan ini di ‘Murica sana. Film yang mempunyai tema survival itu ternyata cukup asyik ketika saya menontonnya sendiri beberapa hari yang lalu. Kalau boleh jujur, The Maze Runner bagi saya pribadi malah lebih asyik daripada Divergent maupun The Hunger Games yang sebentar lagi akan rilis juga film ketiga bagian pertamanya. Film yang diadaptasi dari novel karangan James Dashner ini menceritakan tentang grup anak muda yang terisolasi di satu tempat dan berusaha keluar dari tempat yang ternyata merupakan sebuah labirin raksasa. Premis yang menarik bukan?

Alkisah dari menit awal The Maze Runner dimulai, kita akan berkenalan dengan seorang remaja tangguh bernama Thomas (Dylan O’Brien) yang terbangun di suatu tempat asing yang dihuni remaja-remaja sebayanya. Thomas akhirnya tahu kalau tempat tersebut bernama Glade setelah Alby (Aml Ameen) memberikan ‘study tour’ singkat tentang apa yang sebenarnya terjadi disana. Glade tidak lebih dari sebuah labirin raksasa yang di setiap lorong labirinnya itu dihuni makhluk-makhluk pemangsa bernama Griever. Thomas pun menyadari bahwa sebenarnya ia dan rekan-rekannya disana ditakdirkan untuk bisa keluar dari labirin tersebut dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sampai mereka diisolasi disana.

The Maze RunnerJadi apa yang sebenarnya terjadi di Glade dan labirin raksasa tersebut? Jawabannya akan anda temukan seiring film ini berjalan dan menurut saya pribadi, The Maze Runner ini merupakan tontonan young adult yang cukup menarik bagi saya kalau dibandingkan dengan film-film dengan tema sejenis. Satu hal yang membuat The Maze Runner menarik adalah penekanan tema survivalnya lebih kentara dan lebih misterius bagi para penonton awam, apalagi yang belum pernah membaca bukunya sama sekali seperti saya ini.

The Maze RunnerKemudian film berdurasi kurang dari dua jam ini tidak memberikan ruang untuk percikan asmara anak muda tumbuh di sela-sela alur filmnya yang makin lama makin membuat penonton penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di luar labirin itu. Film ini malah mengingatkan saya pada satu game bernama Portal, kalau anda pernah bermain Portal pasti anda akan relate dengan The Maze Runner. Protagonis yang berusaha untuk keluar dari tempat yang mengisolasinya lewat serangkaian ujian dan hambatan hanya untuk mengetahui bahwa kenyataan di dunia luar ternyata sudah berubah sama sekali.

The Maze RunnerWalau plotnya agak kedodoran di tengah-tengah tapi overall, untuk sebuah sajian thrillernya anak muda, The Maze Runner cukup menghibur dan lumayan asyik. Hanya saja yang disayangkan adalah si labirin itu sendiri tidak menyimpan banyak kejutan seperti yang ada di bayangan saya ketika mendengar judulnya. Tidak lebih dari sebatas Griever, saya pikir bakal ada sesuatu yang lebih mencekam, tapi ternyata tidak ada apa-apa lagi. Tapi ya sudahlah, at least, misteri demi misteri berhasil dikupas perlahan-lahan dan menurut saya tugas Wes Ball sebagai sutradara cukup bagus dalam mengemas The Maze Runner sebagai tontonan anak muda yang tidak terlalu ‘menye-menye’ dan setia terhadap tema survivalnya.

Sebagai tontonan alternatif bagi anda pecinta film thriller, misteri yang berbau sci-fi dan anak muda banget, The Maze Runner bisa menjadi santapan anda selanjutnya. Saya tidak bilang film ini bagus banget, tapi yang jelas The Maze Runner lebih menghibur saya ketimbang Divergent ataupun The Hunger Games yang superior itu. Entah apa yang terjadi setelah Thomas dkk menemukan jalan keluar dari labirin, entah apa yang terjadi di bukunya, tapi yang jelas saya akan menonton film ini lagi jika memang ada sekuelnya nanti. Enjoy the maze and run for it!

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s