Hercules (2014/US)


Hercules Dwayne JohnsonZerosumo.net – Tren adaptasi film dari graphic novel sekarang ini bukan hanya milik para superhero saja. Hercules, anak Zeus yang sudah ribuan tahun menjadi legenda populer juga kebagian jatah untuk merasakan yang namanya graphic novel hingga jadi film. Lebih tepatnya, film Hercules terakhir yang saya tonton ini adalah adaptasi graphic novel karya Steve Moore yang berjudul Hercules: The Thracian Wars. Tapi kalau anda menginginkan Hercules yang bertarung dengan para monster-monster mengerikan, siap-siap kecewa dengan film yang dibintangi oleh Dwayne Johnson ini, karena Hercules yang sekarang hanyalah manusia (lumayan) perkasa yang berprofesi menjadi seorang tentara bayaran.

Bagi saya pribadi, Hercules arahan Brett Ratner ini mempunyai pendekatan yang cukup fresh, kenapa? Saya sendiri kaget karena Hercules yang digambarkan di film ini tidak jauh beda dengan film-film perang kolosal pada umumnya, tidak ada itu pertarungan melawan naga ataupun iblis-iblis Hades dll, semua murni aksi perang ala film 300 minus slow-mo dan darah yang artistik. Cerita film Hercules sendiri dimulai ketika Hercules (Dwayne Johnson) dan kelima kawannya yaitu Amphiaraus (Ian McShane), Autolycus (Rufus Sewell), Tydeus (Aksel Hennie), Atalanta (Ingrid Bolsø Berdal) dan Iolaus (Reece Ritchie) diminta tolong oleh Lord Cotys (John Hurt) untuk melawan para pemberontak di Thrace. Tapi setelah pemberontakan berhasil diatasi Hercules dkk, ia sadar bahwa ada yang tidak beres dengan kerajaan yang dipimpin oleh Lord Cotys.

Hercules Dwayne JohnsonMungkin banyak yang kecewa karena Hercules yang sekarang sudah terlalu ‘realistis’ (apakah ini gara-gara tren film superhero yang lebih realistis?) entahlah, tapi yang jelas, bagi saya pribadi, saya tetap terhibur dengan Hercules ‘gaya baru’ ini yang tidak melibatkan banyak dongeng dan para monster untuk menunjukan keperkasaannya. Film berdurasi kurang lebih 90 menit ini lebih bergaya ‘sword and sandal’ war movie ketimbang myth and legend ala Clash/Wrath of Titans yang ujung-ujungnya mengecewakan itu. Storyline-nya pun agak agak klise sebenarnya, sama halnya dengan para karakternya yang sangat formulaic sekali, tapi karena ini Hercules ‘baru’ ala Brett Ratner, okelah untuk hiburan alternatif.

Hercules Dwayne JohnsonTidak pernah membaca graphic novelnya, tapi menurut saya Brett Ratner cukup sukses menerjemahkan bukunya menjadi sebuah film perang kolosal yang mungkin tidak memorable tapi cukup menghibur di kala senggang. Dwayne Johnson cukup oke menjadi seorang Hercules yang perkasa apalagi dengan otot-ototnya yang makin mengerikan itu, lelucon-leluconnya pun pas dan berhasil mencairkan suasana sebelum jalan cerita film menjadi terlalu garing. Intinya, sebagai film Hercules dengan gaya pendekatan baru, this Hercules is enjoyable and watchable, not bad.

Rating: 3/5

NB: Seperti biasa, sedikit behind the scene dari Hercules yang perkasa ini.

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s